• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Toko mukena di Pasar Babat, Lamongan mengeluhkan penjualannya masih sepi. (Foto: Mila Arinda/Tugu Jatim)

Toko mukena di Pasar Babat, Lamongan mengeluhkan penjualannya masih sepi. (Foto: Mila Arinda/Tugu Jatim)

Pedagang Mukena di Pasar Babat Lamongan Keluhkan Penjualan Masih Sepi

Gigih Mazda by Gigih Mazda
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

LAMONGAN, Tugujatim.id – Bulan suci Ramadhan hampir memasuki pertengahan, seluruh muslim di penjuru dunia akan memanfaatkan bulan ini untuk memperbanyak ibadah, seperti tarawih setiap malamnya. Momen ini biasanya menjadi kesempatan bagi pedagang mukena untuk mengambil keuntungan, namun hal tersebut justru tak dirasakan pedagang mukena di Pasar Babat Lamongan.

Salah satunya wanita yang akrab disapa Fitri, pedagang mukena ini merasa dagangannya masih sepi pembeli.

You might also like

SPPG di Blitar.

IPAL Bermasalah, 28 SPPG di Blitar Dihentikan Sementara oleh BGN

05/06/2026 11:48 PM
Jemaah haji asal Malang.

Proses Pemulangan, 2 Jemaah Haji asal Malang Meninggal saat Tiba di Bandara Juanda Surabaya

05/06/2026 8:00 PM

“Ya seperti ini, penjualan masih sepi, nggak tentu bisa kejual berapa, kadang laku 2 atau 3, kadang sehari nggak laku sama sekali,” ujarnya saat ditemui Tugu Jatim, Rabu (21/04/2021).

Namun begitu, menurutnya penjualan tahun tahun ini lebih lumayan dibanding dengan tahun lalu saat Ramadhan pertama kali dalam kondisi wabah Covid-19.

“Kalau tahun ini lebih mending dari pada tahun lalu, tahun lalu itu kan awal-awal Corona, jadi orang-orang takut buat ke pasar,” katanya dengan ramah.

Untuk perkiraan penjualan jelang hari raya Idul Fitri mendatang, Fitri tidak bisa memastikan bahwa penjualan akan naik, karena semua menurut dia, tergantung kepada aturan yang ditetapkan pemerintah. Jika pemerintah memperbolehkan mudik, otomatis banyak pendatang yang pulang kampung dan kemungkinan dagangannya laris.

“Tinggal pemerintahnya, sekarang kan orang-orang nggak boleh mudik, jadi ya seperti ini, pasar masih sepi,” terangnya.

Hal yang sama juga dirasakan Mbak Muh, pedagang mukena ini menuturkan bahwa penjualannya tak seperti tahun-tahun lalu.

Mbak Muh sendiri mengaku membeli grosiran mukena dari berbagai daerah, seperti Bandung dan Kudus. Untuk Harga harga mukena, menurutnya juga juga mengalami kenaikan harga.

“Satunya naik Rp 5 ribu, ada yang Rp 10 ribu, sama dengan harga baju,” tuturnya.

Meski tak seramai saat sebelum adanya pandemi Covid-19, ia tetap berharap banyak pembeli yang datang.

“Ya alhamdulillah disyukuri apa adanya, semoga nanti banyak yang beli, semoga ini semuanya laris,” harapnya.

Tags: Idul FitriKabupaten LamonganLamonganlebaranRamadanramadhan
Gigih Mazda

Gigih Mazda

Related Stories

SPPG di Blitar.

IPAL Bermasalah, 28 SPPG di Blitar Dihentikan Sementara oleh BGN

by Dwi Linda
05/06/2026 11:48 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Sebanyak 28 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Blitar Raya...

Jemaah haji asal Malang.

Proses Pemulangan, 2 Jemaah Haji asal Malang Meninggal saat Tiba di Bandara Juanda Surabaya

by Dwi Linda
05/06/2026 8:00 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Seorang jemaah haji asal Kota Malang, Jawa Timur, dilaporkan meninggal dunia saat tiba di Bandara Internasional Juanda...

Wakapolres Blitar.

Wakapolres Blitar Diduga Aniaya Ajudan hingga Hidung Patah, Kapolres Buka Suara

by Dwi Linda
05/06/2026 7:21 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Publik heboh dengan beredarnya informasi dugaan tindak kekerasan yang melibatkan seorang perwira menengah di lingkungan Polres Blitar....

Desa Bulukerto.

Desa Bulukerto Wakili Kota Batu di Ajang Lomba Desa Se-Jatim, Ini Sederet Potensi dan Keunggulannya!

by Dwi Linda
05/06/2026 7:01 PM
0

BATU, Tugujatim.id - Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, terpilih mewakili Kota Batu mengikuti ajang Perlombaan Desa dan Kelurahan Provinsi Jawa Timur...

Next Post
Kapolsek Sukun Kompol Suyoto saat konferensi pers ungkap kasus narkoba di Mapolsek Sukun Kota Malang, Kamis (22/4/2021). (Foto: M Ulul Azmy/Tugu Malang/Tugu Jatim) narkoba kota malang

Polsek Sukun Ringkus 8 Pengguna Narkoba di Kota Malang

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID