TUBAN, Tugujatim.id – Warga Tuban berusaha menyelamatkan barang berharga dari rumah kebakaran rumah Kamsirah. Api membakar rumah Kamsirah di Dusun Pekuwon, Desa Pekuwon, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, Rabu (10/9/2025) pukul 04.50 WIB.
Warga yang mengetahui panik melihat api melalap bagunan yang biasa digunakan sebagai garasi motor dan penyimpanan perabotan tersebut.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 04.50 WIB oleh Kasdari, anak dari pemilik rumah. Api dengan cepat membesar melahap banguan yang sebagian besar terbuat dari kayu.
Sementara sebagian warga bergotong royong memadamkan api dengan peralatan seadanya, sebagian lain berusaha mengevakuasi barang-barang yang masih bisa diselamatkan.

Tak berselang lama, satu unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Rengel tiba di lokasi sekitar pukul 05.00 WIB. Dengan dua personel damkar dibantu warga, proses pemadaman berlangsung dramatis. Api baru bisa dilokalisir sekitar pukul 05.20 WIB, dan pembasahan area berlanjut hingga pukul 06.04 WIB.
Kabid Damkar Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tuban, H Sutaji, membenarkan kebakaran tersebut. Ia menyebut dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik.
“Bangunan ukuran 8 x 12 meter itu terbakar habis. Api begitu cepat menjalar karena banyak barang yang mudah terbakar di dalam rumah,” ungkapnya.
Kebakaran ini juga menimbulkan korban luka. Seorang warga bernama Siswanto mengalami luka bakar di bagian tangan saat berusaha menyelamatkan sepeda motor yang terparkir di dalam rumah.
“Korban sudah mendapat penanganan medis. Untungnya tidak sampai luka serius,” tambah Sutaji.
Kerugian materiil akibat peristiwa ini diperkirakan mencapai Rp90 juta. Beberapa barang yang ikut terbakar di antaranya satu unit motor Vega R, TV tabung, lemari, sound system, hingga dua sepeda gunung.

Meski api berhasil dipadamkan, suasana panik masih terasa hingga pagi. Kepala Desa Pekuwon yang turut berada di lokasi mengapresiasi warganya karena sigap membantu sebelum petugas datang.
“Warga bahu-membahu, ada yang menyiram api dengan air seadanya, ada yang menyelamatkan perabotan. Tanpa itu mungkin kerugian bisa lebih besar,” ujarnya.
Sutaji mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap instalasi listrik di rumah, apalagi yang jarang ditempati. Rumah kosong juga tetap harus dipastikan aman dari potensi korsleting.
“Periksa kabel dan instalasi secara berkala, jangan biarkan ada sambungan listrik yang berisiko menimbulkan percikan api,” tegasnya.
Musibah kebakaran ini menambah daftar panjang insiden serupa di Tuban dalam beberapa waktu terakhir. Warga pun diingatkan agar tidak lengah, terutama saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko








