TUBAN, Tugujatim.id – Sebanyak 110 peserta mengikuti ajang bergengsi kejuaraan drag bike Open Championship 2023 di Tuban, Minggu (12/02/2023). Ratusan pembalap drag bike di Tuban yang hadir merebutkan juara dari beberapa nomor yang diperlombakan. Selain itu, hadiah juara umum pun cukup menggiurkan.
Komandan AE Indonesia Racing Organizer Maulana Surindra mengungkapkan, Bupati Cup Tuban Drag Bike Championship 2023 yang berlangsung akhir pekan ini lebih berbeda dengan event yang sudah pernah digelar sebelumnya. Dia mengatakan, kali ini AE Indonesia Racing Organizer feat AF Team menambah kelas-kelas yang lebih bervariatif.
“Tujuan dari dibukanya dua kelas baru yaitu Sunmory Herex 4 tak 300 CC Non DOHC (Honda Only) pemula karesidenan, dan matic sunmory 200 CC pemula karesidenan, tidak lain adalah agar bermunculan bibit pembalap muda dari daerah-daerah yang ada di Jatim supaya ada regenerasi juga nantinya,” ungkapnya.

Selain itu, pembaruan kelas memang seharusnya dilakukan oleh beberapa pemotor, selain adanya penyegaran, nantinya juga berimbas satu hal yang positif jika hal tersebut mampu dijalankan dengan baik.
“Selain itu, ada juga kelas Portugal, bagi eks pembalap yang sudah lama pensiun. Akan coba kami fasilitasi kembali dengan dibukanya kelas Portugal Herex 300 CC Honda Only & Ninja Standard 155 CC,” terangnya.
Pemkab Tuban berkomitmen memberikan wadah bagi pengembangan potensi generasi muda di Kabupaten Tuban. Tidak terkecuali bagi mereka penggemar modifikasi motor dan balap sepeda motor. Tak hanya itu, hal ini pula untuk mengembangkan potensi pemuda Tuban di bidang otomotif.
“Kami berikan kesempatan semoga nanti bisa dilaksanakan secara konsisten minimal satu tahun dua kali,” ungkapnya.

Melalui kompetisi ini, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky berharap kegiatan otomotif dan balap sepeda motor tidak disalahartikan generasi muda. Dia menjelaskan, ajang ini dapat dijadikan wadah untuk menunjukkan kemampuan pembalap drag bike di Tuban yang sesuai aturan. Selain itu, juga mampu memunculkan potensi atlet balap dari Kabupaten Tuban.
“Yang mampu membangggakan nama Kabupaten Tuban hingga kancah nasional, bahkan level dunia,” tuturnya.
Sementara itu, Kapolres Tuban AKBP Rahman Wijaya mengatakan, event tersebut sebagai bentuk fasilitasi sekaligus wadah bagi pencinta balapan sehingga tidak ada lagi balapan liar, khususnya di Kabupaten Tuban.
“Semoga dengan event seperti ini, hobi para peserta bisa tersalurkan dengan baik. Tentunya balapan di lokasi yang aman sehingga tidak ada lagi balap liar,” terangnya.








