Tugujatim.id – Pendakian Gunung Kelud telah menjadi pilihan favorit para pencinta alam yang mencari tantangan sekaligus keindahan alam Jawa Timur.
Dengan kawah vulkanik yang dramatis, lanskap berbatu yang eksotis, dan vegetasi khas pegunungan, Kelud menyuguhkan pengalaman mendaki yang penuh variasi.
Tidak hanya jalurnya yang menarik, setiap jalur menuju puncaknya juga memiliki karakteristik tersendiri—baik dari segi waktu tempuh, kondisi medan, hingga titik-titik istirahat yang strategis.
Gunung yang terletak di perbatasan Kediri, Blitar, dan Malang ini menawarkan tiga jalur utama yang cukup populer di kalangan pendaki, yaitu via Tulungrejo, Karangrejo, dan Sugihwaras.
Masing-masing jalur memiliki tantangan dan pesonanya sendiri, sehingga penting bagi pendaki untuk memahami perbedaan tiap jalur sebelum memulai perjalanan.
Jalur Pendakian Gunung Kelud, Lengkap dengan Daftar Posnya
Berikut ini ulasan lengkap tentang setiap jalur pendakian Gunung Kelud, lengkap dengan informasi pos, waktu tempuh, dan medan yang akan dihadapi.
-
Jalur Pendakian Gunung Kelud via Tulungrejo (Blitar)
Jalur Tulungrejo dikenal sebagai salah satu rute yang menantang namun menawarkan keindahan alam yang memukau. Perjalanan dimulai dari basecamp yang terletak di Desa Tulungrejo. Di titik awal ini, biasanya terdapat area hutan pinus yang rimbun, menjadi latar awal yang menyegarkan bagi para pendaki. Semua proses administrasi dan perizinan pendakian dilakukan di basecamp ini.
Langkah pertama mengarah ke Pos 1, Gapura Rimba, yang dapat ditempuh sekitar satu jam dari basecamp. Jalur yang dilewati mulai menanjak dengan medan tanah dan kerikil, masih berada dalam naungan hutan pinus. Setelah itu, perjalanan berlanjut ke Pos 2: Srenggono Bule, yang berjarak sekitar satu jam dari pos sebelumnya. Di titik ini, tanjakan terasa lebih terjal dan jalur semakin berbatu.
Pendaki kemudian mencapai Pos 3: Rewondho Geni, juga dikenal sebagai Camp Turonggo Pethak. Ini adalah lokasi favorit untuk berkemah karena menawarkan pemandangan alam terbuka yang luas dan suasana pegunungan yang sejuk. Jarak dari Pos 2 sekitar 1-2 jam dengan medan yang semakin menantang.
Menuju Pos 4: Camp Lembu Suro, medan berubah drastis dengan jalur sempit dan curam yang disebut “Punggungan Naga”. Di sini, kewaspadaan sangat diperlukan karena jalur ini melintasi tebing dan batuan curam. Waktu tempuh dari pos ini ke puncak sekitar 45 menit.
Puncak Gunung Kelud menawarkan lanskap kawah vulkanik yang luas dengan jalur akhir berupa batu dan pasir. Beberapa titik memiliki tali bantu untuk mempermudah pendakian di bagian tebing curam. Total waktu yang dibutuhkan dari basecamp hingga ke puncak sekitar 5–6 jam.
-
Jalur Pendakian via Karangrejo (Blitar)
Jalur ini cukup populer karena lebih bersahabat dan cocok untuk pendaki pemula. Perjalanan dimulai dari Basecamp Karangrejo, yang dapat diakses dengan kendaraan roda dua maupun empat.
Perjalanan menuju Pos 1: Garuda Yeksa memakan waktu sekitar satu jam. Medan awal berupa tanah berbatu yang mulai menanjak secara bertahap.
Dari Garuda Yeksa, pendakian dilanjutkan ke Pos 2: Sekar Delima yang memiliki shelter sederhana untuk istirahat. Jalur ini mulai menunjukkan medan yang semakin berbatu.
Lanjut ke Pos 3: Mahesa Suro, yang juga berfungsi sebagai area perkemahan. Di titik ini, terdapat sumber air dan medan mulai menanjak dengan kemiringan lebih tinggi.
Jalur kemudian berlanjut menuju Pos 4: Puncak Pasir Jenggolo Manik, yang merupakan titik tertinggi sebelum mencapai puncak utama. Di sekitar sini terdapat tangga besi curam yang membutuhkan kehati-hatian ekstra, terutama saat kondisi licin.
Terakhir, jalur menuju puncak utama Gunung Kelud berupa kombinasi medan berpasir dan bebatuan, dengan waktu tempuh sekitar 45 menit.
Dari sini, pendaki disuguhi panorama kawah hijau yang menakjubkan. Jalur Karangrejo menawarkan kenyamanan bagi pendaki yang ingin merasakan pendakian Gunung Kelud dengan risiko yang lebih minim.
-
Jalur Pendakian via Sugihwaras (Kediri)
Rute ini merupakan pilihan tercepat dan paling mudah bagi pendaki yang ingin mencapai puncak dalam waktu singkat. Titik awalnya berada di Desa Sugihwaras, Kediri, dengan akses yang cukup baik dan dekat dengan kawasan parkir.
Dari basecamp, pendaki akan melewati jalur setapak yang cukup nyaman di awal. Medan berubah menjadi menanjak dan berbatu menjelang kawasan kawah. Waktu pendakian secara keseluruhan hanya memakan waktu sekitar 2–3 jam, membuat jalur ini ideal untuk pendaki yang menginginkan efisiensi waktu tanpa harus mengorbankan pengalaman menikmati panorama kawah Kelud.
Pemandangan dari puncak Gunung Kelud tetap menawarkan panorama kawah vulkanik yang luas dan eksotis, meskipun jalur ini tidak seberat Tulungrejo maupun sevariatif Karangrejo.
Perbandingan Jalur Pendakian Gunung Kelud dan Medannya
Berikut rangkuman medan dan waktu tempuh antar pos dari ketiga jalur tersebut:
| Jalur | Pos Utama | Estimasi Waktu | Medan |
| Tulungrejo | Gapura Rimba – Srenggono – Rewondho – Lembu Suro – Puncak | 1 jam tiap segmen awal, 45 menit ke puncak | Hutan pinus, tanah, batu, jalur curam punggungan |
| Karangrejo | Garuda Yeksa – Sekar Delima – Mahesa Suro – Jenggolo – Puncak | 30-60 menit antar pos | Jalur tanah, batu, shelter, tangga besi curam |
| Sugihwaras | Jalur langsung ke puncak | 2–3 jam total | Jalan setapak hingga berbatu |
Secara umum, medan pendakian Gunung Kelud dimulai dari jalan setapak di antara hutan pinus atau perkebunan. Semakin dekat ke puncak, jalur akan berubah menjadi medan pasir vulkanik dan batuan tajam.
Jalur Tulungrejo terkenal karena memiliki rintangan berat di bagian punggungan curam, sementara jalur Karangrejo dan Sugihwaras lebih cocok untuk pendaki yang menginginkan tantangan ringan.
Tips Persiapan Sebelum Mendaki Gunung Kelud
Mengetahui karakter setiap jalur sangat penting untuk mempersiapkan strategi pendakian yang tepat. Beberapa hal yang perlu disiapkan antara lain:
- Kondisi fisik prima, terutama jika memilih jalur Tulungrejo.
- Perlengkapan standar pendakian, termasuk sepatu gunung, trekking pole, senter/headlamp, dan jas hujan.
- Perbekalan cukup, termasuk air, makanan ringan, serta perlengkapan memasak bila berniat camping.
- Informasi cuaca dan kondisi jalur, untuk menghindari risiko seperti longsor atau jalur licin.
Dengan persiapan yang matang dan pemahaman tentang karakter jalur, pendakian Gunung Kelud dapat menjadi pengalaman yang tidak hanya menyenangkan, tapi juga aman dan penuh kenangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Hasna Muna Mufidah (Maximize)
Editor: Dwi Lindawati








