MALANG, Tugujatim.id – Stasiun kereta api di Malang tersebar di beberapa wilayah, seperti stasiun Blimbing, stasiun Lawang, Kepanjen, Sumberpucung, hingga Stasiun Malang Kota Baru dan Kota Lama.
Banyaknya stasiun di Kota Malang tak lepas dari keberadaan Malang sebagai kota terbesar kedua di Jawa Timur. Kota pelajar ini selalu dibanjiri oleh pengunjung bahkan para pendatang baru setiap tahunnya yang menggunakan berbagai moda transportasi.
Kereta api menjadi salah satu transportasi utama yang digunakan saat mengunjungi Malang. Sehingga terdapat beberapa stasiun kereta api di Malang sebagai titik pemberhentian kereta api yang dibangun bahkan sejak era kolonial Belanda.
Diantara kalian pasti menjadikan Kereta api sebagai salah satu transportasi favorit untuk bepergian jauh tapi tidak ingin ribet. Nah, kamu harus tau nih beberapa stasiun yang menjadi pemberhentian stasiun kereta api di Jawa timur, khususnya Malang. Yuk simak daftar stasiun kereta api di Malang, agar kamu tak salah turun ya!
Daftar Stasiun Kereta Api di Malang
1. Stasiun Malang Kota Baru
Stasiun kereta api di Malang yang pertama adalah Stasiun Malang Kota Baru. Stasiun ini merupakan stasiun utama dan terbesar tipe A yang ada di Malang saat ini, dengan memiliki 9 jalur dan 3 jalur kereta lurus.
Stasiun Malang Kota Baru menjadi stasiun yang digunakan untuk keberangkatan Kereta Api jarak jauh dan berbagai rute. Karena menjadi stasiun utama dan terbesar, stasiun kota baru selalu ramai oleh penumpang bahkan mendapat julukan sebagai stasiun tersibuk.

Stasiun Malang Kota Baru terletak di Kecamatan Klojen dan berada di pusat Kota Malang. Sangat strategis karena dekat dengan Alun-Alun Tugu, Balai Kota Malang, SMA Negeri 1, SMA Negeri 3, dan SMA Negeri 4 Malang, dan Gedung DPRD Kota Malang.
Selain itu, salah satu keistimewan yang dimiliki oleh stasiun ini adalalah lorong bawah tanah yang menghubungkan satu peron dengan peron lainnya. Apalagi gedung baru stasiun Malang Kota Baru telah selesai dibangun dan kini jadi makin luas dan nyaman bagi penumpang.
Anda bisa langsung menuju ke gedung baru ini bila ingin berangkat naik kereta dari Malang. Jika mencarinya di Google Maps, maka akan menemukan nama Stasiun Malang Kota Baru pintu timur.
Fasilitas yang diberikan pun terbilang lengkap seperti Loket (5 loket pemesanan yang sekaligus melayani Pembatalan/ubah jadwal dan 2 loket go show), Check in counter, Vending machine tiket KA, Customer service on station, Boarding gate, Jalur keberangkatan KA, Jalur kedatangan KA.
Lokasi Stasiun Malang Kota Baru: Jalan Trunojoyo No.10, Kidul Dalem, Kecamatan Klojen, Kota Malang
2. Stasiun Malang Kota Lama
Stasiun kereta api di Malang selanjutnya adalaha Stasiun Malang Kota Lama. Stasiun ini termasuk stasiun kereta api kelas I yang berasal dari peninggalan kolonial Belanda yang dibangun pada tahun 1878. Stasiun ini berada di ketinggian 429 meter dari permukaan laut dan berada di Daerah Operasi VIII Surabaya dan KAI Commuter.

Sebelum menjadi atasiun, tempat ini dulunya adalah sebuah halte yang peresmiannya bersamaan dengan pembukaan jaringan kereta api lintas Malang-Kepanjen.
Stasiun Kereta Api Malang kota Lama terletak di Kecamatan Sukun, Kota Malang. Stasiun ini melayani kedatangan kereta api Malioboro Ekspress, Panataran, Malabar, Matamarja, Majapahit, Gajayana, dan Tawang Alun.
Terdapat beberapa fasilitas yang tersedia di stasiun Malang Kota Lama seperti layanan pembelian tiket online melalui Access by KAI atau melalui mesin tiket otomatis, area tunggu yang dilengkapi kursi, tv dan ac, selain itu terdapat fasilitas khusus bagi penumpang berkebutuhan khusus seperti kursi roda, lift, dan jalur khusus.
Lokasi Stasiun Malang Kota Lama: Ciptomulyo, Sukun, Kota Malang, Jawa Timur
3. Stasiun Blimbing Malang
Stasiun Blimbing merupakan stasiun kereta api di Malang yang juga terletak di tengah-tengah Kota Malang, tepatnya di jalan Adi Sucipto, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Selain stasiun kota baru, ternyata stasiun Blimbing juga dijuluki sebagai stasiun tersibuk di Malang.

Stasiun Malang ini dibangun pada tahun 2008 dengan tujuan untuk mengurangi kemacetan yang ada di daerah blimbing. Stasiun Blimbing disebut-sebut sebagai pintu gerbang bagi warga malang yang ingin berpergian dengan jarak jauh seperti pergi ke Surabaya, Bnyuwangi dan Probolinggo. Selain itu, stasiun kereta api di Malang ini juga biasa digunakan untuk tempat transit jika ingin melanjutkan perjalanan ke kota-kota besar seperti Bandung, Jakarta, Jogja dan Semarang.
Terdapat beberapa fasilitas yang dapat kamu gunakan saat berada di Stasiun Blimbing seperti loket tiket dan mesin tiket otomatis (MTO), musholla, toilet. Tersedia juga layanan paket kilat bagi kamu yang ingin mengirim barang atau paket.
Lokasi Stasiun Blimbing: Jalan LA Sucipto, Blimbing, Kota Malang
4. Stasiun Lawang
Stasiun Lawang (LW) adalah stasiun kelas I dan sekaligus stasiun terbesar di Kabupaten Malang. Stasiun ini berada di bawah manajemen daerah Operasi VIII Surabaya dan berada di wilayah paling utara kabupaten Malang. Stasiun Lawang terletak di Jl Thamrin, Lawang, Malang, Jawa Timur.

Stasiun Lawang pertama kali didirikan pada tahun 1887 pada masa pemerintahan Belanda. Namun pada saat itu stasiun ini masih belum diresmikan dan beropresi.
Pada tahun 1879, bertepatan dengan dengan dibukanya jalur lintas bangil ke Malang, akhirnya stasiun ini diresmikan dan mulai beroperasi. Hingga saat ini stasiun Lawang menjadi bangunan tertua yang ada di Lawang.
Beberapa fasilitas yang bisa dinikmati oleh penumpang saat berada di stasiun Lawang. Fasilitas-fasilitas tersebut berupa mushola yang terletak di pintu masuk sehingga mudah saat dicari, toilet yang bersih dan nyaman, Foodcourt yang menyajikan berbagai jenis makanan, dan tentunya tempat duduk yang menunjang kenyamanan para penumpang.
Lokasi Stasiun Lawang: Jalan Thamrin, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang
5. Stasiun Kepanjen Malang
Stasiun kereta api di Malang selanjutnya adalah Stasiun Kepanjen. Stasiun yang terletak di Jalan Banurejo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang ini didirikan pada tahun 1896, masa pemerintahan Belanda.

Saat ini, stasiun Kepanjen berada di bawah manajemen PT. Kereta Api Indonesia dan Daerah Operasi VIII Surabaya. Pada masa pembangunan proyek jalur kereta Malang-Kepanjen, proyek ini menjadi proyek terbesar kedua yaitu dengan jalur jalur rel Blitar-Wlingi-Kepanjen-Malang.
Stasiun Kepanjen memiliki dua jalur kereta api yaitu jalur lurus dari arah utara menuju Stasiun Pakisaji dan arah selatan le barat menuju stasiun Ngebruk. selain itu, ada tiga jalur yang digunakan untuk jalur persilangan kereta api dan 1 jalur buntu atau sering disebut sepur badug.
Lokasi Stasiun Kepanjen: Jalan Banurejo, Kepanjen, Kabupaten Malang
6. Stasiun Singosari Malang
Stasiun Singosari (SGS) adalah stasiun kereta api kelas kecil III/kecil yang terletak Jalan Stasiun, Kelurahan Pagentan, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Stasiun Singosari terletak pada ketingguan +487 mdpl dan masih menjadi stasiun ke dalam Daerah Operasi VIII Surabaya.

Dalam pembangunan stasiun singosari, diperkirakan bersamaan dengan pembangaunan jalur rel kereta api dari Bangil-Sengon-Lawang-Malang. Stasiun kereta api di Malang ini memiliki 4 jalur yaitu 2 jalur sepur lurus, dan jalur 2 dan 3 untuk persilangan sedangkan jalur 4 digunakan untuk jalur buntu atau jalur darurat. Sekilas stasiun ini memiliki persamaan dengan stasiun Tanggulangin.
Lokasi Stasiun Singosari: Jalan Stasiun Singosari, Kabupaten Malang
7. Stasiun Pakisaji
Stasiun kereta api di Malang selanjutnya adalah stasiun Pakisaji yang merupakan stasiun kereta api kelas III. Stasiun pakisaji beralamat di Pakisaji Malang atau lebih tepatnya berada di Jalan Stasiun Desa Pakisaji, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, 300 meter sebelah utara dari pasar Pakisaji.

Terdapat beberapa kereta api lokal yang beroperasi di stasiun ini seperti kereta api Logawa, kereta api Serayu dan kereta api probowangi dengan jadwal keberangkatan pukul 06.00 – 19.00 WIB.
Selain kereta api lokal, Stasiun pakisaji juga melayani perjalanan kereta api jarak jauh dengan menggunakan kereta api Bima, Gajayana dan Argowilis.
Fasilitas seperti loket tiket, tempat parkir, pengambilan barang bawaan, musholla, toilet sampai foodcourt juga tersedia di stasiun pakisaji.
Lokasi Stasiun Pakisaji: Jalan Stasiun Desa Pakisaji, Kecamatan Pakisaji, Kab. Malang
8. Stasiun Ngebruk
Stasiun Ngebruk menjadi stasiun kereta api di Malang yang berada di satu kecamatan dengan Stasiun sumberpucung, yaitu kecamatan sumberpucung. Stasiun ini berada di ketinggian 319 meter mdpl dan menjadi stasiun yang masuk Daerah Operasi VIII Surabaya. Letaknya yang masuk ke dalam jalan kampung menyebabkan stasiun ini sedikit jauh dari jalan provinsi.

Stasiun Ngebruk hanya disinggahi KA Penataran karena masuk ke dalam stasiun kelas III/kecil. Namun tak jarang kereta api jarak jauh seperti Matarmaja dan Gajayana juga berhenti di stasiun ini meski hanya sebentar.
Lokasi Stasiun Ngebruk: Jalan Raya Krajan, Sumberpucung, Kab. Malang
9. Stasiun Sumberpucung
Stasiun kereta api di Malang yang terakhir adalah Stasiun Sumberpucung merupakan stasiun KA aktif yang berada paling barat dan selatan di Kabupaten Malang. Kecamatan Sumberpucung menjadi sedikit kecamatan yang memiliki 2 stasiun sekaligus selain stasiun sumbepucung, stasiun ngebruk juga ada di kecamatan ini.
Uniknya, sekitar 3,5 kilometer dari stasiun Sumberpucung terdapat dua terowongan kereta api pertama yang dibuat dalam negeri yaitu terowongan Eka Bakti Karya yang hingga kini disebut Karangkates I dan Dwi Bakti Karya yang hingga kini disebut Karangkates II.
Stasiun Kereta Api Sumberpucung melayani kereta api ekonomi dengan jurusan Jakarta melalui Blitar, kereta api lokal penataran tujuan Blitar dan Surabaya. Selain melayani pemberhentian kereta api, stasiun sumberpucung juga melayani penyusulan dan persilangan antar kereta api.
Lokasi Stasiun Sumberpucung: Jalan Palem No. 1A, Dusun Suko, Sumberpucung, Kabupaten Malang.
Daftar Kereta Api Menuju dan Dari Stasiun di Malang
Kereta Api Matarmaja
Kereta Api Matarmaja merupakan layanan transportasi kereta ekonomi yang melayani rute perjalanan antara Jakarta dan Malang. Jadwal keberangkatan kereta ini dimulai dari Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, pukul 10.45 WIB, dan tiba stasiun di Malang pada pukul 02.39 WIB.
Kereta Api Majapahit
Kereta Api Majapahit merupakan layanan kereta ekonomi penumpang yang melayani perjalanan antara Jakarta dan Malang. Jadwal keberangkatan kereta ini dimulai dari Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, pukul 19.20 WIB, dan tiba stasiun di Malang pada pukul 10.07 WIB.
Kereta Api Malabar
Kereta Api Malabar merupakan satu-satunya opsi perjalanan kereta api untuk rute Malang-Bandung dan sebaliknya. Jadwal keberangkatan dari Stasiun Malang adalah pukul 15.45, dengan kedatangan di Stasiun Bandung pada pukul 07.05. Sementara itu, untuk relasi Bandung ke Malang, kereta ini berangkat dari Stasiun Bandung pukul 15.45 WIB dan tiba Stasiun kereta api di Malang pukul 07.05 WIB.
Kereta Api Dhoho Penataran
Kereta Api Penataran menyediakan layanan perjalanan dari Surabaya Kota ke Blitar dengan pemberhentian di Malang. Terdapat beberapa jadwal keberangkatan kereta ini mulai dari pagi hingga sore hari.
Kereta Api Gajayana
KA Gajayana merupakan kereta kelas eksekutif yang mengoperasikan layanan perjalanan antara Malang dan Jakarta. Keberangkatan kereta ini terjadi dari Stasiun Malang dan berakhir di Stasiun Gambir, serta sebaliknya.
Kereta Api Brawijaya Eksekutif
Menyajikan kenyamanan perjalanan kelas eksekutif, Kereta Api Brawijaya menjadi pilihan utama operasional Kereta Api Indonesia (KAI) yang menghubungkan Stasiun Gambir, Jakarta, dengan Stasiun Malang, Jawa Timur, serta sebaliknya.
Jadwal keberangkatan dari Stasiun Malang dimulai pada pukul 16.00 WIB, disusul dengan pemberhentian di Stasiun Malang Kota Lama pukul 16.07 WIB, dan Stasiun Kepanjen Malang pukul 16.27 WIB. Perjalanan berlanjut dengan singgah di Stasiun Jatinegara pukul 04.50 WIB, sebelum mencapai destinasi akhir di Stasiun Gambir pukul 05.07 WIB.
Kereta Api Jayabaya
Kereta Api Jayabaya, yang menghadirkan layanan kelas eksekutif dan ekonomi, menjadi pilihan utama penggunaan Kereta Api Indonesia (KAI) yang menghubungkan Stasiun Pasar Senen Jakarta dengan Stasiun Malang Kotabaru.
Dalam perjalanannya, KA Jayabaya melibatkan beberapa pemberhentian penting, termasuk di Stasiun Pasar Senen, Cikampek, Cirebon, Semarang Poncol, Surabaya Pasar Turi, Surabaya Gubeng, hingga mencapai tujuan akhir di Malang Kotabaru.
Jadwal keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen dilakukan pada pukul 17.25 WIB dengan kedatangan di Stasiun Malang pukul 06.20 WIB. Sementara itu, untuk perjalanan dari Stasiun Malang, KA Jayabaya berangkat pukul 12.30 WIB dan tiba di Stasiun Pasar Senen pada pukul 01.38 WIB, memastikan pengalaman perjalanan yang nyaman dan terjadwal bagi para penumpangnya.
Kereta Api Tawangalun
Menawarkan layanan kelas ekonomi, Kereta Api Tawang Alun menjadi pilihan utama untuk perjalanan dari Stasiun Ketapang (Banyuwangi) ke Stasiun Malang Kota. Dengan jadwal keberangkatan yang dimulai dari Banyuwangi pukul 05.30 WIB.
Itulah penjelasan mengenai sejarah, alamat, fasilitas serta kereta yang menuju dan berangkat dari stasiun kereta api di Malang. Perhatikan baik-baik mengenai rute dan tempat pemberhentian kereta api agar kamu tidak lagi salah turun. Bagaimana sudah tau kan stasiun-stasiun di Kota Malang?? semoga membantu ya!!
Writer: Ludea Sindy
Editor: Imam A. Hanifah








