SUMENEP, Tugujatim.id – Hujan di Pulau Madura, Jawa Timur, pada awal 2023 ini, tak hanya terjadi di Sampang, namun juga di Kabupaten Sumenep. Hujan yang turun sehari penuh itu, membuat beberapa ruas jalan digenangi air setinggi lutut orang dewasa, pada Minggu (1/1/2023). Air juga menggenangi rumah warga hingga gedung sekolah.
Dalam video berdurasi 30 detik yang dibagikan pada tugujatim.id, nampak genangan air setinggi lutut orang dewasa di gapura jalan utama yang juga merupakan pintu masuk ke Kabupaten Sumenep. Video itu diperoleh dari Mufid dan Roni Rusdian Farqih, warga Desa Bluto.
“Untuk pintu masuk area selatan Wiraraja, banjir lumayan cukup tinggi. Mobil jenis sedan dan matic tidak direkomendasikan lewat karena beberapa tadi sudah mogok. Kondisi di lapangan gerimis,” jelas pria dalam video tersebut.
Roni menyebut bahwa banjir terjadi karena luapan sungai kecil dan drainase di pinggir jalan. “Itu pinggir sawah jadi meluap di sepanjang jalan,” jelasnya.
Ia juga menyebut bahwa Desa Patean dan Nambekor yang terendam banjir, lokasinya berada di pinggiran kota.
Sementara dalam foto dari BPBD Sumenep, nampak pengendara sepeda motor yang kesulitan melewati genangan air. Foto itu diambil pada Minggu pagi, pukul 09.30 WIB.

Dalam video lain yang dikirimkan oleh Ikbal Firdaus, warga Desa Nambakor, Kabupaten Sumenep, terlihat genangan air setinggi lutut yang menggenangi rumah warga. “Rumah paling parah dampak dari banjir, rumah Bapak Ardi, Desa Nambakor,” jelasnya dalam video itu.
Ikbal juga mengirimkan video lain yang memperlihatkan genangan air di SD Nambakor. Tampak seluruh halaman sekolah tergenang air. Juga termasuk teras dan ruang kelas. Banjir di Madura kali ini terjadi secara merata, mulai dari Kabupaten Bangkalan, Pamekasan, Sampang, hingga Sumenep.







