• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
pura segara kenjeran tugu jatim

Pawai Ogoh-ogoh di Pura Segara Kenjeran Surabaya, pada Selasa (21/3/2023) sore. Foto: Izzatun Najibah/Tugu Jatim

Pawai Ogoh-ogoh di Pura Segara Kenjeran Surabaya, Wujud Toleransi Umat Beragama

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
3 years ago
in Peristiwa
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Merayakan Hari Raya Nyepi, umat Hindu di Pura Segara Kenjeran Surabaya menyelenggarakan Pawai Ogoh-ogoh pada Selasa (21/3/2023) sore.

Perayaan ini tak hanya diramaikan oleh umat Hindu saja, seluruh kalangan masyarakat hadir untuk ikut menikmati. Sehingga menjadi wujud toleransi di Surabaya, Jawa Timur.

You might also like

Rumah warga Dau.

Teror Dini Hari, Rumah Warga Dau Malang Diduga Dibakar Orang Tak Dikenal saat Penghuni Tertidur

06/07/2026 7:27 PM
Truk trailer di Surabaya.

Sopir Ngantuk, Truk Trailer di Surabaya Terperosok lalu Tabrak Pagar Rumah Purnawirawan Polri 

06/07/2026 7:04 PM

Ogoh-ogoh adalah karya seni berbentuk patung dalam kebudayaan masyarakat Hindu yang menggambarkan kepribadian Bhuta Kala. Biasanya ogoh-ogoh berukuran besar dan digotong oleh beberapa orang untuk diarak ketika pawai.

pura segara kenjeran tugu jatim
Pawai Ogoh-ogoh di Pura Segara Kenjeran Surabaya, pada Selasa (21/3/2023) sore. Foto: Izzatun Najibah/Tugu Jatim

“Kalau makna dari ogoh-ogoh sendiri adalah simbol dari kejahatan dalam diri kita sendiri. Ogoh-ogoh itu nanti akan dibakar setelah diarak. Di dalam diri kita pasti ada sifat iri, dengki, mudah-mudahan di tahun baru ini sifaf-sifat tersebut dapat dimusnahkan seperti dibakar,” kata Ketua Panitia Perayaan Pawai Ogoh-ogoh di Pura Segara Kenjeran Surabaya, I Made Jumanta Yoga, pada Selasa (21/3/2023).

Sebanyak enam ogoh-ogoh dengan berbagai karakter diarak oleh puluhan orang. Hanya ada setiap setahun sekali, perayaan ini mengundang animo tinggi dari masyarakat Surabaya. Tak hanya yang beragama Hindu, umat agama lain juga hadir turut mewarnai kemeriahan Pawai Ogoh-ogoh yang digelar oleh Pura Segara Kenjeran tersebut.

“Tidak hanya umat Hindu sektor Kenjeran. Biasanya ada masyarakat yang ikut gabung ngangkat ogoh-ogoh, kami persilahkan. Boleh-boleh saja,” ujar Made Jumanta.

Hal tersebut menjadi selaras dengan tema nasional Hari Raya Nyepi 2023 ini yakni “Melalui Dharma Agama dan Dharma Negara Kita Sukseskan Pesta Demokrasi Indonesia”.

“Biasanya tahun-tahun politik masalah toleransi menjadi konflik. Di Surabaya setiap hari perayaan agama selalu diisi ornamen-ornamen setiap agama, salah satunya saat Nyepi. Jadi toleransi di Surabaya sangat perlu ditingkatkan,” paparnya.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi juga hadir membuka pawai ogoh-ogoh. Dia mengingatkan pesan toleransi yang terlihat dari perayaan umat Hindu tersebut.

pura segara kenjeran tugu jatim
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi membuka pawai ogoh-ogoh. Foto: Izzatun Najibah/Tugu Jatim

“Dari pawai ogoh-ogoh ini, kita bisa lihat bahwa yang datang nggak cuma umat Hindu, tetapi juga ada umat Muslim, ada Kristen, Konghuchu, dan Buddha. Sehingga kita bisa melihat budaya yang ada di Kota Surabaya. Semua menyambut Hari Raya Nyepi, ini menunjukkan toleransi,” ucap Eri Cahyadi.

Menurutnya, toleransi akan memperkuat persatuan bangsa agar tidak mudah terpecah belah. Seperti halnya yang dulu pernah diajarkan oleh para pahlawan dalam merebut kemerdekaan Indonesia.

“Toleransi inilah yang dulunya merebut kemerdekaan untuk menjadikan Kota Surabaya sebagai Kota Pahlawan. Karena itulah toleransi harus kita jaga betul. Dengan toleransi akan menjadi kuat, siapapun yang mengubah ideologi pancasila yang ada di Kota Surabaya maka dia adalah musuh kita bersama,” imbuhnya.

Eri Cahyadi juga berterima kasih kepada seluruh warga Surabaya yang turut menjaga persaudaraan antar agama, etnis, dan budaya, sehingga dapat membetuk Kota Surabaya sebagai Kota Toleransi.

“Matur nuwun (terima kasih) untuk seluruh umat yang ada di Kota Surabaya yang selama ini menjaga kedamaian Kota Surabaya, memberikan kesempatan seluruh umat untuk beribadah sesuai dengan kepercayaan masing-masing. Keyakinan kita adalah pilihan kita, tapi persaudaraan menjadi tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.

Tags: berita Surabayaberita Surabaya hari iniPawai ogoh-ogohpura segara kenjeranSurabaya
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

Rumah warga Dau.

Teror Dini Hari, Rumah Warga Dau Malang Diduga Dibakar Orang Tak Dikenal saat Penghuni Tertidur

by Dwi Linda
06/07/2026 7:27 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebuah rumah milik warga di Jalan Melati Nomor 28, Desa Mulyoagung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, diduga menjadi...

Truk trailer di Surabaya.

Sopir Ngantuk, Truk Trailer di Surabaya Terperosok lalu Tabrak Pagar Rumah Purnawirawan Polri 

by Dwi Linda
06/07/2026 7:04 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Sopir truk trailer diduga kehilangan konsentrasi akibat mengantuk di Jalan Raya Banjarsugihan, Kecamatan Tandes, Kota Surabaya, Senin...

Konser Denny Caknan.

21 Penonton Konser Denny Caknan di Surabaya Jadi Korban Kericuhan, 12 Dirawat di RS

by Dwi Linda
06/07/2026 4:33 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Sebanyak 21 orang menjadi korban dalam insiden desak-desakan saat konser gratis penyanyi Denny Caknan pada gelaran Pesta...

Mayat bayi.

Mayat Bayi Bertali Pusar Mengapung di Saluran Irigasi Bululawang Malang, Polisi Selidiki Penyebabnya

by Dwi Linda
04/07/2026 12:46 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Warga Desa Sukonolo, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Jatim, geger dengan penemuan mayat bayi laki-laki di saluran irigasi...

Next Post
Laporan Pelanggaran Kode Etik 2 PPS dan 3 Pantarlih di Tuban Diproses

Laporan Pelanggaran Kode Etik 2 PPS dan 3 Pantarlih di Tuban Diproses

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID