• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Cabai terpedas.

Tanaman cabai carolina milik Ichwan, warga Tempuran, Pungging, Mojokerto. (Foto: Hanif Nanda/Tugu Jatim)

Petani Mojokerto Sukses Budi Daya Cabai Terpedas di Dunia, Berani Coba?

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
3 years ago
in Pilihan Redaksi
0
Share on FacebookShare on Twitter

MOJOKERTO, Tugujatim.id – Tanaman cabai pada umumnya menghasilkan bentuk memanjang dan ramping. Panjangnya pun bervariasi. Untuk cabai rawit rata-rata panjangnya antara 1,5-8,5 cm dengan rata-rata 3,2 cm. Lalu, bagaimana dengan cabai berbentuk membulat dan berpredikat cabai terpedas di dunia versi World Guiness Record yaitu Carolina Reaper?

Di Mojokerto sendiri ada pembudidaya cabai terpedas Carolina Reaper yang sukses. Ichwan Hermawan namanya. Warga kelahiran Surabaya ini awalnya menanam cabai terpedas di dunia ini karena belum banyak orang di Mojokerto yang menanamnya.

You might also like

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

21/07/2026 11:17 AM
Eksfoliasi

7 Kandungan dalam Moisturizer yang Dapat Membantu Menenangkan Kulit setelah Eksfoliasi

17/07/2026 3:30 PM

“Kami tertarik pada cabai Carolina ini karena belum banyak membudidayakan, khususnya di daerah Mojokerto,” kata Ichwan kepada Tugu Jatim, Minggu (21/05/2023).

Selain itu, dia memilih tanaman cabai terpedas ini karena komoditas itu menyumbang inflasi yang besar. Maka dengan menanam secara mandiri, dia berharap kebutuhan masyarakat terhadap cabai dapat terpenuhi.

Petani cabai Carolina di Mojokerto.
Suasana kebun milik Ichwan yang membudidayakan cabai Carolina memakai sistem hidroponik. (Foto: Hanif Nanda/Tugu Jatim)

“Kalau setiap rumah bisa punya tanaman cabai antara 3-4 pohon saja, kami kira cukup untuk kebutuhan rumahan. Apalagi cabai termasuk penyumbang inflasi, itu menurut kami,” imbuh warga Tempuran, Pungging, Kabupaten Mojokerto, ini.

Ichwan budi daya cabai menggunakan sistem hidroponik. Dia memakai sistem ini karena menurutnya belum banyak orang yang menggunakan sistem hidroponik, khususnya untuk menanam cabai.

Tanaman cabai Carolina Reaper sendiri butuh waktu sekitar 4,5-5 bulan untuk pembibitan hingga masa panen tiba. Dengan demikian, dalam satu tahun tanaman cabai Carolina Reaper dapat dipanen hingga dua kali.

Sementara itu, tanaman cabai milik Ichwan ditempatkan dalam sebuah green house berukuran 6 x 40 meter. Dari green house ini terpantau sekitar 100 pot lebih ukuran sedang berisi tanaman cabai Carolina Reaper warna merah, kuning, dan putih.

“Kami tanam yang warna merah, kuning, dan putih. Memang umumnya hanya warna merah saja,” beber Ichwan.

Untuk harganya di pasaran online, cabai Carolina warna merah dan kuning tembus hingga Rp10 ribu per buah. Sedangkan cabai warna putih bisa tembus hingga Rp90 ribu per buahnya.

“Kalau cabai Carolina warna putih memang mahal, apalagi belum banyak yang punya bibitnya,” terang Ichwan.

Terbaru, Ichwan kini menjalin kerja sama dengan Crazy Hot Indonesian, sebuah restoran di Bali yang menyajikan menu makanan superpedas. Ichwan didapuk sebagai pemasok utama bahan baku cabai Carolina Reaper.

“Kerja sama dengan resto di Bali, saya pemasok utama cabainya,” ujar Ichwan.

Tags: Berita Kabupaten Mojokerto hari iniBudi daya cabai Carolina ReaperBudi daya cabai di MojokertoCabai Carolina ReaperKabupaten Mojokerto hari iniPetani cabai di MojokertoPetani cabai MojokertoPetani cabai terpedas di Mojokerto
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 11:17 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Alih-alih kendaraan bermotor, panitia gelaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang...

Eksfoliasi

7 Kandungan dalam Moisturizer yang Dapat Membantu Menenangkan Kulit setelah Eksfoliasi

by Mochamad Abdurrochim
17/07/2026 3:30 PM
0

Tugujatim.id - Melakukan eksfoliasi menjadi salah satu langkah perawatan kulit untuk membantu mengangkat sel kulit mati sehingga wajah terasa lebih...

Oversized Outfit

Cara Memakai Oversized Outfit agar Tetap Terlihat Proporsional

by Mochamad Abdurrochim
17/07/2026 2:45 PM
0

Tugujatim.id – Oversized Outfit kini menjadi salah satu gaya fashion yang banyak dipilih karena menawarkan tampilan stylish sekaligus nyaman untuk...

Outfit Timeless

15 Fashion Item Outfit Timeless yang Tidak Pernah Ketinggalan Zaman

by Mochamad Abdurrochim
16/07/2026 3:46 PM
0

Tugujatim.id – Outfit timeless memang nggak pernah kehilangan pesonanya. Di saat tren fashion datang dan pergi begitu cepat, justru gaya...

Next Post
Wisata Bromo.

Wisata Bromo Tutup 3 Hari saat Yadnya Kasada, Catat Tanggalnya!

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID