• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Peternak Kota Malang.

Ilustrasi peternakan sapi di wilayah Kelurahan Sanan, Kota Malang.(Foto: Yona Arianto/Tugu Jatim)

Peternak Kota Malang Waswas Serangan Wabah LSD Jelang Idul Adha

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
3 years ago
in Pilihan Redaksi
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Penyakit kulit seperti cacar atau lumpy skin disease (LSD) yang menyerang ternak sapi tengah merembak di sejumlah wilayah di Indonesia. Hal ini juga membuat sejumlah peternak di beberapa daerah di Jawa Timur waswas, tidak terkecuali peternak Kota Malang.

Kurniawan Hutomo, salah satu peternak sapi di Kelurahan Sanan, Kota Malang, Jawa Timur, ini merasa khawatir wabah itu menyasar ternaknya. Apalagi Juni ini tengah mendekati Hari Raya Idul Adha.

You might also like

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

21/07/2026 11:17 AM
Eksfoliasi

7 Kandungan dalam Moisturizer yang Dapat Membantu Menenangkan Kulit setelah Eksfoliasi

17/07/2026 3:30 PM

Padahal di momen Idul Adha jadi momen masa panen penjualan sapi untuk hewan kurban. Meski tengah merembak di sejumlah daerah, namun menurut Kurniawan, di Kelurahan Sanan belum ditemukan kasus LSD pada sapi.

Dia menyampaikan, kawannya yang sesama peternak di Pasuruan telah merasakan dampak dari wabah LSD. Salah satu penyebabnya adalah masuknya ternak sapi dari wilayah lain hingga menular ke ternak lainnya.

“Kalau LSD di Sanan sini gak ada, semoga tidak ada, khawatir pasti. Namun, kata teman saya di Pasuruan itu ada. Kalau penyebabnya hampir sama dengan PMK (penyakit mulut dan kuku, red), sapi dari luar daerah masuk lalu nulari,” kata Kurniawan pada Rabu (07/06/2023).

Peternak Kota Malang ini juga menjelaskan, sejauh ini dia bersama kawan peternak lainnya masih beraktivitas merawat sapi seperti biasanya. Namun, dia bersama peternak lain saling bersinergi untuk memantau pergerakan keluar masuknya sapi dari daerah lain.

Di sisi lain, Kurniawan juga masih bergelut dengan masalah PMK. Bahkan, satu pekan lalu dirinya masih menemui satu sapi mati karena wabah PMK.

“Tahun lalu, sapi mati hampir setiap hari ada. Kalau sekarang masih ada sapi mati kena PMK, tapi selang waktunya satu atau dua bulan,” katanya.

Untuk diketahui, populasi sapi di Kelurahan Sanan saat ini sekitar 3.500 ekor. Dari banyaknya jumlah tersebut, 85 persen telah tervaksinasi. Meski begitu, tidak semua peternak Kota Malang mau hewan ternaknya divaksin.

Sementara itu, Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dispangtan Kota Malang Anton Pramujiono mengatakan, perihal kasus PMK pihaknya mengklaim hingga kini masih nihil. Pihak dispangtan juga belum mendapatkan laporan masuk dari para peternak terkait problem PMK yang menyerang ternak sapi.

Dispangtan juga menegaskan Pemkot Malang rutin vaksinasi PMK terhadap ribuan ternak sapi yang ada di Kota Malang.

“Sebenarnya untuk kasus PMK di Kota Malang sudah tidak ada, apalagi kegiatan vaksinasi secara rutin dilakukan sebagai upaya pencegahan merebaknya PMK,” ujarnya.

Sebagai informasi, LSD atau lumpy skin disease adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus dari keluarga Poxviridae. Penyakit ini ditandai dengan munculnya benjolan pada kulit sapi, terutama pada bagian leher, punggung, dan perut. Selain benjolan, sapi yang terinfeksi LSD juga dapat mengalami demam, kehilangan nafsu makan, lesu, dan alami penurunan produksi susu. (*)

Tags: Berita Kota Malang hari iniBerita penyakit LSDKasus penyakit LSDKasus penyakit LSD di IndonesiaKota Malang hari iniPenyebaran virus LSDPeternak di Kota Malang
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 11:17 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Alih-alih kendaraan bermotor, panitia gelaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang...

Eksfoliasi

7 Kandungan dalam Moisturizer yang Dapat Membantu Menenangkan Kulit setelah Eksfoliasi

by Mochamad Abdurrochim
17/07/2026 3:30 PM
0

Tugujatim.id - Melakukan eksfoliasi menjadi salah satu langkah perawatan kulit untuk membantu mengangkat sel kulit mati sehingga wajah terasa lebih...

Oversized Outfit

Cara Memakai Oversized Outfit agar Tetap Terlihat Proporsional

by Mochamad Abdurrochim
17/07/2026 2:45 PM
0

Tugujatim.id – Oversized Outfit kini menjadi salah satu gaya fashion yang banyak dipilih karena menawarkan tampilan stylish sekaligus nyaman untuk...

Outfit Timeless

15 Fashion Item Outfit Timeless yang Tidak Pernah Ketinggalan Zaman

by Mochamad Abdurrochim
16/07/2026 3:46 PM
0

Tugujatim.id – Outfit timeless memang nggak pernah kehilangan pesonanya. Di saat tren fashion datang dan pergi begitu cepat, justru gaya...

Next Post
Erick Thohir.

Ketum PSSI Erick Thohir Janji Sering Gelar Pertandingan Nasional di Surabaya

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID