• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Penyakit lato-lato.

Tim kesehatan hewan Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP2P) Kabupaten Tuban menangani sapi yang terserang LSD. (Foto: Diskominfo Tuban)

Cara Atasi Penyakit Lato-Lato atau LSD pada Ternak, Ini Tips Dinas Pertanian Tuban 

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
3 years ago
in Pilihan Redaksi
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Penyakit virus Lumpy Skin Disease (LSD) atau penyakit lato-lato menyerang sapi di Tuban. Tandanya, muncul benjolan pada kulit sapi, terutama pada bagian leher, punggung, dan perut.

Selain benjolan, sapi yang terinfeksi penyakit lato-lato juga dapat mengalami demam, kehilangan nafsu makan, lesu, dan mengalami penurunan produksi susu.

You might also like

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

21/07/2026 11:17 AM
Eksfoliasi

7 Kandungan dalam Moisturizer yang Dapat Membantu Menenangkan Kulit setelah Eksfoliasi

17/07/2026 3:30 PM

Untuk menangani penyakit lato-lato, Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP2P) Kabupaten Tuban akan berbagi tips yang dilansir dari media Centre Tuban. Bagaimana penanganan sapi yang terjangkit LSD. Simak ya!

Medik Veteriner Sub Koordinator Penjaminan Kesehatan Hewan DKP2P Kabupaten Tuban Septi Kusumaningtyas mengatakan, terpenting penanganan penyakit lato-lato ini adalah memberikan makanan tinggi protein dan vitamin E yang bisa merawat kulit.

“Karena LSD menyerang kulit, jadi kita bisa merawat kepada nodul-nodul (benjolan, red) dari luar, disertai suportif obat dan makanan tinggi protein untuk pemulihan dari dalam,” jelasnya.

Penyakit lato-lato di Tuban.
Sapi di Kabupaten Tuban terserang LSD. (Foto: Diskominfo Tuban)

Septi, sapaan akrabnya, menerangkan, penting pula memberikan asupan protein yang bisa didapat dari ramuan daun sambiloto dan bawang putih yang direbus ditambah madu dan telur. Selain itu, memberikan pakan daun dari tumbuhan kacang-kacangan yang mengandung vitamin E yang masih segar.

“Makanan ini bagus untuk penyembuhan kulit sapi,” ungkapnya.

Dia melanjutkan, yang paling sering dilakukan peternak yaitu memandikan hewan ternaknya yang terjangkit. Sebab, untuk menghindari perubahan suhu air yang tinggi, nantinya akan memperparah tinggi suhu badan ternak.

“Ini saya mengingatkan kepada para peternak untuk tidak memandikan sapi yang sakit,” pesannya.

Untuk perawatan dari luar, peternak hanya perlu menyemprot luka pada nodul berupa pestisida alami dengan cara disemprotkan perlahan.

Bahan-Bahan Pestisida Alami

Bagaimana cara membuat bahan pestisida alami? Pertama, rendam tembakau pada air panas selama satu malam. Kemudian ditambah rimpang dlingo, bawang putih, dan daun sirsak yang direbus menggunakan dua liter air. Setelah hangat, tambahkan satu sendok makan sabun colek, diaduk, lalu diamkan selama semalam.

“Untuk menggunakan pestisida ini setiap 10 ml untuk 10 liter air,” ucapnya.

Ramuan pestisida alami ini juga bisa disemprotkan secara perlahan dan ke sekitar kandang. Bisa juga untuk menyemprot alat makan ternak untuk menghilangkan vektor atau sumber pembawa virus, seperti lalat, caplak, nyamuk, serta sterilisasi semua benda di dalam kandang.

“Ini menjaga agar semua yang ada di kandang steril, dan terpenting menghilangkan vektor,” sambungnya.

Septi mengaku, proses penyembuhan setiap ternak berbeda-beda tergantung daya tahan tubuhnya endiri. Karena itu, penting memberikan asupan makanan yang kaya vitamin dan protein, serta memisahkan ternak yang sakit dengan yang sehat.

Tags: Berita Kabupaten Tuban hari iniBerita penyakit LSDKabupaten Tuban hari iniKasus penyakit LSDKasus penyakit LSD di TubanPencegahan LSDPenyakit lato pada sapiPenyakit LSD pada sapiSapi terserang penyakit lato
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 11:17 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Alih-alih kendaraan bermotor, panitia gelaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang...

Eksfoliasi

7 Kandungan dalam Moisturizer yang Dapat Membantu Menenangkan Kulit setelah Eksfoliasi

by Mochamad Abdurrochim
17/07/2026 3:30 PM
0

Tugujatim.id - Melakukan eksfoliasi menjadi salah satu langkah perawatan kulit untuk membantu mengangkat sel kulit mati sehingga wajah terasa lebih...

Oversized Outfit

Cara Memakai Oversized Outfit agar Tetap Terlihat Proporsional

by Mochamad Abdurrochim
17/07/2026 2:45 PM
0

Tugujatim.id – Oversized Outfit kini menjadi salah satu gaya fashion yang banyak dipilih karena menawarkan tampilan stylish sekaligus nyaman untuk...

Outfit Timeless

15 Fashion Item Outfit Timeless yang Tidak Pernah Ketinggalan Zaman

by Mochamad Abdurrochim
16/07/2026 3:46 PM
0

Tugujatim.id – Outfit timeless memang nggak pernah kehilangan pesonanya. Di saat tren fashion datang dan pergi begitu cepat, justru gaya...

Next Post
Tradisi rewangan.

Tradisi Rewangan di Solo Jawa Tengah yang Makin Memudar di Kalangan Milenial

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID