MALANG, Tugujatim.id – Penangkapan ikan di Kabupaten Malang melebihi target selama semester pertama 2025. Target awal 24 ribu ton, kenyataannya jumlah lebih dari 50 persen atau sekitar 14 ribu ton.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Malang Victor Sembiring mengatakan optimis penangkapan ikan tahun ini mencapai target. Kendalanya ada tren penurunan jumlah ikan di Sendangbiru. Sebab, tren penangkapan ikan di wilayah lain menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan.
Baca Juga: Tersangkut Ranting, Geger Penemuan Mayat Bayi Laki-Laki di Sungai Ubalan Dampit Malang
“Tren penurunan penangkapan terjadi di Sendangbiru, wilayah penangkapannya seperti Pujiharjo justru menunjukkan peningkatan signifikan,” kata Victor, belum lama ini.
Victor mengatakan, penangkapan ikan layur di Desa Pujiharjo, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, naik lebih dari lipat tiga dibanding sebelumnya.
Untuk semester ini, dia mengatakan, penangkapan ikan di Kabupaten Malang tercatat mencapai 5 ribu ton. Padahal, periode yang sama tahun sebelumnya hanya 1.500 ton.
“Memang untuk jenis ikan seperti tuna dan sejenisnya alami penurunan. Tapi ternyata ada lonjakan dari jenis ikan lainnya, yang turut menyumbang total tangkapan,” tambahnya.
Enam Titik Pendaratan Ikan di Malang
Dia melanjutkan, penangkapan ikan di Kabupaten Malang tersebar di enam kecamatan dengan sejumlah titik pendaratan ikan. Para nelayan di Malang biasanya mendarat di Lebakharjo, Pujiharjo, Wediawu, Lenggoksono, Sidoasri, Tamban, Sendangbiru, Ungapan, Kondangmerak, Bantol, Ngliyep, hingga Nglurung.
“Jadi cukup banyak titik pendaratan ikan di Kabupaten Malang,” kata Victor.
Untuk mendorong nelayan produktif, Pemkab Malang meluncurkan berbagai program bantuan. Mulai dari penyediaan sarana dan prasarana penangkapan seperti kapal dan alat tangkap, program rekondisi kapal yang sudah usang, hingga penyediaan peralatan penyimpanan seperti cool box.
Pemkab juga memfasilitasi akses nelayan terhadap pembiayaan, baik melalui pemodal maupun lembaga keuangan. Termasuk mempermudah mereka mengakses kredit usaha rakyat (KUR) dan skema pembiayaan lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Aisyah Nawangsari Putri
Editor: Dwi Lindawati








