• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
ma'ruf amin tugu jatim

Siti Nur Azizah menyampaikan materi di hadapan santri Pondok Pesantren Bumi Shalawat Sidoarjo. Foto: Rochim/Tugu Jatim

Putri Wapres Ma’ruf Amin Kampanye Program Jelita di Ponpes Bumi Shalawat Sidoarjo

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
3 years ago
in Pilihan Redaksi
0
Share on FacebookShare on Twitter

SIDOARJO, Tugujatim.id – Stigma jorok dan kumuh kerap menempel pada pondok pesantren (ponpes). Untuk merubah mindset tersebut, dibutuhkan gerakan yang besar dan memberikan kepercayaan kepada masyarakat bahwa pesantren jauh dari pandangan itu.

Hal tersebut disampaikan Dewan Penasehat NU Circle, Dr Hj Siti Nur Azizah di hadapan santri Ponpes Bumi Shalawat, Sidoarjo, Jawa Timur, dalam program Paragon Goes to Pesantren Bumi Shalawat, pada Senin (3/4/2023).

You might also like

Dima Akhyar

Jalan Panjang Dima Akhyar, Dari Jual Motor hingga Direksi PDP Kahyangan Jember

01/06/2026 10:33 AM
Surabaya Vaganza 2026

Surabaya Vaganza 2026 Tetap Meriah Meski Sempat Diwarnai Ancaman Hujan

17/05/2026 9:21 AM

Menurut putri Wakil Presiden (Wapres) RI, KH Ma’ruf Amin itu, stigma tersebut sudah lama tersingkirkan dari pemikiran masyarakat. Sebab, dalam pembelajaran pesantren yang pertama diajarkan yakni kebersihan. Maka, harus disampaikan ke khalayak umum. Bahwa hal itu tidak benar.

Kata dia, pengelolaan sampah yang baik akan berpengaruh pada pembentukan kualitas SDM. Salah satunya dengan menjaga lingkungan bersih dan sehat.

“Kalau tidak dikelola dengan baik, juga ada pengaruhnya kepada para santri. Untuk itu, harus ada bank sampah yang masih memiliki nilai ekonomis bisa daur ulang. Sementara sampah yang organik dimanfaatkan untuk kesuburan tanah,” ucap Siti Nur Azizah.

Dengan adanya gerakan Jemput Limbah Sampah Rumah Tangga (Jelita) ke pesantren, kata dia, menjadi gerakan bersama-bersama menjaga lingkungan dari sampah. Karena sumber sampah dari manusia, maka harus dikelola.

“Jadi santri-santri kalau lingkungannya tidak bersih, maka tidak sehat. Kalau tidak sehat maka mempengaruhi kecerdasaan, kemampuan berkreasi, mengekpresikan diri maupun perkembangannya,” ucapnya.

Jelas dia, Jelita sudah dikampanyekan sejak 2019 lalu. Percontohannya di rumah susun di wilayah Jakara Timur. Jelita diharapkan menjadi gerakan nasional untuk mengatasi permasalahan sampah di Indonesia, khususnya di pesantren.

Dewan Pengasuh Ponpes Bumi Shalawat Sidoarjo, KH Robith Fuad menuturkan bahwa pengelolan sampah sudah diterapkan di pesantrennya dengan memisahkan sampah organik maupu non organik. “Kalau kita tidak menyebutnya bank sampah, tapi hal prakteknya sudah kita terapkan,” ujarnya.

Head of Stakeholder Management Paragon, M Adi Yasir Maulana mengatakan bahwa semangat itu yang dibawa oleh Paragon Corp. Dengan memberikan pengetahuan materi pentingnya kebersihan kepada santri, setidaknya berdampak positif bagi mereka, baik menjaga kebersihan diri maupun lingkungan.

“Makanya kita juga ingin berbagi produk dari Paragon kepada santri. Agar kebersihan diri juga akan berdampak baik pada lingkungan,” ucapnya.

Tags: berita sidoarjoberita sidoarjo hari iniMa'ruf Aminparagon goes to pesantrenSidoarjo
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

Dima Akhyar

Jalan Panjang Dima Akhyar, Dari Jual Motor hingga Direksi PDP Kahyangan Jember

by Mochamad Abdurrochim
01/06/2026 10:33 AM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Dima Akhyar kini dipercaya menjabat Direktur Umum dan Keuangan PDP Kahyangan Jember. Namun, sebelum masuk jajaran direksi...

Surabaya Vaganza 2026

Surabaya Vaganza 2026 Tetap Meriah Meski Sempat Diwarnai Ancaman Hujan

by Mochamad Abdurrochim
17/05/2026 9:21 AM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Surabaya Vaganza 2026 berlangsung meriah pada Sabtu malam (16/05/2026) meski sempat dibayangi cuaca mendung dan ancaman hujan....

59 Biksu Thudong di Pasuruan

59 Biksu Thudong di Pasuruan Singgah di Klenteng Tjoe Tik Kiong

by Mochamad Abdurrochim
13/05/2026 10:16 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id – 59 Biksu Thudong di Pasuruan singgah di Klenteng Tjoe Tik Kiong, Kota Pasuruan pada Rabu (13/05/2026). Kedatangan...

Drama Korea underrated

10 Rekomendasi Drama Korea Underrated yang Jarang Dibahas, Tawarkan Cerita Realistis dan Menyentuh

by Mochamad Abdurrochim
04/05/2026 2:46 PM
0

Tugujatim.id – Drama Korea underrated sering kali luput dari perhatian, meski menghadirkan cerita yang lebih realistis dan emosional. Di tengah...

Next Post
Proyek strategis nasional.

Songsong Proyek Strategis Nasional, Bupati Tuban Dorong Penguatan Sektor UMKM dan Ekonomi

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID