• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ilustrasi ghosting. (Foto: Pixabay/Tugu Jatim)

Ilustrasi ghosting. (Foto: Pixabay/Tugu Jatim)

Cara Mengatasi Ghosting ala Psikolog sekaligus Dosen UIN Malang Fuji Astutik

Redaksi by Redaksi
5 years ago
in News, Tips
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Baru-baru ini, populer istilah ghosting yang ramai diperbincangkan di media sosial (medsos). Topik ini pun semakin populer pasca kandasnya hubungan putra Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep, dengan Felicia Tissue. Di situlah Kaesang dituding melakukan ghosting.

Ghosting sendiri adalah sebuah tindakan mengakhiri hubungan tanpa penjelasan. Di mana semula orang yang tadinya dekat dengan Anda atau berkomunikasi intens, tiba-tiba menghilang tanpa kabar begitu saja. Terlebih, Anda yang punya harapan lebih. Artinya, mungkin bisa saja Anda menjadi korban ghosting.

You might also like

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

21/07/2026 8:30 PM
Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

21/07/2026 7:17 PM

Nah, kali ini Tugu Malang ID, partner Tugu Jatim, mengulas sejumlah hal menarik soal fenomena ghosting ini dalam #liveigtugumalangid Rabu (17/o3/2021). Bersama Psikolog dan dosen Psikologi UIN Maliki Malang Fuji Astutik MPSi, fenomena ini dibedah habis mulai dari apa itu ghosting hingga bagaimana cara mengatasinya secara psikologi.

2dd1e992 1d05 4519 88a3 f56931c4ef10

Dalam hal ini, Fuji juga membeberkan hasil survei penelitiannya. Hasilnya, 75 persen orang pernah merasakan di-ghosting. Bahkan, 35 persen korban ghosting ini juga pernah melakukan ghosting secara tanpa sadar.

“Artinya, di sini problemnya bukan soal menjadi pelaku atau korban. Tapi lebih pada aspek kognitif, yaitu pola pikir atau cara pandang seseorang dalam menyikapi sebuah hubungan percintaan,” ungkapnya.

Menurut Fuji, problem dasar dari fenomena ghosting rata-rata terjadi karena ada ekspektasi berlebih dari salah satu pihak untuk melanjutkan hubungan komunikasi mereka ke arah yang serius. Sementara itu, lawan pasangan tidak menyambutnya.

“Jadilah dia sebagai korban ghosting,” terangnya.

CEO Tugu Malang ID Irham Toriq dan Fuji Astutik saat membahas soal ghosting. (Foto: Azmy/Tugu Jatim)
CEO Tugu Malang ID Irham Toriq dan Fuji Astutik saat membahas soal ghosting. (Foto: Azmy/Tugu Jatim)

Di sinilah kemudian secara psikologi, Fuji melanjutkan, ada 2 tipe cara orang dalam menyelesaikan masalah. Pertama, dengan memberikan penjelasan (approach) dan kedua dengan cara menghindar (avoid) atau populer disebut “mundur teratur”.

“Maksud dia komunikasi itu membantu mungkin, tapi si pasangan berharap lebih, maka jadinya dia mundur perlahan. Salah satu caranya ya menghilang (ghosting) itu tadi. Rata-rata cara ini dilakukan oleh mereka yang pola komunikasinya tidak baik,” jelasnya.

Lebih jauh, akibat perilaku ghosting ini dalam beberapa kasus mungkin akan menimbulkan rasa trauma pada korbannya. Fuji menerangkan, ada banyak cara untuk mengatasinya. Paling penting dari semua tergantung pada pola kognitif dalam memandang sebuah hubungan.

Misalnya, sumber kebahagiaan sebenarnya tidak hanya bisa didapat dari satu orang saja. Karena sumber kebahagiaan bisa didapat dari siapa saja dan dari apa saja. Seperti orang tua, anak, atau sahabat misalnya.

“Kalau tidak bisa, konsultasi ke psikolog juga bisa nanti akan ada banyak metode untuk mengatasinya,” tambah Fuji.

Terlepas dari itu semua, Fuji punya solusi jitu dan sederhana untuk mengatasi itu. Yakni, dengan cara memulai untuk memaafkan. Kedua, mulailah untuk berdamai dengan diri sendiri.

Dan memiliki harapan itu boleh-boleh saja asalkan jangan sampai menyiksa diri sendiri, apalagi sampai timbul rasa trauma, bahkan sampai ada keinginan rasa untuk balas dendam.

“Secara psikoanalisa, itu tidak bagus. Jika sampai ada rasa ingin balas dendam, artinya itu ‘unfinished business‘. Ada yang belum selesai dalam dirinya. Itu tidak bagus dan malah justru akan menimbulkan kecemasan baru,” jelas dia.

Nah, akhir kata, jika Anda terjebak dalam fenomena ini, sebaiknya mulailah memaafkan dan berdamai dengan diri sendiri. Masih ada sumber kebahagiaan lain yang berhak kita dapatkan. (azm/ln)

Tags: Cara mengatasi ghostingKorban ghostingPsikologUIN Malang
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Next Post
Wardah Beauty Malang memberikan tip kecantikan saat acara Tugu Media Group Goes to School di SMAN 10 Malang, Kamis (18/03/2021). (Foto : Mila Arinda/Tugu Jatim)

Wardah Beauty Malang Bagi Tip Kecantikan di Gelaran Tugu Media Group Goes To School di SMAN 10 Malang

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID