• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Aliansi Anti Kekerasan Terhadap Jurnalis menggelar aksi di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya terkait kasus represi yang dialami Nurhadi Tempo. (Foto: Rangga Aji/Tugu Jatim)

Aliansi Anti Kekerasan Terhadap Jurnalis menggelar aksi di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya terkait kasus represi yang dialami Nurhadi Tempo. (Foto: Rangga Aji/Tugu Jatim)

Pemred Tempo.co Beri Kesaksian Terkait Kasus Represi yang Dialami Nurhadi Jurnalis Tempo

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Pemimpin Redaksi (Pemred) Tempo.co Setri Yasra melayangkan harapan bahwa kasus kekerasan terhadap jurnalis Nurhadi di Surabaya menjadi momentum mendorong konsolidasi dan solidaritas dari berbagai pihak untuk mewujudkan kemerdekaan pers di Indonesia. Setri menyampaikan hal itu saat dimintai keterangan oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Jatim pada Rabu malam (14/04/2021).

Dalam penyelidikan kasus kekerasan terhadap jurnalis Nurhadi tersebut, Setri banyak dimintai informasi seputar penugasan Nurhadi oleh redaksi Tempo ke resepsi pernikahan antara anak Angin Prayitno Aji dengan anak Kombes Pol Ahmad Yani di Surabaya.

You might also like

Jembatan Sonokembang.

Jembatan Sonokembang Kota Malang Mulai Dibuka, Truk Tronton Bakal Dilarang Melintas

20/07/2026 5:01 PM
Rajut

Produk Rajut Ernawati Lolos Kurasi, Masuk Display Gerai Ritel Fashion Asal Jepang, Kini Tembus Pasar Internasional

20/07/2026 3:30 PM

Pemeriksaan berlangsung sekitar tujuh jam, mulai pukul 12.30-19.30 WIB. Setri dicecar 29 pertanyaan oleh penyelidik. Kemungkinan ini juga merupakan saksi terakhir yang dimintai keterangan penyelidik sebelum mereka mulai melakukan gelar perkara.

Sejauh ini, polisi telah memeriksa dan meminta keterangan dari berbagai pihak, di antaranya Nurhadi, saksi mata, redaktur Tempo, Dewan Pers, dan ketua AJI Surabaya.

“Saya sampaikan ke penyelidik bahwa kedatangan Nurhadi ke lokasi tersebut adalah untuk memberikan kesempatan kepada Angin Prayitno Aji, memberikan hak jawabnya seputar kasusnya yang kini sedang ditangani KPK. Bagi kami, itu adalah upaya untuk menegakkan kode etik jurnalistik. Sebab, dalam kode etik disebutkan bahwa wartawan harus membuat berita secara berimbang, cover both side,” terang Setri yang didampingi tim pengacara dari Aliansi Anti Kekerasan Terhadap Jurnalis melalui rilis AJI Surabaya Kamis (15/04/2021).

“Jadi, dalam hal ini, justru yang dilakukan oleh Nurhadi dengan mendatangi lokasi resepsi adalah hal yang memang harus dilakukan untuk memberikan kesempatan berbicara kepada tersangka,” imbuhnya.

Selain itu, Setri juga menyampaikan harapan agar kasus kekerasan atau represi yang terjadi terhadap jurnalis Nurhadi ini menjadi momentum untuk konsolidasi nasional.

“Ini waktunya konsolidasi. Semua pihak bersama-sama mendorong penegakan kemerdekaan pers di Indonesia. Meski Nurhadi wartawan Tempo dan anggota AJI Surabaya, tapi jangan diartikan ini hanya masalah untuk Tempo dan AJI Surabaya saja. Semua pihak yang peduli pada kemerdekaan pers, ini saatnya berkonsolidasi untuk mendorong terwujudnya pers yang independen,” ujarnya.

Pernyataan tersebut diamini Eben Haezer, ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Surabaya. Menurut dia, kekerasan yang dialami Nurhadi adalah representasi dari situasi pers di Indonesia yang masih berada di bawah bayang-bayang kekerasan.

“Apa yang dialami Nurhadi, bisa terjadi pada wartawan di mana saja, apa pun medianya dan apa pun organisasi profesinya. Jadi, benar kalau memang ini seharusnya dijadikan momentum untuk mewujudkan konsolidasi untuk mendorong penegakan kemerdekaan pers di Indonesia,” beber Eben.

Ketua AJI Surabaya itu menambahkan, dalam waktu dekat, Aliansi Anti Kekerasan Terhadap Jurnalis akan menggelar pertemuan dengan banyak elemen untuk berkonsolidasi merumuskan tawaran-tawaran kebijakan yang dapat diadopsi oleh pemerintah dan aparat penegak hukum untuk memastikan agar kemerdekaan pers terjamin.

Aliansi Anti Kekerasan Terhadap Jurnalis sendiri saat ini beranggotakan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Surabaya, Federasi KontraS, LBH Lentera, LBH Pers, dan LBH Surabaya.

“Kami akan mengajak berbagai elemen, baik organisasi profesi jurnalis maupun organisasi-organisasi pro demokrasi untuk berkonsolidasi dan merumuskan tawaran kebijakan. Setidaknya, kami berharap bisa mendorong Kapolri untuk membuat Perkap yang isinya bertujuan untuk mendorong perlindungan terhadap kerja-kerja jurnalistik dan penguatan implementasi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999,” imbuhnya.

Tags: AJI Kota SurabayaAksi demo soal Nurhadi TempoBerita Nurhadi TempoKota SurabayaNurhadi Tempotempo.co
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Jembatan Sonokembang.

Jembatan Sonokembang Kota Malang Mulai Dibuka, Truk Tronton Bakal Dilarang Melintas

by Dwi Linda
20/07/2026 5:01 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Jembatan Sonokembang di Kota Malang, Jatim, kini mulai dibuka untuk masyarakat meski proses pembangunannya masih menyisakan tahap...

Rajut

Produk Rajut Ernawati Lolos Kurasi, Masuk Display Gerai Ritel Fashion Asal Jepang, Kini Tembus Pasar Internasional

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 3:30 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Produk rajut milik Ernawati, pelaku UMKM asal Desa Candipari, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, berhasil lolos kurasi Dinas...

TPA Benowo

Kebakaran TPA Benowo Dipadamkan Lima Jam, Tumpukan Sampah Jadi Kendala Utama

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 2:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Banyaknya tumpukan sampah menjadi salah satu kendala utama dalam proses pemadaman kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA)...

Pertanian di Malang.

Wamentan Sudaryono Dorong Modernisasi Pertanian di Malang, 50 Gapoktan Terima Bantuan Mesin Panen dan Olah Tanah

by Dwi Linda
20/07/2026 2:02 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat modernisasi pertanian. Upaya memajukan pertanian di...

Next Post
Aqua Dwipayana (kiri) dan Ventje Suardana. Foto diambil sebelum pandemi Covid-19. (Foto: Dok/Tugu Jatim)

Ventje Suardana, Presdir PT Duta Anggada Reality Salurkan Rp 10 Juta via Tugu Media Group untuk Korban Gempa Malang

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID