• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ilustrasi pembuatan film. (Foto: Pexels)

Ilustrasi pembuatan film. (Foto: Pexels)

4 Film Indonesia dengan Soundtrack Terbaik

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in Entertainment
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Apa saja sih unsur penting dalam pembuatan film? Ya, salah satunya adalah soundtrack. Keberadaan soundtrack sangat mendukung kesuksesan sebuah film. Bahkan, pemilihan soundtrack yang tepat membuat adegan dalam film menjadi lebih nyata, termasuk untuk film-film di Indonesia. Tapi, kira-kira adakah film Indonesia yang memiliki soundtrack terbaik ya? Yuk, simak!

Inilah 4 Film Indonesia dengan Soundtrack Terbaik versi Tugu Jatim:

1. Janji Joni (2005)

Poster Janji Joni (2005). (Foto: IMDB/Tugu Jatim)
Poster Janji Joni (2005). (Foto: IMDB)

Film yang bercerita tentang Joni (Nicholas Saputra), sang pengantar rol film, yang naksir dengan pengunjung bioskop bernama Angelique (Maria Renata) merupakan film Indonesia awal 2000-an dengan soundtrack terbaik. Dalam hal pemilihan soundtrack di film ini, debut Joko Anwar sebagai sutradara cukup berhasil.

You might also like

Indonesian Idol

Result & Reunion Show Indonesian Idol XIV Jadi Penentuan Celyna Grace dan Niki Becker

25/05/2026 3:34 PM
Grand Final Indonesian Idol XIV

Celyna Grace Tantang Niki Becker di Grand Final Indonesian Idol XIV, Siapa Jadi Juara?

18/05/2026 11:40 AM

Lagu-lagu yang dipilih menjadi soundtrack cocok dengan nuansa tentang roman, anak muda, dan petualangan yang ada dalam film ini. Film Terbaik Indonesia Movie Awards 2005 ini memiliki soundtrack dari band-band Jakarta seperti Sajama Cut, Sore, The Adams, dan White Shoes and The Couples Company. Tanpa terlepas dari usia film ini yang sudah lebih dari lima belas tahun, film tersebut masih layak ditonton sampai sekarang.

2. Mau Jadi Apa (2017)

Poster Mau Jadi Apa (2017). (Foto: IMDB/Tugu Jatim)
Poster Mau Jadi Apa (2017). (Foto: IMDB)

Film yang bercerita tentang kehidupan Soleh (Soleh Solihun) ketika kuliah di Universitas Padjajaran Bandung ini cukup kentara memiliki keunggulan di bagian soundtrack. Soleh sebagai sang sutradara yang berlatar belakang wartawan musik dengan khasanah musiknya yang luas memilih lagu yang mungkin asing di telinga orang awam. Namun, pemilihan lagu yang asing di telinga pendengar ini tidak mengganggu. Sebab, meski asing di telinga pendengar, tapi lagu-lagu yang dipilih cukup enak didengar.

Selain lagu-lagu yang asing di telinga, tapi Soleh juga memakai lagu dari band-band terkenal sebagai soundtrack-nya seperti Naif, Netral, Pas Band, dan Slank. Meski bukan film musik, penonton serasa ditemani belantika musik dari lintas genre dan warna lho.

3. Cek Toko Sebelah (2016)

Poster Cek Toko Sebelah (2016). (Foto: IMDB/Dokumen)
Poster Cek Toko Sebelah (2016). (Foto: IMDB)

Film dengan lebih dari 2 juta penonton ini merupakan salah satu film tersukses Ernest Prakasa. Cerita tentang sebuah keluarga yang mempermasalahkan warisan memang klise, tapi penggarapan Ernest Prakasa yang cukup baik menjadikan film ini sebagai Film Terfavorit Indonesia Movie Actors Awards 2018.

Meski bergenre komedi, kisah haru dan sedih sangat kental dalam film ini. Kesuksesan menciptakan nuansa haru dan sedih ini tak lepas dari keberadaan soundtrack-nya. Soundtrack yang diisi oleh lagu-lagu GAC dan Theovertunes itu sangat mendukung. Beberapa adegan yang diiringi dengan lagu kedua grup band itu berhasil membawa penonton ikut larut dalam keharuan dan kesedihan.

4. 3 Hari untuk Selamanya (2007)

Poster 3 Hari untuk Selamanya (2007). (Foto: IMDB/Tugu Jatim)
Poster 3 Hari untuk Selamanya (2007). (Foto: IMDB)

Film tentang dua orang sepupu, Ambar (Adinia Wirasti) dan Yusuf (Nicholas Saputra) yang berangkat dari Jakarta ke Yogyakarta untuk mengantar piring dan gelas keramik ini cukup sederhana. Namun, perjalanan dua orang sepupu itu terjadi banyak hal yang sentimentil dan menyentuh penonton.

Perjalanan mereka menunjukkan tentang bagaimana dua anak muda memandang hidup, menatap masa depan, dan hal lain yang khas anak muda, atau sekarang biasa disebut quarter life crisis.

Kejadian-kejadian dan dialog-dialog sentimental anak muda tersebut ditunjang oleh soundtrack yang pas. Soundtrack yang seluruhnya diisi oleh Float selaras dengan film yang sederhana ini. Dengan debut di film inilah, Float dapat dikenal luas oleh pencipta musik Indonesia sampai sekarang.

Itulah 4 film dengan soundtrack terbaik versi Tugu Jatim. Semoga film-film tersebut dapat menjadi rekomendasi tontonan di tengah PPKM Darurat ini ya. Selamat menonton!

Tags: dunia perfilmanFilm IndonesiaIndonesiaRekomendasi film IndonesiaSoundtrack terbaik dalam film
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Indonesian Idol

Result & Reunion Show Indonesian Idol XIV Jadi Penentuan Celyna Grace dan Niki Becker

by Mochamad Abdurrochim
25/05/2026 3:34 PM
0

JAKARTA, Tugujatim.id – Ajang pencarian bakat Indonesian Idol Season XIV akhirnya memasuki malam paling dinantikan. Setelah melalui perjalanan panjang penuh...

Grand Final Indonesian Idol XIV

Celyna Grace Tantang Niki Becker di Grand Final Indonesian Idol XIV, Siapa Jadi Juara?

by Mochamad Abdurrochim
18/05/2026 11:40 AM
0

JAKARTA, Tugujatim.id – Babak penentuan Grand Final Indonesian Idol XIV akhirnya tiba. Dua peserta tersisa, Celyna Grace dan Niki Becker,...

Film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan

Diserbu Penonton, Film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan Putar Lebih Awal di 40 Kota

by Mochamad Abdurrochim
11/05/2026 12:16 PM
0

JAKARTA, Tugujatim.id – Film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan diserbu penonton saat program persembahan awal atau “Nonton Duluan”...

CHNCE.

Boygroup CHNCE Beri Warna Baru Pop Indonesia lewat “Lama Lama Gila”, Ini Dia 4 Musisi Muda Eks UN1TY 

by Dwi Linda
06/05/2026 1:28 PM
0

JAKARTA, Tugujatim.id – Boygroup CHNCE siap meramaikan industri musik Indonesia melalui perilisan mini album bertajuk “Lama Lama Gila” yang akan...

Next Post
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat memantau vaksinasi pelajar di SMP Negeri 1 Surabaya bersama Forkopimda Jatim Rabu (14/07/2021). (Foto: Rangga Aji/Tugu Jatim)

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Maksimalkan Layanan Puskesmas Buka 24 Jam untuk Pasien Covid-19

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID