MOJOKERTO, Tugujatim.id – Aksi balap liar yang sering meresahkan masyarakat di Jalan Raya Tumapel Mojokerto dirazia. 21 Sepeda motor berikut para pemuda yang hendak balapan berhasil dijaring oleh Petugas Kepolisian.
Dari informasi yang diterima, personil dari Polsek Dlanggu merespons laporan tersebut melalui operasi razia balap motor liar, Minggu (22/02/26).
Terlihat personil dari kepolisian menindak pelaku balap liar tersebut di titik lokasi yang masuk dalam laporan. Begitu tiba di lokasi yang dimaksud, polisi mendapati sekelompok pemuda sedang berkumpul dengan motor beraneka pabrikan yang diduga akan digunakan untuk ajang balap liar.
Dalam operasi razia ini, polisi menyita total 21 sepeda motor berikut pemiliknya. Seluruh kendaraan tersebut lantas dibawa serta diamankan ke Mapolres Mojokerto untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolsek Dlanggu, AKP Aminun mengatakan bahwa pihaknya tegas melakukan penindakan setiap kegiatan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, seperti ajang balap liar yang malah hendak dilakukan pada bulan suci Ramadan.
“Operasi ini kami lakukan setelah masuk laporan dari masyarakat. Kami sudah amankan total 21 kendaraan bermotor berikut pelanggarnya, semua sudah kami bawa ke Mapolres Mojokerto,” urainya.
Ia melanjutkan, setelah pemeriksaan, pengambilan kendaraan bermotor tersebut wajib dilakukan oleh orang tua dari total 37 pemuda yang terjaring razia. Hal ini ditempuh sebagai upaya pertanggungjawaban dan pengawasan terhadap anak.
AKP Aminun turut mengimbau kepada orang tua agar lebih waspada terhadap kegiatan anak mereka, utamanya selepas waktu sahur. Ia berpandangan, mencegah anak keluar dari rumah tanpa maksud yang jelas lebih baik daripada anak tersebut harus berurusan dengan penegak hukum.
“Kami juga pastikan patroli dan razia ini terus digencarkan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama selama bulan suci Ramadan,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Darmadi Sasongko








