TUBAN, Tugujatim.id – Warga Tuban harus berebut untuk mendapatkan gas LPG 3 kg. Padahal, pihak Pertamina Patra Niaga menilai distribusi dalam kondisi lancar.
Area Manager Communication, Relations, dan CSR Jatimbalinus PT Pertamina Patra Niaga Ahad Rahedi menyampaikan, penyaluran LPG 3 kg di wilayah tersebut berjalan normal.
“Distribusi lancar ya, Mas,” ujarnya singkat pada Jumat (03/04/2026).
Baca Juga: Viral! Warga Tuban Serbu Truk Pasokan LPG 3 Kg
Ahad juga menyarankan agar masyarakat membeli gas subsidi langsung di pangkalan resmi. Menurut dia, pembelian di pangkalan dinilai lebih terjamin dibandingkan melalui pengecer.
“Memang sebaiknya pembelian langsung ke pangkalan,” tambahnya.
Warga Ngaku Sulit Dapat Stok di Pangkalan Resmi
Namun, kondisi di lapangan menunjukkan situasi yang berbeda. Sejumlah warga mengaku kesulitan mendapatkan LPG 3 kg di pangkalan resmi karena stok yang kerap kosong. Akibatnya, masyarakat terpaksa mencari ke pengecer, meski tidak jarang tetap tidak mendapatkan barang.
Meski demikian, pihak Pertamina mengklaim bahwa stok LPG subsidi terus ditambah hingga ke tingkat pangkalan. Bahkan, penyaluran disebut melebihi distribusi normal untuk mengantisipasi kebutuhan masyarakat.

Sebelumnya, kelangkaan gas melon di sejumlah wilayah Tuban sempat viral di media sosial. Dalam video yang beredar, terlihat warga harus mengantre dan bahkan berebut saat truk pengangkut LPG tiba.
Kondisi tersebut mencerminkan distribusi LPG subsidi yang belum merata di lapangan. Sejumlah warga mengaku harus berkeliling ke beberapa warung hingga pangkalan hanya untuk mendapatkan satu tabung gas. Tak jarang, mereka pulang dengan tangan kosong karena stok sudah habis lebih dulu.
Baca Juga: Pemkab Tuban Minta Warga Laporkan Pangkalan Kosong, Siap Tambah Pasokan LPG 3 Kg
Dalam video viral tersebut, terlihat warga sudah berkumpul sebelum truk datang. Namun, saat muatan mulai diturunkan, suasana berubah menjadi riuh. Warga tampak berdesakan demi mendapatkan jatah gas subsidi di tengah keterbatasan pasokan.
Situasi ini pun memicu sorotan publik, mengingat LPG subsidi 3 kg merupakan kebutuhan utama masyarakat kecil. Perbedaan antara klaim distribusi lancar dan kondisi di lapangan menjadi perhatian serius yang diharapkan segera mendapat solusi konkret.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati








