• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Disability Seven Summits Indonesia.

Salah seorang pendaki disabilitas saat berusaha mendaki gunung.(Foto: doc Linksos)

25 Pendaki Siap Pecahkan Rekor melalui Misi Disability Seven Summits Indonesia

Dwi Linda by Dwi Linda
2 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Sebanyak 25 pendaki terdiri dari penyandang disabilitas dan pendamping siap memulai misi bersejarah Disability Seven Summits Indonesia. Misi ini merupakan inisiatif inklusi yang menggabungkan semangat pemberdayaan penyandang disabilitas untuk menjelajahi tujuh puncak gunung di Indonesia.

Kegiatan ini akan diawali dengan deklarasi resmi pada 4 Desember 2024 di Posko Pendakian Puncak Batu Tulis Gunung Kawi yang berlokasi di Wisata Merkusi Precet, Desa Sumbersuko, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Deklarasi ini juga menjadi simbol kerja sama antara Komisi Nasional Disabilitas (KND) dan Yayasan Lingkar Sosial Indonesia (LINKSOS) dalam upaya advokasi kebijakan dan edukasi masyarakat terkait hak-hak penyandang disabilitas.

You might also like

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

21/07/2026 6:33 PM
Bareng Rakyat.

Bareng Rakyat Rampungkan Kepengurusan di 31 Kecamatan Jember

21/07/2026 3:21 PM

Komposisi Tim Pendakian

Tim pendakian terdiri dari 25 orang yang mewakili beragam latar belakang, termasuk komunitas Difabel Pecinta Alam (Difpala), perwakilan KND, tim SAR, media, dan praktisi peralatan outdoor. Secara rinci, anggota tim meliputi:

Non-disabilitas: 11 laki-laki dan 5 perempuan
Disabilitas: 5 laki-laki dan 4 perempuan

Baca Juga: Tahun Depan, Armada Trans Jatim Mojokerto-Gresik Bakal Dikurangi

Berdasarkan jenis disabilitas, terdapat 4 penyandang disabilitas fisik, termasuk amputasi (2 orang), cerebral palsy (1 orang), dan orang yang pernah mengalami kusta (OYPMK) (1 orang). Selain itu, terdapat penyandang disabilitas netra (2 orang), tuli (1 orang), dan disabilitas mental akibat epilepsi (1 orang). Beberapa anggota juga mengalami disabilitas ganda, seperti cerebral palsy yang disertai disabilitas wicara.

Persiapan dan Mitigasi Komprehensif

Difpala sebagai komunitas disabilitas pendaki gunung yang konsisten memainkan peran kunci dalam misi ini. Pendiri LINKSOS Ken Kerta menyatakan bahwa keselamatan menjadi prioritas utama dalam pendakian ini.

“Kami menerapkan multimitigasi dengan enam lapisan untuk memastikan keselamatan semua pendaki,” ujar Ken dalam rilis resminya, Rabu (04/12/2024).

Standar keamanan pendakian, seperti penggunaan perlengkapan personal dan tim. Mitigasi jalur pendakian, termasuk pemasangan tali bantu sangat diperlukan.

Demikian juga dengan kebutuhan personal berdasarkan ragam disabilitas, seperti alat bantu khusus dan obat-obatan. Pembekalan pengetahuan dan keterampilan bagi pendaki melalui kurikulum Difpala. Pelatihan pendamping agar mampu menghadapi kondisi di lapangan. Standard operating procedure (SOP) khusus, seperti menghindari aktivitas malam hari dan saling menunggu di jalur pendakian.

Misi Bersejarah untuk Inklusi

Misi ini tidak hanya menjadi tantangan fisik, tetapi juga simbol perjuangan penyandang disabilitas untuk kesetaraan dan hak-hak mereka. Dengan semangat inklusi, Disability Seven Summits Indonesia diharapkan mampu menginspirasi masyarakat luas untuk lebih menghargai kemampuan penyandang disabilitas.

Baca Juga: Perempuan di Pasuruan Jadi Korban Begal Saat Hendak ke Pasar

“Ini adalah momentum untuk menunjukkan bahwa penyandang disabilitas juga mampu melampaui batasan fisik dan mental. Kami ingin mengubah stigma dan membuka peluang lebih besar bagi mereka,” ujar Ken Kerta.

Deklarasi ini sekaligus menjadi langkah awal perjalanan panjang untuk menaklukkan tujuh puncak gunung di Indonesia, sebagai wujud semangat persatuan dan inklusi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Yona Arianto

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kota Malang hari iniKota Malang hari iniPendaki difabel di MalangPendaki Disability Seven Summits Indonesia
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Bareng Rakyat.

Bareng Rakyat Rampungkan Kepengurusan di 31 Kecamatan Jember

by Dwi Linda
21/07/2026 3:21 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id - Organisasi kemasyarakatan Bareng Rakyat merampungkan pembentukan kepengurusan di seluruh 31 kecamatan di Kabupaten Jember, Minggu (20/07/2026). Pencapaian...

Mahasiswa

Mahasiswa Asal Situbondo Tewas Terlindas Truk di Gending, Diduga Gagal Mendahului

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 3:00 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Desa Sebaung, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Senin (20/07/2026) sekitar...

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 11:17 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Alih-alih kendaraan bermotor, panitia gelaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang...

Next Post
Rekapitulasi Tingkat Kabupaten Mojokerto

Rekapitulasi Surat Suara KPU Kabupaten Mojokerto Dijadwalkan Sehari Rampung

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID