• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
pbnu tugu jatim

Rektor IAINU Tuban, Akhmad Zaini SAg MSi memindahkan tali mahasiswa yang diwisuda. Foto: dok IAINU Tuban

Wasekjen PBNU Dorong Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Tuban Jadi Universitas

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
4 years ago
in Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Tuban mewisuda 272 mahasiswanya, di Gedung Graha Sandiya, pada Minggu (16/10/2022) siang.

Dari 272 mahasiswa, 223 lulusan di antaranya berasal dari program studi (prodi) Pendidikan Agama Islam (PAI), 31 lulusan dari prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), dan 18 lulusan dari prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD). Sebelumnya, para lulusan ini sudah melaksanakan yudisium.

You might also like

Sekolah Rakyat di Blitar.

Bangunan Sekolah Rakyat di Blitar Capai 70 Persen, Cari Calon Siswa Sulit Terkendala Izin Orang Tua

13/06/2026 2:25 PM
UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

13/06/2026 7:00 AM

Dalam kegiatan tersebut, hadir Ketua Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah IV Surabaya, Prof Akhmad Muzakki. Pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris PWNU Jatim ini, menilai lulusan dari kampus naungan NU memiliki keunggulan dibanding dengan lulusan dari perguruan tinggi lain.

pbnu tugu jatim
Prof Akhmad Muzakki memberikan orasi ilmiah saat wisuda IAINU Tuban, pada Minggu (16/10/2022) siang. Foto: dok IAINU Tuban

“Mahasiswa dan lulusan IAINU Tuban harus punya sesuatu yang tidak dimiliki oleh mahasiswa yang tidak kuliah di IAINU Tuban,” ucap mantan aktivis PMII ini, saat memberikan orasi ilmiah .

Pria yang juga Rektor UINSA Surabaya ini menambahkan bahwa nilai lebih itu sangat penting membedakan dengan perguruan tinggi yang lain. IAINU Tuban sebagai perguruan tinggi di bawah naungan Nahdlatul Ulama (NU), maka harus memiliki ciri khas dan kelebihan yang nyata.

“Seperti disampaikan tadi, sebagai kampus yang religius, sosial, dan entrepeneur, maka karakter itu yang harus dimiliki para mahasiswa,” tambahnya.

Wakil Sekjen PBNU ini menyebut, di kampus ada juga mahasiswa lestari, yakni males tapi selesai studinya. Ada juga mahasiswa rebahan, mahasiswa jenis ini tidak boleh ditiru. “Yang penting diperhatikan adalah ada proses, pengalaman yang didapat selama menjalani proses itulah yang akan berguna,” katanya.

Prof Muzakki berpesan, meski telah lulus, para lulusan tidak jauh-jauh dari IAINU. Mereka diminta selalu update keberadaan, pekerjaan, dan lainnya karena hal itu penting.

“Setiap kali akreditasi membuka akun saja bayar Rp56 juta, ada yang lebih tergantung prodinya. Ditambah biaya-biaya lain, kalau ditotal bisa sampai Rp100 juta untuk satu prodi, maka bantulah IAINU dengan update info tentang alumni ini penting karena ada internal efisiensi dan eksternal efisiensi,” jelasnya.

Dia mengaku telah mengusulkan dana reakreditasi ditanggung pemerintah. Dia mohon doa karena sedang memperjuangkan ini. Dia juga berharap IAINU segera menjadi universitas.

’’Kabari apa yang bisa kami bantu, akan kami support. Saat ini (saya) sedang mendampingi beberapa perguruan tinggi. Ada SK pendampingan, guru besar, dan SDM yang dibutuhkan ditugasi untuk mendampingi,’’ tandasnya.

Rektor IAINU Tuban, H Akhmad Zaini MSi mengatakan bahwa wisuda bukan akhir tapi justru awal. Selama dididik di IAINU, lanjutnya, ada karakter mahasiswa yang ingin dicapai yakni religius, sosial, dan entrepreneur.

Dia menjelaskan, religius adalah mahasiswa mempunyai karakter agamis. Sementara sosial adalah mahasiswa mempunyai jiwa sosial dan punya peran di masyarakat, menjadi bagian dari problem solving atau memecahkan masalah. Sedangkan enterpreneur adalah mahasiswa mempunyai jiwa entrepeneur, yakni jeli, peka, dan cerdas melihat peluang.

“‘’Terima kasih pada orang tua wali, semoga manfaat ilmunya, berguna bagi masyarakat sekitar. Mohon maaf bila selama kami mendidik ada hal yang kurang berkenan, terima kasih sudah hadir dalam wisuda. Semoga menjadi amal ibadah yang baik,” tandasnya.

Tags: IAINU TubanKabupaten TubanPBNU
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

Sekolah Rakyat di Blitar.

Bangunan Sekolah Rakyat di Blitar Capai 70 Persen, Cari Calon Siswa Sulit Terkendala Izin Orang Tua

by Dwi Linda
13/06/2026 2:25 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Pembangunan proyek strategis nasional Sekolah Rakyat (SR) di Kelurahan Kauman, Kota Blitar, kini mencapai progres fisik lebih...

UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

by Mochamad Abdurrochim
13/06/2026 7:00 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebanyak 9.218 mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) resmi diberangkatkan untuk mengikuti program Universitas Negeri Malang Belajar Bersama...

UNEJ

Mahasiswa UNEJ Sulap Limbah Kulit Kopi Jadi Snack Bar Kaya Antioksidan

by Mochamad Abdurrochim
10/06/2026 10:30 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Mahasiswa Program Studi Teknologi Hasil Pangan (THP) Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) UNEJ berhasil mengembangkan ChocoCara Bar. Chococara...

Siswa di Kota Blitar.

15 Ribu Siswa di Kota Blitar Tak Dapat MBG Imbas Transfer BGN Macet, 8 SPPG Stop Beroperasi

by Dwi Linda
09/06/2026 9:03 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Sebanyak 15.000 hingga 16.000 siswa di Kota Blitar sementara waktu tidak menerima pasokan Program Makan Bergizi Gratis...

Next Post
al-qolam tugu jatim

PKL Al-Qolam Kupas Perundungan dan Cara Mengatasinya

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID