• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Tradisi rewangan.

Ilustrasi tradisi rewangan. (Foto: Alberto Viyandika Putra Remetwa/Tugu Jatim)

Tradisi Rewangan di Solo Jawa Tengah yang Makin Memudar di Kalangan Milenial

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
3 years ago
in Uncategorized
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Tradisi di Jawa Tengah, khususnya di Kota Solo, masih terus dilestarikan meski mulai memudar di kalangan milenial. Namanya tradisi rewangan.

Tradisi rewangan dilakukan saat mendapatkan undangan pesta atau hajatan di mana penyelenggaranya jarang menggunakan jasa katering untuk makan para tamu. Tapi, mereka justru memakai jasa para warga sekitar untut turut membantu mempersiapkan makanan dan minuman untuk para tamu. Mereka akan gotong royong untuk menyukseskan acara.

You might also like

Blitar

Eks Direktur BPR Kota Blitar Jadi Tersangka Korupsi Kredit Musiman, Rugikan Negara Ratusan Juta

20/05/2026 7:17 PM
Cuaca Jatim

Cuaca Jatim Hari Ini Didominasi Berawan dan Hujan Ringan

14/05/2026 6:13 AM

Tradisi rewangan ini sering kali ditemukan di wilayah pedesaan yang ada di Jawa Tengah. Tradisi ini cukup menguntungkan bagi yang punya hajatan jika bujet tidak terlalu banyak. Pembagian tugas dari rewangan ini tidak terlalu spesifik, masyarakat dengan sendirinya langsung mengerjakan apa yang harus dilakukan atau belum dikerjakan.

Menariknya, tradisi rewangan ini tidak mematok tarif. Sebab, tradisi ini kegiatan sukarela dari warga sekitar. Namun tidak ada paksaan juga bagi tuan rumah untuk memberi uang kepada masyarakat sebagai bentuk rasa terima kasih.

Tradisi ini bagi masyarakat Jawa merupakan hal wajib yang harus dilakukan karena jika ada satu warga yang tidak mau rewang maka ada sanksi sosial tersendiri yang akan diterima. Contohhnya jika ada tetangga memiliki hajatan, semua tetangga ikut rewang. Namun, ada tetangga lain yang tidak mau ikut membantu maka jika tetangga itu membuat hajatan dipastikan warga sekitar yang lain tidak mau membantu.

Sayangnya, tradisi rewangan ini kian memudar. Padahal, tradisi rewang ini juga memiliki hal yang positif seperti dapat menjaga tali silaturahmi yang baik antar tetangga dan bersosialisasi dengan warga lainnya. Rewangan ini harus terus selalu ada dikarenakan kita sebagai manusia tentu selalu memerlukan bantuan dari orang lain juga apalagi bantuan dari tetangga sekitar. Kita sebagai generasi harus terus ikut melestarikan kebudayaan rewang ini dengan cara jika ada tetangga yang membuat hajatan datang dan membantu.

Writer: Alberto Viyandika Putra Remetwa (Magang)

Editor: Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Blitar

Eks Direktur BPR Kota Blitar Jadi Tersangka Korupsi Kredit Musiman, Rugikan Negara Ratusan Juta

by Mochamad Abdurrochim
20/05/2026 7:17 PM
0

KOTA BLITAR, Tugujatim.id - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Blitar menetapkan dua orang tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor)...

Cuaca Jatim

Cuaca Jatim Hari Ini Didominasi Berawan dan Hujan Ringan

by Mochamad Abdurrochim
14/05/2026 6:13 AM
0

Tugujatim.id - Prakiraan cuaca Jatim Kamis (14/05/2026) didominasi kondisi berawan dengan suhu rata-rata 22-32°C di sebagian besar wilayah. Hanya Lumajang,...

Film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan

Diserbu Penonton, Film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan Putar Lebih Awal di 40 Kota

by Mochamad Abdurrochim
11/05/2026 12:16 PM
0

JAKARTA, Tugujatim.id – Film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan diserbu penonton saat program persembahan awal atau “Nonton Duluan”...

Pelajar 14 tahun Tewas

Gagal Nyalip, Pelajar 14 Tahun Tewas dalam Kecelakaan dengan Truk Sampah di Tuban

by Mochamad Abdurrochim
08/05/2026 9:04 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor dan truk sampah terjadi di Jalan Raya Desa Sadang, Kecamatan...

Next Post
Film Jin Khodam.

Film Jin Khodam Tayang 25 Mei 2023, Siap-Siap Rasakan Sensasi Diteror!

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID