• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Bupati Tuban, H Fathul Huda saat kegiatan safari Ramadhan. (Foto: Humas Pemkab Tuban)

Bupati Tuban, H Fathul Huda saat kegiatan safari Ramadhan. (Foto: Humas Pemkab Tuban)

Bupati Tuban Imbau Warga Tak Perlu Mudik, Jika Melanggar Bisa Ditangkap Polisi

Gigih Mazda by Gigih Mazda
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Pandemi Covid-19 masih menjadi momok yang belum teratasi di dunia. Khususnya di Indonesia. Agar tidak terjadi ledakan kasus terkonfirmasi. Pemerintah membuat kebijakan larangan mudik lebaran 2021, yang semula akan diberlakukan mulai 6 hingga 17 Mei 2021, kini dimajukan dari 22 April sampai 24 Mei 2021.

Diketahui, kebijakan terbaru ini ditetapkan melalui Addendum Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 yang diteken oleh Ketua Satgas Covid-19 Doni Monardo pada 21 April 2021. Adapun kebijakan ini dibuat mengingat banyaknya masyarakat yang curi start untuk mendahului mudik dari awal.

You might also like

Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur Hari Ini Bikin Waspada, Dari Kabut Pekat hingga Hujan dan Angin Kencang Mengintai

21/07/2026 10:00 AM
Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

20/07/2026 9:04 PM

Bupati Tuban, H Fathul Huda mengimbau kepada masyarakat yang merantau di luar kota, agar tidak mudik lebaran tahun ini demi kemaslahatan bersama. Jika tetap melanggar, ia menyebut akan berurusan dengan pihak kepolisian atau bahkan tentara.

“Tidak usah mudik atau pulang, karena bisa ditangkap oleh bapak Kapolres atau bapak Dandim,” ungkapnya

Bupati Huda juga menyampaikan, jika tetap memaksa pulang akan langsung di lakukan Rapit antigen dan diisolasi. Hal itu sebagai tindakan pencegahan penyebaran Covid-19 yang sampai saat ini masih sulit untuk ditangani.

“Saya sendiri juga harus menyadarkan istrinya karyawan saya yang ada di Kalimantan, bahwa suaminya tidak boleh pulang sampai 32 Hari ke depan karena itu adalah intruksi dari pemerintah pusat, dan saya minta intruksi ini harus ditaati,” ujarnya.

Berkaca pada kasus di India akhir-akhir ini, dari berbagai sumber menyebutkan, tak kurang dari 300 ribu kasus baru per 24 jam. Bahkan saat ini Negara yang terkenal dengan film Bolywoodnya menempati posisi kedua Negara yang paling banyak kasus terkonfirmasi.

Beberapa penyebab lonjakan kasus baru di ndia, ditengarai satu di antaranya masyarakat yang abai dengan protokol kesehatan. Selain itu, varian baru yang disebut dengan mutasi ganda diduga menjadi pemicu gelombang baru infeksi di India.

Tags: Bupati TubanKabupaten Tubanmudikmudik lebaranMudik Lebaran 2021Pemkab TubanTuban
Gigih Mazda

Gigih Mazda

Related Stories

Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur Hari Ini Bikin Waspada, Dari Kabut Pekat hingga Hujan dan Angin Kencang Mengintai

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 10:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Selasa (21/07/2026) bergerak dinamis dengan pola yang tidak merata di banyak daerah. Sejumlah...

Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

by Dwi Linda
20/07/2026 9:04 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id - Perwakilan warga Lingkungan Sukalipura, Kelurahan Dermo, Kecamatan Bangil, mendatangi kantor DPRD Kabupaten Pasuruan untuk audiensi pada Senin...

Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

by Dwi Linda
20/07/2026 6:05 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Ribuan warga memadati Jalan Cokronegoro di depan Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo, Senin dini hari (20/07/2026). Mereka...

Pungli.

Kasus Dugaan Pungli Sewa Lahan Pemkot Surabaya, LPMK Kalijudan Janji Kembalikan Uang Pedagang

by Dwi Linda
20/07/2026 5:18 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Kelurahan Kalijudan, Surabaya, menggelar pertemuan bersama LPMK Kalijudan dan para pedagang kali lima (PKL) terkait kasus pungutan...

Next Post
Jalin Silaturahmi di Masa Pandemi, Dandim Pasuruan Kunjungi Pondok Pesantren

Jalin Silaturahmi di Masa Pandemi, Dandim Pasuruan Kunjungi Pondok Pesantren

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID