Tugujatim.id – Jawa Timur dikenal memiliki beragam kuliner hangat yang cocok dinikmati ketika hujan turun, mulai dari minuman rempah hingga kudapan berkuah yang mengenyangkan. Lalu apa saja makanan dan minuman hangat di Jawa Timur yang layak kamu coba?
Saat musim hujan tiba, suasana dingin sering membuat tubuh membutuhkan kehangatan tambahan dari makanan dan minuman tradisional. Mulai dari angsle, ronde jahe, wedang cemue, sinom, Jamu Kebonagung, STMJ atau Susu Telur Madu Jahe, dan Wedang Cor.
Baca Juga: Menyantap Sego Mawut dan Ledre, Duo Kuliner Khas Bojonegoro
Berikut Deretan 7 Makanan dan Minuman Hangat di Jawa Timur Paling Diburu
Ada beragam makanan dan minuman hangat di Jawa Timur yang patut kamu coba. Apalagi kuliner ini dinikmati saat musim hujan bakalan makin hangat!
1. Angsle
Angsle adalah sajian tradisional asal Malang yang berisi roti tawar, kacang hijau, mutiara, petulo, kacang tanah sangrai, hingga tape singkong. Semua bahan tersebut disiram dengan kuah santan hangat yang gurih dan harum.
Rasanya manis, lembut, dan cukup mengenyangkan sehingga cocok disantap saat suhu dingin atau malam hari setelah hujan.
2. Ronde Jahe
Ronde menjadi minuman favorit banyak orang ketika hujan turun. Kuah jahenya yang panas disajikan bersama bola-bola tepung beras berisi kacang, kolang-kaling, dan roti tawar.
Sensasi pedas hangat dari jahe mampu mengusir dingin dan membuat tubuh terasa lebih segar. Minuman ini mudah ditemukan di berbagai daerah seperti Malang, Surabaya, Kediri, hingga Jember.
3. Wedang Cemue
Wedang cemue merupakan minuman manis khas Madiun yang berisi kacang tanah, kelapa parut, roti tawar, dan kuah santan hangat. Aromanya lembut, rasanya creamy, dan cocok dinikmati saat cuaca dingin.
Cemue sering dipilih sebagai teman nongkrong di malam hari, terutama ketika hujan turun dan tubuh membutuhkan kehangatan ekstra.
4. Sinom
Sinom biasanya dikenal sebagai minuman segar berbahan daun asam muda, kunyit, dan gula. Meski sering disajikan dingin, sinom hangat juga menjadi favorit karena rasanya yang unik, yakni asam, manis, dan aromanya menyegarkan.
Minuman ini banyak dijual di warung jamu tradisional di Surabaya dan Madura sebagai penghangat tubuh di musim hujan.
5. Jamu Kebonagung
Jamu Kebonagung berasal dari Pasuruan, Jawa Timur. Dinamai sesuai salah satu kecamatan di daerah tersebut, Kebonagung. Minuman ini sudah dikenal lama sebagai jamu tradisional yang menyehatkan.
Cita rasanya pedas dan manis dengan aroma wangi yang berasal dari rempah-rempah seperti kapulaga, cabe jamu, bunga pala, cengkeh, lada hitam, dan kayu manis.
Jamu Kebonagung dipercaya dapat memulihkan stamina tubuh, terutama setelah aktivitas berat atau seharian berpuasa. Sensasi pedas-rempahnya membuat tubuh kembali hangat dan bertenaga.
6. STMJ atau Susu Telur Madu Jahe
STMJ adalah minuman hangat legendaris di Jawa Timur. Perpaduan susu, telur, madu, dan jahe menghasilkan minuman bergizi yang mampu membuat tubuh kembali fit.
Banyak warung STMJ buka hingga larut malam dan menjadi tujuan favorit ketika cuaca terasa dingin atau setelah terkena hujan.
7. Wedang Cor
Wedang cor merupakan minuman khas Jember yang belakangan semakin populer di berbagai daerah. Minuman ini dibuat dari perpaduan jahe, santan, tape ketan, dan gula aren.
Rasanya manis dengan perpaduan sensasi hangat, gurih, dan sedikit asam dari tape ketan. Jika diminum setelah menahan dahaga seharian, wedang cor langsung membuat tenggorokan terasa lega dan tubuh hangat seketika. Saking padat isiannya, segelas wedang cor bahkan bisa membuat perut kenyang.
Musim hujan memang membuat udara terasa lebih dingin, tetapi sekaligus menjadi saat terbaik untuk menikmati makanan dan minuman hangat di Jawa Timur. Mulai dari angsle, jamu Kebonagung, hingga wedang cor khas Jember, setiap minuman dan makanan ini menawarkan sensasi hangat yang khas dan cocok dinikmati kapan saja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Feni Yusnia
Editor: Dwi Lindawati








