• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Anggota PMI yang memasak makanan untuk korban gempa Malang. (Foto: Rap/Tugu Jatim)

Anggota PMI yang memasak makanan untuk korban gempa Malang. (Foto: Rap/Tugu Jatim)

Dalam Sehari, PMI Menghabiskan 117 Kg Beras untuk 2 Desa Korban Gempa Malang

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Kebutuhan makanan menjadi kebutuhan paling mendesak bagi korban gempa Malang. Karena itu, Palang Merah Indonesia (PMI) mendirikan beberapa titik dapur umum di lokasi bencana. Salah satunya di Kantor Desa Majang Tengah, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang.

Muhammad Amirrudin selaku pengurus PMI Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) mengatakan jika di Dapur Umum Kantor Desa Majang Tengah saja bisa menghabiskan 117 kg beras dalam sehari.

You might also like

SPPG di Blitar.

IPAL Bermasalah, 28 SPPG di Blitar Dihentikan Sementara oleh BGN

05/06/2026 11:48 PM
Jemaah haji asal Malang.

Proses Pemulangan, 2 Jemaah Haji asal Malang Meninggal saat Tiba di Bandara Juanda Surabaya

05/06/2026 8:00 PM
Kebutuhan logistik untuk korban gempa Malang. (Foto: Rap/Tugu Jatim)
Kebutuhan logistik untuk korban gempa Malang. (Foto: Rap/Tugu Jatim)

“Kami sekali masak itu butuh 25 kg (beras) untuk 250 bungkus. Jadi, misalnya kayak kemarin 1.100 bungkus bisa sampai 117 kg (beras),” terangnya saat dikonfirmasi pada Rabu (14/04/2021).

Jumlah tersebut ternyata hanya meng-cover 2 desa terdampak gempa Malang di Kecamatan Dampit, yaitu Desa Majang Tengah dan Desa Pamotan.

“Kami sendiri hanya meng-cover 2 desa, yaitu Desa Majang Tengah dan Desa Pamotan. Selain itu, kami juga meng-cover makan dari beberapa teman-teman relawan,” ungkapnya.

Bantuan logistik dari para donatur untuk korban gempa Malang. (Foto: Rap/Tugu Jatim)
Bantuan logistik dari para donatur untuk korban gempa Malang. (Foto: Rap/Tugu Jatim)

Bahan-bahan baku makanan sendiri didapatkan PMI dari hasil swadaya sendiri dan beberapa donasi yang dikumpulkan.

“Untuk bahan makanan untuk sementara ada dari PMI sendiri yang dari awal sudah menyiapkan. Kemudian, ada dari donatur yang mengirimkan bantuan melalui kami, mulai dari bantuan air mineral, mie instan, minyak goreng, dan lain-lainnya,” bebernya.

Dan saat Ramadhan ini, PMI juga menyanggupi jika harus memasak di siang hari untuk warga non-muslim atau warga muslim yang tidak menjalankan puasa.

“Saat Ramadhan ini kami memang masaknya menjelang buka dan sahur. Tapi, kalau memang ada permintaan makan siang bagi non-muslim atau yang tidak berpuasa pasti akan kami layani. Namun, dari kemarin memang kami tunggu belum ada permintaan,” tegasnya.

Makanan yang sudah disediakan oleh anggota PMI. (Foto: Rap/Tugu Jatim)
Makanan yang sudah disediakan oleh anggota PMI. (Foto: Rap/Tugu Jatim)

Sampai saat ini, Mohammad Amiruddin mengatakan jika pihaknya sudah membuat lebih dari 4 ribu nasi bungkus untuk warga terdampak gempa Malang di Kecamatan Dampit.

“Di hari Minggu, kami menyalurkan 790 bungkus, di hari Senin (1.740 bungkus), Selasa (1.175 bungkus), dan Rabu untuk sahur saja sudah 342 bungkus. Jadi, yang sudah kami salurkan totalnya ada 4.047 bungkus,” tandasnya.

Terakhir, dia juga menceritakan jika menu-menu yang dimasak diusahakan selalu berganti-ganti agar warga tidak bosan.

“Kalau di awal-awal kami memang hanya ada nasi ditambah sayur, telur, dan ikan. Kami memang coba ganti-ganti menu, terus karena ada bantuan mie instan jadi dibuatkan untuk masyarakat. Tergantung stok yang ada,” ujarnya.

Tags: Bantuan logistikBulan RamadhanGempa MalangKabupaten MalangKorban gempa MalangPMI
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

SPPG di Blitar.

IPAL Bermasalah, 28 SPPG di Blitar Dihentikan Sementara oleh BGN

by Dwi Linda
05/06/2026 11:48 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Sebanyak 28 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Blitar Raya...

Jemaah haji asal Malang.

Proses Pemulangan, 2 Jemaah Haji asal Malang Meninggal saat Tiba di Bandara Juanda Surabaya

by Dwi Linda
05/06/2026 8:00 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Seorang jemaah haji asal Kota Malang, Jawa Timur, dilaporkan meninggal dunia saat tiba di Bandara Internasional Juanda...

Wakapolres Blitar.

Wakapolres Blitar Diduga Aniaya Ajudan hingga Hidung Patah, Kapolres Buka Suara

by Dwi Linda
05/06/2026 7:21 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Publik heboh dengan beredarnya informasi dugaan tindak kekerasan yang melibatkan seorang perwira menengah di lingkungan Polres Blitar....

Desa Bulukerto.

Desa Bulukerto Wakili Kota Batu di Ajang Lomba Desa Se-Jatim, Ini Sederet Potensi dan Keunggulannya!

by Dwi Linda
05/06/2026 7:01 PM
0

BATU, Tugujatim.id - Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, terpilih mewakili Kota Batu mengikuti ajang Perlombaan Desa dan Kelurahan Provinsi Jawa Timur...

Next Post
Aliansi Anti Kekerasan Terhadap Jurnalis menggelar aksi di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya terkait kasus represi yang dialami Nurhadi Tempo. (Foto: Rangga Aji/Tugu Jatim)

Pemred Tempo.co Beri Kesaksian Terkait Kasus Represi yang Dialami Nurhadi Jurnalis Tempo

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID