PASURUAN, Tugujatim.id – 158 Hektar sawah di Pasuruan terancam gagal panen akibat banjir.
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pasuruan mencatat, sekitar 158 hektar sawah padi terendam banjir. Kondisi tersebut menjadi ancaman serius bagi para petani, karena sebagian besar padi masih proses pertumbuhan.
158 hektar sawah padi yang tergenangi banjir berada di dua kecamatan, yakni Kecamatan Rejoso dan Kecamatan Winongan. Dua kecamatan ini adalah sentra produksi padi di Kabupaten Pasuruan.
“Genangan banjir terjadi di beberapa desa sentra produksi padi, dengan dampak paling luas berada di Kecamatan Rejoso, total ada seluas 158 hektar sawah padi yang terendam banjir. Hingga saat ini kami terus melaksanakan pemantauan dan pendataan di lapangan,” ujat Ainur Alfiyah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pasuruan pada Sabtu (28/3).
Sejumlah desa yang terjadi dampak cukup besar di Kecamatan Rejoso diantaranya Desa Toyaning, Kawisrejo, dan Kedungbako. Di kawasan tersebut, puluhan hektar sawah tergenang banjir dengan kondisi padi yang masih berusia antara 20 hingga 80 hari paska tanam.
Sementara itu di wilayah Winongan, genangan banjir terjadi pada skala yang lebih kecil. Akan tetapi masih menjadi perhatian karena punya potensi merusak tanaman apabila banjir tidak segera surut.
Upaya untuk menangani dampak genangan banjir mulai dilaksanakan guna menekan resiko kerugian petani. Dinas terkait sudah melaksanakan langkah teknis pada puluhan hektar sawah padi agar genangan banjir tak merusak perakaran padi.
“Hingga sekarang ini upaya penanganan sudah dilaksanakan di 83 hektar sawah padi guna meminimalisir dampak lebih lanjut,” ungkapnya.
Meskipun begitu, ancaman gagal panen masih mengancam apabila genangan masih berlangsung dalam jangka yang lama. Petugas di lapangan masih tetap memantau perkembangan keadaan sawah sambil berkoordinasi dengan kelompok tani guna mengantisipasi potensi banjir susulan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Lokh Mahfud
Editor: Darmadi Sasongko








