• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Aktivis lingkungan di Mojokerto.

Keadaan rumah Sujari di Jatidukuh, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto. (Foto: Hanif Nanda/Tugu Jatim)

Tak Terima Istrinya Ditulis Meninggal, Aktivis Lingkungan di Mojokerto Pertimbangkan Langkah Hukum

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
3 years ago
in Pilihan Redaksi
0
Share on FacebookShare on Twitter

MOJOKERTO, Tugujatim.id – Sujari, warga Jatidukuh, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, ini mengaku tidak habis pikir istrinya, Suparmi, 38, ditulis meninggal. Padahal, istri aktivis lingkungan di Mojokerto ini masih hidup. Akibatnya, dia terpaksa tidak mendapatkan bantuan sosial (bansos) pemerintah selama setahun terakhir.

Berdasarkan pantauan Tugu Jatim pada Jumat (24/02/2023), memang ada dua nama Suparmi dalam Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial (SIKS) Kementerian Sosial Republik Indonesia. Suparmi yang berumur 38 tahun adalah istri dari Sujari, sedangkan Suparmi lainnya berusia 45 tahun telah meninggal dunia.

You might also like

Dima Akhyar

Jalan Panjang Dima Akhyar, Dari Jual Motor hingga Direksi PDP Kahyangan Jember

01/06/2026 10:33 AM
Surabaya Vaganza 2026

Surabaya Vaganza 2026 Tetap Meriah Meski Sempat Diwarnai Ancaman Hujan

17/05/2026 9:21 AM

Anehnya, data Suparmi yang telah meninggal dunia tercatat menerima bansos periode November-Desember 2022. Sedangkan Suparmi istri Sujari terpantau tidak menerima bantuan selama 2022.

d026c8a6 701f 438d 8243 9cfd13e0177d 1

Aktivis lingkungan di Mojokerto ini awalnya konfirmasi ke pihak Desa Jatidukuh. Dia begitu kaget karena operator desa mengatakan data yang tertulis menyatakan istrinya meninggal dunia.

“Sejak Kamis (16/02/2023), kami konfirmasi kok saya ga pernah dapat bansos. Setelah dibuka, data istri saya ditulis meninggal,” katanya.

Masih menurut Sujari, dia kehilangan bansos sejak dia aktif menolak galian C. Padahal, dia mendapat bansos sejak 2016.

“Saya dapat bansos sejak 2016. Sejak saya aktif menolak tambang, ya itu sudah tidak dapat bansos lagi, baik itu PKH, raskin, dan lain-lainnya,” jelasnya.

bbd8f109 6ab4 44ca 906c 0880510a8873 1

Berdasarkan pantauan Tugu Jatim, rumah Sujari yang sederhana masih ada stiker penerima PKH, BPNT, dan KIS APBN.

“Saya gak tau kenapa sejak 2022, sebelum Idul Fitri kok ga dapat PKH atau bansos lain,” tambah Suparmi.

Setelah menempuh proses konfirmasi hingga ke Dinas Sosial Kabupaten Mojokerto dan Kantor Pos Mojokerto, Sujari mendapatkan keterangan bahwa datanya sudah diproses dan menunggu pihak desa memberi konfirmasi.

“Saya sudah bolak-balik ke dinsos sama Pos Mojokerto. Ini tinggal nunggu pihak desa. Kalau ga ada kabar dari desa ya saya pertimbangkan langkah hukum,” tutup aktivis lingkungan di Mojokerto itu.

Tags: Aktivis lingkungan di MojokertoAktivis lingkungan tambang di MojokertoBantuan sosial di Kabupaten MojokertoBerita Kabupaten Mojokerto hari iniKabupaten Mojokerto hari iniKasus istri tertulis meninggalKonflik suami tak terima nama istri tertulis meninggalProgram bansos
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Dima Akhyar

Jalan Panjang Dima Akhyar, Dari Jual Motor hingga Direksi PDP Kahyangan Jember

by Mochamad Abdurrochim
01/06/2026 10:33 AM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Dima Akhyar kini dipercaya menjabat Direktur Umum dan Keuangan PDP Kahyangan Jember. Namun, sebelum masuk jajaran direksi...

Surabaya Vaganza 2026

Surabaya Vaganza 2026 Tetap Meriah Meski Sempat Diwarnai Ancaman Hujan

by Mochamad Abdurrochim
17/05/2026 9:21 AM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Surabaya Vaganza 2026 berlangsung meriah pada Sabtu malam (16/05/2026) meski sempat dibayangi cuaca mendung dan ancaman hujan....

59 Biksu Thudong di Pasuruan

59 Biksu Thudong di Pasuruan Singgah di Klenteng Tjoe Tik Kiong

by Mochamad Abdurrochim
13/05/2026 10:16 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id – 59 Biksu Thudong di Pasuruan singgah di Klenteng Tjoe Tik Kiong, Kota Pasuruan pada Rabu (13/05/2026). Kedatangan...

Drama Korea underrated

10 Rekomendasi Drama Korea Underrated yang Jarang Dibahas, Tawarkan Cerita Realistis dan Menyentuh

by Mochamad Abdurrochim
04/05/2026 2:46 PM
0

Tugujatim.id – Drama Korea underrated sering kali luput dari perhatian, meski menghadirkan cerita yang lebih realistis dan emosional. Di tengah...

Next Post
Kuota haji 2023.

Menteri Agama Putuskan Kuota Haji 2023, Kemenag Tuban Belum Terima Pengumuman

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID