• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ubur-ubur di Probolinggo.

Ubur-ubur di perairan Mayangan, Probolinggo. Salah satu ubur-ubur terperangkap sampah plastik pada Rabu (10/05/2023). (Foto: Bayu Eka/Tugu Jatim)

Dermaga Mayangan, Rumah Singgah Ubur-Ubur di Probolinggo sejak 50 Tahun Lalu

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
3 years ago
in Wisata
0
Share on FacebookShare on Twitter

PROBOLINGGO, Tugujatim.id – Ubur-ubur di Probolinggo menjadi tontonan unik bagi masyarakat di tepian Dermaga Pantai Mayangan, Probolinggo, Jatim, Rabu sore (10/05/2023). Tidak hanya mengamati dari bibir dermaga, puluhan orang pun mandi dan berenang di dekat lokasi ubur-ubur tersebut.

Kemunculan ubur-ubur sejak akhir April 2023 ini pun menjadi daya tarik sendiri bagi pengunjung Pantai Mayangan. Pantai ini juga telah lama dijadikan tempat “kum-kum” oleh masyarakat sekitar karena airnya dipercaya punya khasiat untuk kesehatan.

You might also like

Kampung Unik dan Kreatif Surabaya

Daftar Kampung Unik dan Kreatif Surabaya yang Penuh Cerita

04/06/2026 4:30 PM
Jatim Park 1.

Jatim Park 1 Masih Jadi Favorit Wisatawan, Wahana Ekstrem Dipadati Pengunjung saat Liburan

04/06/2026 9:37 AM
Ubur-ubur Probolinggo.
Ribuan ubur-ubur terlihat dipermukaan air Pantai Mayangan, Probolinggo. (Foto: Bayu Eka/Tugu Jatim)

Bila dilihat sekilas dari kejauhan, gerombolan biota laut di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Mayangan ini nampak seperti kertas yang mengapung di lautan. Bentuknya yang unik layaknya jelly membuat ubur-ubur bisa dengan mudah dibedakan dengan biota laut lainnya.

Tidak hanya di Probolinggo, hewan ini juga tampak muncul di beberapa daerah di Indonesia seperti pantai di Gunung Kidul, Cilacap, hingga Pantai Ancol. Selain di pesisir Pulau Jawa, ubur-ubur juga muncul di perairan Sumatera seperti di Jambi dan pesisir Kalimantan.

Sejarah Munculnya Ubur-Ubur di Probolinggo

Kemunculan ubur-ubur di dermaga ini ternyata bukan kali pertama teramati. Dari banyak arsip, catatan Anna Manuputty yang juga peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, menjawab sejak kapan data munculnya ubur-ubur telah tercatat dan teramati.

Ubur-ubur singgah di Probolinggo.
Pengunjung pantai memegang ubur-ubur pada Rabu (10/05/2023). (Foto: Bayu Eka/Tugu Jatim)

Ubur-ubur di Probolinggo ternyata sudah diketahui muncul ada sekitar 1973. Catatan Anna juga diperkuat data Dinas Perikanan Daerah Probolinggo kala itu dengan menyebutkan munculnya ubur-ubur pada 1973, 1981, hingga 1986 pada April, Mei, dan Juni.

Baca Juga: Ribuan Kawanan Ubur-Ubur “Serbu” Wisata Hutan Mangrove Penunggul Pasuruan

Namun dalam paparan itu, menyebut jika waktu kemunculan ubur-ubur memang tidak menentu hingga menyebutnya sebagai “blooming”. Dalam data tersebut juga menyebut jika pada 1983, dinas perikanan berhasil memproduksi tangkapan ubur-ubur sebanyak 11 ribu ton.

Fenomena ubur-ubur Probolinggo.
Pengunjung berendam di Pantai Mayangan dengan memegang ubur-ubur pada Rabu (10/05/2023). (Foto: Bayu Eka/Tugu Jatim)

Tangkapan pada 1984 dan 1985 pun meningkat yakni sebesar 70 ribu dan 40 ribu ton. Bahkan, saat musim “blooming” atau musim munculnya ubur-ubur dalam jumlah besar, hasil tangkapan ubur-ubur bisa mencapai 100 ton per hari.

Hasil tangkapan pada era 1980-an itu pun dijual dengan harga Rp15 per kg dalam kondisi basah. Setelah diolah menjadi bentuk kering, maka akan diperoleh 4% dari berat basah tangkapan.

Asal Usul Munculnya Ubur-Ubur

Lalu apa penyebab munculnya ubur-ubur dalam jumlah besar di bulan tertentu setiap tahunnya? Ada beberapa hal yang diduga menjadi alasan hewan laut ini muncul dalam jumlah besar setiap tahun.

Dalam paparan Mochamad Ramdhan Firdaus yang juga serorang peneliti LIPI, dalam sebuah webinar, hewan ini muncul saat angin muson barat akan berakhir. Angin muson barat berembus sejak Oktober hingga April.

Ubur-ubur di Pantai Mayangan Probolinggo.
Penampakan ubur-ubur di perairan Mayangan Probolinggo. (Foto: Bayu Eka/Tugu Jatim)

Selain faktor angin, hewan yang dikenal sebagai organisme plantonik ini juga dipengaruhi oleh faktor perubahan unsur hara dalam perairan. Jumlah ubur-ubur juga akan meningkat seiring dengan jumlah fitoplankton yang juga meningkat.

Lewat laman resmi Pemkab Probolinggo, Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Heri Pur Sulistiono sempat menanggapi fenomena ini setahun silam.

“Sebenarnya ubur-ubur ini ada di tengah laut, tetapi karena terkena gelombang akhirnya terbawa di pinggir. Keberadaannya tergantung kondisi perairan,” terangnya dalam laman tersebut.

Tempat singgah ubur-ubur Probolinggo.
Wisatawan di perairan Mayangan bersama ubur-ubur pada Rabu (10/05/2023). (Foto: Bayu Eka/Tugu Jatim)

Menurut Hari, ubur-ubur di Probolinggo muncul karena kesuburan perairan di sepanjang pesisir yang termasuk bagus. Selain memang terdapat faktor cuaca dan ketersediaan makanan ubur-ubur.

Dia juga menyebut jika pada tahun-tahun sebelumnya, kemunculan ubur-ubur sudah mulai sejak Oktober hingga November walau dalam jumlah yang tidak begitu banyak.

Alasan Mengapa Ubur-Ubur Dianggap Hama?

Ubur-ubur dianggap hama karena memakan larva ikan di lautan. Dalam penelitian Purcel pada 1984, seekor ubur-ubur bisa memangsa 120 ekor larva ikan dalam sehari. Inilah alasan mengapa muncul anggapan masyarakat bahwa ubur-ubur menjadi penyebab berkurangnya tangkapan ikan.

Ubur-ubur Probolinggo singgah.
Pengunjung berada di pantai Mayangan, pantai ini selain banyak untuk berendam juga banyak yang memancing ikan.(Foto: Bayu Eka/Tugu Jatim)

Selain memangsa larva ikan, kemunculan ubur-ubur di pesisir juga mengakibatkan PLTU Paiton Probolinggo berhenti beroperasi karena menyumbat saluran air bawah laut untuk pendingin mesin.

Secara global, ledakan populasi ubur-ubur menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa dekade ini. Dari total 138 jenis ubur-ubur yang dianalisis, 62% di antaranya menunjukkan peningkatan atau ledakan populasi.

Ubur-Ubur di Probolinggo, Komoditas Perikanan yang Punya Potensi Cuan

Di balik cerita tentang dampak populasi ubur-ubur yang meningkat dan sejarah munculnya ubur-ubur di Probolinggo, ternyata ubur-ubur punya potensi cuan. Olahan ubur-ubur dalam bentuk kering ternyata menjadi salah satu komoditas ekspor yang diminati konsumen mancanegara.

Ubur-ubur Pantai Mayangan di Probolinggo.
Ubur-ubur terperangkap sampah plastik pada Rabu (10/05/2023). (Foto: Bayu Eka/Tugu Jatim)

Beberapa negara yang pernah menjadi tujuan ekspor ubur-ubur adalah China, Hongkong, Taiwan, Jepang, dan Malaysia. Selain ubur-ubur di Probolinggo, produsen ubur-ubur juga berasal dari kawasan pesisir lainnya seperti Cilacap, Jambi, dan Kalimantan Barat.

Tags: Berita Probolinggo hari iniDermaga Pantai MayanganDermaga Pantai Mayangan ProbolinggoPantai MayanganPantai Mayangan ProbolinggoPotret ubur-ubur di ProbolinggoProbolinggo hari iniUbur-ubur ProbolinggoUbur-ubur singgah di Probolinggo
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Kampung Unik dan Kreatif Surabaya

Daftar Kampung Unik dan Kreatif Surabaya yang Penuh Cerita

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 4:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Selain terkenal sebagai kota Besar, Surabaya juga punya banyak perkampungan yang mana beberapa diantaranya memiliki julukan dan...

Jatim Park 1.

Jatim Park 1 Masih Jadi Favorit Wisatawan, Wahana Ekstrem Dipadati Pengunjung saat Liburan

by Dwi Linda
04/06/2026 9:37 AM
0

BATU, Tugujatim.id – Antrean panjang terlihat memenuhi pintu masuk Jatim Park 1, Kota Batu, sejak long weekend tiba. Destinasi wisata...

Kereta Malang Surabaya Juni 2026

Jadwal Kereta Malang Surabaya Juni 2026, Banyak Tiket Mulai Diburu Penumpang

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 5:13 PM
0

Tugujatim.id – Kereta Malang Surabaya Juni 2026 mulai menjadi perhatian banyak calon penumpang setelah pemesanan tiket bulan Juni resmi dibuka....

Cafe di Kabupaten Malang.

Bukan Cuma di Batu, Deretan Cafe di Kabupaten Malang Ini Punya Pemandangan Bikin Betah Berlama-lama Quality Time

by Dwi Linda
03/06/2026 12:02 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Ketika membahas tempat nongkrong di Malang, banyak orang biasanya langsung teringat deretan cafe yang berada di pusat...

Next Post
Pegadaian Surabaya.

Pegadaian Surabaya Rayakan HUT Ke-122, Bagikan Doorprize Menarik hingga Ada Motor

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID