• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Warga Tuban.

Warga Desa Waleran, Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban, mengantre mendapatkan bantuan air bersih. Kondisi ini sudah berlangsung sejak empat bulan lalu. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Musim Kemarau, Warga Tuban Berhemat Air dengan Mandi Sehari Sekali

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
3 years ago
in Pilihan Redaksi
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Musim kemarau yang sudah terjadi sejak Juni 2023 berdampak pada krisis air bersih di sejumlah wilayah di Kabupaten Tuban. Bahkan, warga Tuban harus terpaksa berhemat air. Salah satunya dengan mandi sehari sekali.

Warga Tuban Rukiyah, 65, salah satu warga Desa Waleran, Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban, kepada awak media menuturkan, dia terpaksa mandi sekali dalam sehari saat waktu menjelang gelap saja.

You might also like

Dima Akhyar

Jalan Panjang Dima Akhyar, Dari Jual Motor hingga Direksi PDP Kahyangan Jember

01/06/2026 10:33 AM
Surabaya Vaganza 2026

Surabaya Vaganza 2026 Tetap Meriah Meski Sempat Diwarnai Ancaman Hujan

17/05/2026 9:21 AM

“Ya sekali saja, Mas. Waktu sore begitu kami mandi. Ya, untuk ngirit air juga,” kata Rukiyah kepada awak media.

Musim kemarau di Tuban.
Antrean warga Desa Waleran, Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban, usai dapat bantuan air bersih. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Juga untuk kebutuhan sehari-hari, dia harus merogok gocek sekitar Rp160 ribu per tangki untuk membeli air di wilayah yang berdekatan dengan sumber mata air.

“Ya kalau minum, masak, dan keperluan pribadi lainnya, membeli air, Mas,” terangnya.

Kondisi seperti ini sudah berlangsung sejak empat bulanan. Lahan yang ada terpaksa dianggurkan karena tidak ada air untuk menyiram tanaman.

“Ya dibiarkan, Mas. Kami bisa tanam jagung, kacang, maupun lainnya yang menunggu turun hujan,” ujarnya.

Writer: Mochamad Abdurrochim

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Tuban hari iniBerita kemarauBerita musim kemarauKabupaten Tuban hari iniMusim kemarau 2023Musim kemarau di TubanWarga Tuban terdampak kemarau
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Dima Akhyar

Jalan Panjang Dima Akhyar, Dari Jual Motor hingga Direksi PDP Kahyangan Jember

by Mochamad Abdurrochim
01/06/2026 10:33 AM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Dima Akhyar kini dipercaya menjabat Direktur Umum dan Keuangan PDP Kahyangan Jember. Namun, sebelum masuk jajaran direksi...

Surabaya Vaganza 2026

Surabaya Vaganza 2026 Tetap Meriah Meski Sempat Diwarnai Ancaman Hujan

by Mochamad Abdurrochim
17/05/2026 9:21 AM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Surabaya Vaganza 2026 berlangsung meriah pada Sabtu malam (16/05/2026) meski sempat dibayangi cuaca mendung dan ancaman hujan....

59 Biksu Thudong di Pasuruan

59 Biksu Thudong di Pasuruan Singgah di Klenteng Tjoe Tik Kiong

by Mochamad Abdurrochim
13/05/2026 10:16 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id – 59 Biksu Thudong di Pasuruan singgah di Klenteng Tjoe Tik Kiong, Kota Pasuruan pada Rabu (13/05/2026). Kedatangan...

Drama Korea underrated

10 Rekomendasi Drama Korea Underrated yang Jarang Dibahas, Tawarkan Cerita Realistis dan Menyentuh

by Mochamad Abdurrochim
04/05/2026 2:46 PM
0

Tugujatim.id – Drama Korea underrated sering kali luput dari perhatian, meski menghadirkan cerita yang lebih realistis dan emosional. Di tengah...

Next Post
FIBA World Cup 2023.

Tiket Pertandingan Pertama FIBA World Cup 2023 Prancis vs Kanada, Terjual Hampir 100 Persen

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID