• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Tokoh difabel Indonesia.

Dari kiri, sosok Putri Ariani, Panji Surya Putra Sahetapy, dan Angkie Yudistia. Deretan artis hingga tokoh difabel Indonesia yang menginspirasi. (Foto: dok IG)

Sarat Prestasi, 5 Deretan Artis dan Tokoh Difabel Indonesia yang Menginspirasi

Dwi Linda by Dwi Linda
7 months ago
in Hiburan
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Sejumlah artis dan tokoh difabel Indonesia berhasil menembus batas dan menunjukkan bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk berkarya. Siapa saja mereka?

Lewat prestasi, perjuangan, dan dedikasi mereka di bidang musik, aktivisme, hingga pemerintahan, para sosok ini memberikan inspirasi bagi masyarakat luas. Mulai dari Putri Ariani, Panji Surya Putra Sahetapy, Ade Irawan, Angkie Yudistia, dan Yohanna Febianti Hera.

You might also like

Spot prewedding di Jatim.

6 Spot Prewedding di Jatim yang Mirip Luar Negeri, Harga Terjangkau

13/06/2026 3:29 PM
Olahan daging homemade.

4 Kreasi Olahan Daging Homemade yang Anti Bosan, Rasanya Juara!

07/06/2026 11:16 AM

Baca Juga: Pengusaha IIBF Dorong Puluhan Difabel Kreatif Malang Mandiri Berwirausaha lewat Program CYOF 2025

Berikut Profil Lengkap 5 Tokoh Difabel Indonesia yang Inspiratif

Ini dia deretan tokoh difabel Indonesia yang bakalan menginspirasi kalian. Yuk, simak profilnya!

1. Putri Ariani

Ariani Nisma Putri atau lebih dikenal sebagai Putri Ariani adalah penyanyi-penulis lagu pop solo tunanetra asal Indonesia. Namanya mulai dikenal setelah memenangkan Indonesia’s Got Talent 2014. Sejak itu, Putri terus menunjukkan perkembangan pesat di dunia musik.

Putri meraih pengakuan internasional setelah tampil di America’s Got Talent 2023, di mana video audisinya viral di lebih dari 30 negara. Dia bahkan meraih Golden Buzzer dari Simon Cowell dan berhasil menempati posisi ke-4 pada ajang tersebut.

Lahir prematur dan mengalami kebutaan total sejak usia 3 bulan, Putri tumbuh dengan kecintaan pada musik yang dikenalkan oleh neneknya. Dia belajar musik secara otodidak dan mulai tampil sejak usia tujuh tahun, meski sempat mengalami perundungan karena kondisi fisiknya.

Dari sisi pendidikan, Putri menempuh studi di Sekolah Menengah Musik Yogyakarta, mengambil Mayor Flute. Pada 2024, dia diterima di Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui jalur PBUB. Dia juga menjadi mahasiswa baru yang mewakili almamater dalam prosesi penyematan jas PIONIR Gadjah Mada.

Putri pernah tampil di panggung internasional, termasuk membawakan lagu “Song of Victory” pada pembukaan Asian Para Games 2018. Dalam perjalanan musikalnya, dia merilis beberapa karya kolaborasi, seperti “Kidung Kelana” dan “Takdir Ini”, serta singel “Who I Am” bersama Alan Walker dan Peder Elias pada 4 Januari 2024. Selain itu, Putri juga meraih penghargaan WIPO National Awards dan AMI Awards 2023 kategori Inspiring Artist.

2. Panji Surya Putra Sahetapy

Panji Surya Putra Sahetapy adalah aktivis, penerjemah, dan aktor tunarungu Indonesia yang dikenal vokal memperjuangkan hak-hak penyandang disabilitas. Dia merupakan anak dari pasangan artis Dewi Yull dan Ray Sahetapy.

Surya mengalami ketunarunguan sejak usia dua tahun, namun tumbuh dengan kemampuan komunikasi yang kuat dan menguasai Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris tulis, Bahasa Isyarat Indonesia, ASL, hingga isyarat internasional.

Pendidikan Surya ditempuh secara tidak konvensional karena berbagai hambatan di sekolah umum. Setelah sempat homeschooling dan menempuh pendidikan di Sampoerna University, dia melanjutkan studi ke Rochester Institute of Technology (RIT), Amerika Serikat. Di kampus ini, Surya meraih gelar diploma dan sarjana dengan predikat cum laude serta menyelesaikan pendidikan magister dengan prestasi tinggi.

Surya semakin dikenal publik setelah menjadi juru bahasa isyarat dan advokat isu disabilitas, termasuk saat mendampingi Presiden Joko Widodo dalam pembukaan Asian Para Games 2018. Dia juga pernah menjadi delegasi Indonesia ke berbagai forum internasional, tampil sebagai pembicara di tingkat dunia, serta diundang langsung oleh Ratu Elizabeth II pada 2014 berkat kiprahnya sebagai tokoh muda Tuli yang menginspirasi.

3. Ade Irawan

Muhammad Ade Irawan adalah pianis tunanetra asal Colchester, Inggris, 15 Januari 1994, yang sejak kecil telah mengenal musik lewat kebiasaan orang tuanya mengajaknya menonton konser Jazz.

Kecintaannya pada musik tumbuh dari rumah saat dia kerap memainkan organ dan mengasah kemampuannya secara otodidak. Bakat Ade mulai terlihat jelas ketika dia tampil sebagai pianis muda dalam Jazz Links Jam Session di Chicago Cultural Center pada usia 12 tahun.

Sejak itu, dia kembali tampil di berbagai panggung bergengsi seperti Chicago Winter Jazz dan Chicago Jazz Festival. Performa musikalnya, membuat Ade dipercaya menjadi pianis tetap di Farmsworth School of Chicago dan Jazz Links Jam Session.

Dia beberapa kali mengharumkan nama Indonesia lewat penampilan di berbagai acara luar negeri, termasuk konser piano solo di Sydney Opera House pada 2011, tampil di Paviliun Indonesia pada World Expo Milan, Italia, serta mengisi panggung The Indonesian Jazz and Cultural Night di Bahrain pada 2015.

Di Indonesia, dia juga tampil dalam sejumlah acara resmi yang digelar perwakilan RI di luar negeri. Kini Ade dikenal sebagai pianis tunanetra berbakat yang diakui secara global.

4. Angkie Yudistia

Angkie Yudistia adalah politikus dan aktivis difabel yang dikenal sebagai penyandang tunarungu yang mampu menembus berbagai batas. Lahir 5 Juni 1987, dia merupakan lulusan SMAN 2 Bogor ini melanjutkan studi Ilmu Komunikasi di London School of Public Relations Jakarta dan mulai mendapat perhatian publik sejak terpilih sebagai finalis Abang None Jakarta 2008 serta meraih penghargaan The Most Fearless Female Cosmopolitan pada tahun yang sama.

Aktif memperjuangkan inklusi, Angkie menulis buku Perempuan Tunarungu, Menembus Batas dan menggagas berbagai program pemberdayaan, termasuk bekerja sama dengan Gojek Indonesia untuk membuka kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas di layanan Go-Auto dan Go-Glam.

Perjalanan hidupnya yang inspiratif membuat Angkie dipercaya Presiden Joko Widodo sebagai Staf Khusus Presiden pada 2019.

5. Yohanna Febianti Hera

Yohanna Febianti Hera, penyanyi kelahiran 7 Februari 1990, ini dikenal publik sebagai salah satu finalis X Factor Indonesia 2012–2013. Kiprahnya di dunia musik dimulai sejak kecil melalui berbagai lomba dan penampilan lokal, sebelum akhirnya tampil dalam ajang pencarian bakat nasional.

Yohanna merupakan lulusan Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya (UB) tahun 2018. Meskipun kehilangan penglihatan akibat glaukoma pada 2009, dia tetap melanjutkan mimpinya sebagai penyanyi dan penulis lagu.

Kebangkitannya dimulai pada 2010 ketika dia kembali memberanikan diri tampil dalam lomba menyanyi dan berhasil meraih juara. Penampilannya di X Factor Indonesia membawa Yohana ke panggung yang lebih luas dan membuka banyak kesempatan untuk berkarya.

Dia aktif merilis lagu-lagu ciptaannya, termasuk single “Inspirasimu” pada Januari 2024 yang mendapat sambutan positif. Yohanna juga kerap tampil dalam berbagai acara inklusi, salah satunya saat Hari Disabilitas Internasional 2021 di Kota Malang ketika dia memukau penonton dengan lagu “Manusia Kuat”.

Dengan perjalanan hidup yang penuh tantangan, Yohanna terus menunjukkan bahwa keterbatasan tidak menghalanginya untuk menginspirasi banyak orang melalui karya dan suara.

Itulah kiprah lima tokoh difabel Indonesia yang menjadi bukti bahwa penyandang disabilitas mampu berprestasi di berbagai bidang. Mereka tidak hanya menginspirasi, tetapi juga mendorong kesadaran masyarakat tentang pentingnya inklusi dan kesempatan yang setara.

Melalui dedikasi dan prestasi mereka, ruang bagi penyandang difabel di dunia hiburan, pendidikan, maupun pemerintahan semakin terbuka luas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Feni Yusnia

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Difabel di IndonesiaHari Disabilitas Internasional 2025HDI 2025Profil tokoh difabel IndonesiaTokoh difabel di Indonesia
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Spot prewedding di Jatim.

6 Spot Prewedding di Jatim yang Mirip Luar Negeri, Harga Terjangkau

by Dwi Linda
13/06/2026 3:29 PM
0

Tugujatim.id – Spot prewedding di Jatim ternyata nggak kalah estetik dibanding lokasi foto di luar negeri. Buat kamu yang lagi...

Olahan daging homemade.

4 Kreasi Olahan Daging Homemade yang Anti Bosan, Rasanya Juara!

by Dwi Linda
07/06/2026 11:16 AM
0

Tugujatim.id – Olahan daging homemade bisa menjadi ide menarik untuk menghabiskan stok daging sapi yang masih tersimpan di kulkas setelah...

Sapi Madura.

Jejak DNA Banteng Liar pada Sapi Madura, Warisan Genetik Langka yang Terancam Hilang

by Dwi Linda
07/06/2026 9:24 AM
0

MADURA, Tugujatim.id - Indonesia ternyata menyimpan kekayaan genetik ternak yang unik di dunia. Penelitian terbaru mengungkap bahwa sejumlah sapi Madura...

Kebersihan rumah.

Jangan Diabaikan! Ini 10 Kebiasaan yang Membantu Menjaga Kebersihan Rumah

by Dwi Linda
06/06/2026 10:15 AM
0

Tugujatim.id - Bingung kenapa rumah selalu terlihat kotor dan berantakan? Yuk simak, Tugu Jatim bakal kasih tahu kamu kebiasaan apa...

Next Post
Tol Jombang Mojokerto.

Diduga Depresi, Pejalan Kaki di Tol Jombang Mojokerto Tabrakkan Diri hingga Tewas

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID