• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Momen peringatan lima tahun bom Surabaya, di GKI Dipo, pada Sabtu (13/5/2023) malam. Foto: Izzatun Najibah/Tugu Jatim

Momen peringatan lima tahun bom Surabaya, di GKI Dipo, pada Sabtu (13/5/2023) malam. Foto: Izzatun Najibah/Tugu Jatim

Peringatan 5 Tahun Bom Surabaya, Sejumlah Komunitas Gelar Dialog Lintas Iman

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
3 years ago
in Peristiwa
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Peringatan lima tahun bom Surabaya, sejumlah komunitas menggelar dialog lintas iman di Gereja Kristen Indonesia Diponegoro (GKI Dipo), satu dari tiga lokasi gereja bom bunuh diri 2018, pada Sabtu (13/5/2023) malam.

Sejumlah komunitas tersebut berasal dari Roemah Bhinneka Moeda, GKI Dipo, Media Idenera, Filsafat UKWMS, GUSDURian Surabaya, dan Himapro SAA UINSA.

You might also like

BGN

Eks Kepala BGN Jadi Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Modus hingga Harta Kekayaan Dadan Hindayana Terkuak

03/06/2026 10:41 PM
Lansia di Surabaya.

Ruko Terbakar, Lansia di Surabaya Jadi Korban Tewas Diduga Hirup Asap Pekat saat Selamatkan Diri

31/05/2026 7:55 PM
WhatsApp Image 2023 05 14 at 14.58.27 2
Momen peringatan lima tahun bom Surabaya, di GKI Dipo, pada Sabtu (13/5/2023) malam. Foto: Izzatun Najibah/Tugu Jatim

“Acara kemarin merupakan peringatan akan pasca peristiwa bom Surabaya 13 Mei lima tahun silam. Dalam kegiatan ini kami ingin mengajak rekan-rekan sekalian yang hadir untuk merefleksikan kejadian ini, bukan dengan nada yang semarak dan meriah, namun demi menghormati korban kemanusiaan serta melanjutkan semangat persaudaraan yang disisakan sebagai memori dari para korban,” kata ketua pelaksana kegiatan, Wicaksana Isa, pada Sabtu (13/5/2023) malam.

Mengambil tajuk “Refleksi Peristiwa 13 Mei dalam Kacamata Anak Muda”, Isa mengatakan bahwa pihaknya ingin menggelorakan semangat anak muda untuk terus memelihara ingatan sejarah dan berjuang demi keharmonisan hidup bersama.

“Kita bisa melihat bagaimana antusiasme, daya kritis dan reflektif, serta perspektif anak muda dalam melihat peristiwa yang terjadi di sekitar mereka. Kita bisa melihat bahwa jiwa antusias anak muda terwadahi dalam acara tersebut, sehingga tugas kita selanjutnya adalah mendidik dan mengarahkan (di mana anak muda juga harus mau belajar dan terbuka) generasi selanjutnya,” ucapnya.

Memperjumpakan umat lintas iman, dialog interaktif di dalamnya menjadikan suasana gelaran peringatan lima tahun bom Surabaya semakin khusyuk.

Sebagaimana diketahui, peledakan bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya (GPPS, GKI Dipo, dan GSMTB) pada 2018 silam meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat Indonesia, khususnya Surabaya.

Malam semakin hangat kala seluruh peserta menyelakan lilin bersama. Dalam genggaman satu dan dua tangan, gemerlap cahaya lilin dalam satu ruangan yang tak terlalu luas itu membuat suasana semakin hening. Doa demi doa dipanjatkan untuk korban tragedi 13 Mei 2018.

WhatsApp Image 2023 05 14 at 14.58.28
Momen peringatan lima tahun bom Surabaya, di GKI Dipo, pada Sabtu (13/5/2023) malam. Foto: Izzatun Najibah/Tugu Jatim

Salah satu Pendeta GKI Diponegoro, Claudia Stefani mengatakan bahwa momen peringatan bom Surabaya memang layak diingat untuk menjadi refleksi yang positif.

“Kita bisa melihat peristiwa yang negatif itu menjadi hal yang konstruktif. Ke depan untuk sebuah rumah bangsa yang menjadi tanggung jawab kita merawatnya supaya semangat terus tumbuh ada di dalam diri kita semua. Apalagi ini banyak anak muda, supaya kecintaan terhadap negara ini membuat mau bersikap kritis,” ucapnya.

Baginya, tak dapat dipungkiri bahwa masih banyak anak muda di era saat ini yang bersikap apatis terhadap sejarah, tragedi bom Surabaya, sehingga menjadi pekerjaan rumah dalam menjaga nilai-nilai keutuhan negara.

“Tapi kita sebagai generasi tua ya perlu mendampingi, memotivasi, dan mendorong mereka ayo peduli. Merawat keutuhan bangsa dan menolak segala nilai, pandangan, dan keutuhan dari sikap ekstrimisme serta kebencian atas nama agama atau apapun itu. Kita menyikapinya tidak harus membenci mereka, tetapi bagaimana menolong mereka untuk bisa keluar dari pendapat yang keliru itu,” imbuhnya.

Lima tahun berlalu. Sebagai pimpinan jamaah di GKI Dipo, Claudia melihat banyak umat Kristen di gereja yang sudah mulai bangkit dari keterpurukan di masa lalu. Sebab, kunci untuk pulih dari rasa luka ialah dengan mengubah rasa benci menjadi sebuah pengampunan.

“Jemaah beragam, tapi sebagaian besar bisa melihat dan menyikapinya secara positif dan itu tentu dengan kita mengajak mari mengejawantahkan, mengaplikasikan nilai-nilai kita. Tidak usah membalas satu hal yang buruk dengan kejahatan tapi membalasnya dengan kasih,” pesannya.

Claudia mengatakan, meskipun saat ini sudah tidak terjadi aksi bom bunuh diri di berbagai lokasi di Indonesia, tentu kejadian 13 Mei 2018 tidak dapat dilupakan begitu saja. “Walaupun tidak terjadi lagi di sekitar kita tapi kita tidak boleh menutup mata bahwa bibit-bibit ekstrimisme dan radikalisme itu ada dan nyata dan itu masih menjadi ancaman,” pungkasnya.

Tags: berita Surabayaberita Surabaya hari inibom surabayaperingatan bom surabayaSurabaya
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

BGN

Eks Kepala BGN Jadi Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Modus hingga Harta Kekayaan Dadan Hindayana Terkuak

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 10:41 PM
0

Tugujatim.id - Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, resmi ditahan Kejaksaan Agung (Kejagung) setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus...

Lansia di Surabaya.

Ruko Terbakar, Lansia di Surabaya Jadi Korban Tewas Diduga Hirup Asap Pekat saat Selamatkan Diri

by Dwi Linda
31/05/2026 7:55 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Rumah toko (ruko) dua lantai di Jalan Sidoyoso IV Nomor 51, Kelurahan dan Kecamatan Simokerto, Surabaya, Minggu...

Truk parkir.

Pemotor Tewas Tabrak Truk Parkir di Lawang Malang, Ini Kronologinya!

by Dwi Linda
31/05/2026 5:05 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kecelakaan maut melibatkan pemotor vs truk parkir terjadi di Jalan Raya Dr Sutomo, Desa Turirejo, Kecamatan Lawang,...

Kecelakaan maut.

Pasca 2 Korban Tewas Jeep Kecelakaan Maut di Turunan Ekstrem Gunung Bromo, TNBTS Evaluasi Kelayakan Jeep bagi Sektor Pariwisata

by Dwi Linda
31/05/2026 4:30 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id - Kecelakaan maut menggunakan jeep terjadi di jalur turunan ekstrem Letter S, Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan,...

Next Post
perindo kabupaten mojokerto tugu jatim

Perindo Targetkan 3 Kursi DPRD Kabupaten Mojokerto

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID