PASURUAN, Tugujatim.id – Empat kecelakaan lalu lintas terjadi dalam waktu hampir bersamaan di beberapa ruas jalan di Kabupaten Pasuruan. Insiden kecelakaan di Pasuruan rata-rata diduga akibat sopir kurang konsentrasi hingga mengantuk ketika mengendarai kendaraan. Satu orang dikabarkan meninggal dunia serta sejumlah lainnya luka-luka dan alami kerugian materiil.
Kecelakaan di Pasuruan yang pertama adalah tabrakan antara truk dan pikap di Kecamatan Gempol. Kecelakaan ini terjadi pada Jumat (20/01/2026), sekitar pukul 03.30 WIB, di jalan raya Surabaya-Pasuruan, tepatnya di Desa Legok, Kecamatan Gempol.
Kecelakaan berawal ketika truk Hino bernopol DK-8475-UG yang dikendarai Nyoman Suweca, 48, asal Buleleng, Bali, berjalan dari arah Pasuruan ke Surabaya. Setibanya di TKP kejadian, truk diduga melaju terlalu ke kanan sehingga roda sebelah kanan masuk lajur berlawanan.
Baca Juga: Truk Seruduk 4 Kendaraan di Kota Batu Sebabkan 1 Korban Meninggal Dunia dan 4 Luka
Sementara itu dari berlawanan arah berjalan pikap bernopol N-9114-BC yang dikendarai Achmad Rado Baharudin, 24, asal Bululawang, Kabupaten Malang. Tabrakan keras akhirnya tidak terhindarkan.
Kasi Humas Polres Pasuruan Iptu Joko Suseno mengungkapkan dikarenakan tabrakan keras tersebut, sopir pikap alami luka berat sehingga tewas.
“Pengendara pikap alami patah tulang kaki kanan dan tangan kanan serta sobek di kaki kanan dan kiri dan di dahi. Korban meninggal dunia,” ujar Joko pada Sabtu (21/02/2026).
Sementara itu, penumpang pikap, M Royan Akbar Maulana, 16, alami luka ringan dan dievakuasi ke RS Bhayangkara Watukosek. Untuk pengendara truk tidak mengalami luka.
Dugaan polisi kecelakaan di Pasuruan terjadi dikarenakan sopir truk kurang konsentrasi ketika mengendarai kendaraan. Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp4 juta.
Di waktu hampir bersamaan, terjadi insiden kecelakaan lain di wilayah Pasar Sumberdawesari, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Sebuah pikap menabrak beberapa kendaraan motor yang terparkir di pinggir jalan dan lapak pedagang sayur.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. Hanya saja, beberapa lapak pedagang dan sejumlah pemilik kendaraan bermotor mengalami kerugian materiil. Warga sekitar mengatakan diduga sopir mengantuk saat melaju di sekitar wilayah pasar.
“Kemungkinan ngantuk tadi sopirnya, tiba-tiba oleng terus kemudian menabrak,” ujar Ivan, warga setempat.
Namun, insiden kecelakaan ini tidak ditangani Unit Laka Lantas dikarenakan pihak pengendara dan korban memilih menyelesaikan kasus secara kekeluargaan dan berdamai.
Kecelakaan selanjutnya terjadi di jalan raya Pasuruan-Malang, tepat di wilayah Kecamatan Kejayan. Sebuah truk terguling sehingga muatannya tumpah berserakan di jalanan.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden kecelakaan tersebut. Tapi, arus lalu lintas sempat terhambat disebabkan warga yang berkerumun dan mengambil muatan yang berserakan di jalanan.
Kecelakaan ini diduga terjadi akibat sopir yang terburu-buru atau kurang konsentrasi ketika hendak menyalip kendaraan lain di depannya.
Kecelakaan terakhir terjadi pukul 12.20 WIB di KM 791 A jalan Tol Gempol-Pasuruan. Kecelakaan ini melibatkan tabrakan antar dua truk.
Baca Juga: Driver Ojol Jadi Korban Tewas Kecelakaan Truk Diduga Rem Blong di Kota Batu
Kanit Jatim 3 Sat PJR Ditlantas Polda Jatim Ipda Ridho Pramana mengungkapkan kecelakaan berawal ketika truk Colt Diesel bernopol N-9217-UI berjalan dari arah Pasuruan menuju Gempol di jalur lambat.
“Pengendara diduga mengantuk sehingga tidak konsentrasi kemudian menabrak truk tronton muat semen bernopol P-8359-UW yang melaju di depannya,” ujar Ridho.
Dikarenakan tabrakan tersebut, sopir truk Colt Diesel, Ahmad Rudi, 45, warga Gondanglegi, Kabupaten Malang, alami luka berat dengan kondisi patah kaki kiri dan dievakuasi ke RSUD Bangil. Sementara itu sopir truk tronton dalam kondisi selamat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Laoh Mahfud
Editor: Dwi Lindawati








