MOJOKERTO, Tugujatim.id – Akhir pekan kamu bakal makin asyik dengan mengunjungi desa wisata di Mojokerto. Tentunya, sensasi alam yang sejuk dengan hamparan view yang indah bakal memanjakan mata untuk sekadar relaksasi.
Rekomendasi desa wisata di Mojokerto ini pun bisa membuat kamu bisa quality time bersama keluarga. Pastinya, wisata ini tidak kalah dengan tempat-tempat lainnya yang kekinian.
Nah, berbagai wisata termasuk desa wisata di Mojokerto ini barangkali bisa kamu pertimbangan untuk mengisi akhir pekan bersama keluarga. Sembilan desa wisata yang ber-SK dari Disbudporapar Kabupaten Mojokerto ini yaitu:
1. Desa Bejijong
Desa ini termasuk wilayah Kecamatan Trowulan yang memiliki beragam daya tarik bagi wisatawan. Salah satunya adalah Patung Buddha Tidur. Patung berwarna emas ini memiliki panjang 22 meter, lebar 6 meter, dan tinggi 4,5 meter.
2. Desa Kesiman
Wisata Lore Omah di Desa Kesiman, Trawas, ini dikelola BUMDes setempat. Pengembangan wisata ini dijuluki Mini Pantai. Sebab, wisatawan khususnya anak-anak bisa bermain air sambil bermain pasir layaknya di pesisir pantai dengan melihat panorama alam Gunung Penanggungan dan Welirang.
3. Desa Kebontunggul
Desa yang terletak di Kecamatan Gondang, Mojokerto, itu mempunyai wisata andalan yakni Wisata Lembah Mbencirang. Wisata ini dikelola BUMDes Gajah Mada. Wisata yang diresmikan pada 4 September 2019 itu berjarak sekitar 20 km dari pusat Kota Mojokerto.
4. Desa Penanggungan
Desa yang masuk dalam wilayah Kecamatan Trawas ini terkenal dengan wisata sawah organiknya. Hamparan sawah hijau nan luas siap menyapa wisatawan yang datang berkunjung. Selain itu, ada pula air terjun yang dinamakan Coban Watu Gilang oleh warga sekitar.
5. Desa Ketapanrame
Berada tidak jauh dari wisata Taman Ghanjaran, wisata Sumber Gempong berlokasi di Ketapanrame, Kecamatan Trawas. Beragam permainan bisa dinikmati di area wisata Sumber Gempong Desa Ketapanrame. Mulai dari kolam pemandian, wahana ATV, wahana bebek air, kuda tunggang, sepeda layang, hingga wahana kereta sawah.
6. Desa Claket
Desa yang terletak di kaki Gunung Welirang itu mempunyai sebuah taman berkonsep Jepang yang dilengkapi gerbang Kuil Tori yang berada di taman tersebut. Konsep itu hasil kerja sama dengan sebuah universitas swasta dari Surabaya.
7. Desa Ngembat
Desa yang termasuk dalam wilayah Kecamatan Gondang ini menonjolkan sisi kearifan lokal dengan menu kuliner khasnya yakni Nasi Bindeng. Nasi itu merupakan nasi yang dimasak dalam bambu jawa (bambu ori/petung) dengan bantuan kayu bakar.
Nasi Bindeng biasanya dipadukan dengan masakan lokal lainnya yaitu Umbut yang merupakan masakan lauk lokal yang dibuat dari rotan muda (pupus rotan), kemudian dimasak dengan bumbu pecel.
8. Desa Gumeng
Desa di kawasan Kecamatan Gondang ini termasuk desa yang sejuk dan asri serta jauh dari keramaian. Warga setempat mempunyai produk makanan khas Desa Gumeng yaitu Keripik Pisang Gumeng (Kemeng) dan Keripik Bote. Pada 2016 lalu Kaesang Pangarep, putra Presiden RI Joko Widodo, pernah menjalani KKN di desa ini.
9. Desa Selotapak
Dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata (pokdarwis) Desa Selotapak, Trawas, ini memanfaatkan pemandangan megahnya gunung dan hamparan sawah untuk menarik pengunjung saat liburan.







