• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Beberapa penumpang terlihat duduk di Terminal Rajekwesi Bojonegoro untuk menunggu keberangkatan bus. (Foto: Mila Arinda/Tugu Jatim)

Beberapa penumpang terlihat duduk di Terminal Rajekwesi Bojonegoro untuk menunggu keberangkatan bus. (Foto: Mila Arinda/Tugu Jatim)

Cerita Sopir Bus di Terminal Rajekwesi Bojonegoro yang Pantang Mundur meski Sepi Penumpang

Gigih Mazda by Gigih Mazda
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Libur Lebaran biasanya dimanfaatkan para perantau untuk kembali ke kampung halamannya. Momen ini biasanya menjadi ladang rezeki bagi pemilik travel maupun sopir bus yang kebanjiran penumpang. Namun, hal ini tidak berlaku saat adanya larangan mudik lebaran tahun 2021, justru mereka mengalami anjloknya penumpang.

Keadaan tersebut dirasakan salah satunya supir bus di Terminal Rajekwesi Bojonegoro, Hendro, yang mengaku minimnya penumpang tersebut terjadi baik pada penumpang jarak dekat maupun jarak jauh.

You might also like

Jemaah haji asal Malang.

Proses Pemulangan, 2 Jemaah Haji asal Malang Meninggal saat Tiba di Bandara Juanda Surabaya

05/06/2026 8:00 PM
Wakapolres Blitar.

Wakapolres Blitar Diduga Aniaya Ajudan hingga Hidung Patah, Kapolres Buka Suara

05/06/2026 7:21 PM

“Bus saat ini beroperasi juga cuma sebentar, selain itu penumpang juga berkurang,” ujarnya, Sabtu (01/05/2021).

Selain itu, menurut Hendro, pembatasan penumpang juga menjadi faktor lain. Biasanya bisa muat 60 orang, namun kini hanya bisa memuat 50 persen dari jumlah tersebut.

Tak ayal jika pendapatannya juga ikut menurun. Meski tarif bus mengalami kenaikan sejak adanya pandemi Covid-19, namun sepinya penumpang berimbas pada pendapatannya setiap hari.

“Naik bus ke Surabaya sekarang tarifnya Rp 35.000 kalau dulu kan Rp. 25.000. Karena kapasitas bus hanya boleh berisi 50%, jadi tarif naik bus juga dinaikkan buat meminimalisir kerugian,” jelas Hendro.

Namun begitu, ia tetap melakukan tugasnya setiap hari walau hanya bisa membawa beberapa penumpang.

“Saya beroperasi mulai jam 06.00 WIB hingga jam 20.00 WIB setiap hari, walau penumpang sepi, saya tetap masih menjalankan bus saya ini untuk mencari nafkah,” sahutnya.

Ia berharap, agar pandemi Covid-19 segera berakhir dan semua kembali normal seperti sedia kala. Agar perekonomian semua masyarakat bisa normal serta keadaan segera membaik.

Tags: BojonegoroIdul FitriKabupaten Bojonegorolebaranmudikmudik lebaran
Gigih Mazda

Gigih Mazda

Related Stories

Jemaah haji asal Malang.

Proses Pemulangan, 2 Jemaah Haji asal Malang Meninggal saat Tiba di Bandara Juanda Surabaya

by Dwi Linda
05/06/2026 8:00 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Seorang jemaah haji asal Kota Malang, Jawa Timur, dilaporkan meninggal dunia saat tiba di Bandara Internasional Juanda...

Wakapolres Blitar.

Wakapolres Blitar Diduga Aniaya Ajudan hingga Hidung Patah, Kapolres Buka Suara

by Dwi Linda
05/06/2026 7:21 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Publik heboh dengan beredarnya informasi dugaan tindak kekerasan yang melibatkan seorang perwira menengah di lingkungan Polres Blitar....

Desa Bulukerto.

Desa Bulukerto Wakili Kota Batu di Ajang Lomba Desa Se-Jatim, Ini Sederet Potensi dan Keunggulannya!

by Dwi Linda
05/06/2026 7:01 PM
0

BATU, Tugujatim.id - Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, terpilih mewakili Kota Batu mengikuti ajang Perlombaan Desa dan Kelurahan Provinsi Jawa Timur...

Tuban

TNI dan Warga Gotong Royong Bersihkan Pantai Boom Tuban, Sampah Plastik Masih Mendominasi

by Mochamad Abdurrochim
05/06/2026 4:48 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Suasana Pantai Boom Tuban tampak berbeda pada Jumat (05/06/2026). Ratusan prajurit Yonif Teritorial Pembangunan (TP) 932 Sunan...

Next Post
Tugu Media Group menyalurkan bantuan dari donasi para pembaca Tugujatim.id dan Tugumalang.id pada para korban gempa di Kabupaten Malang. (Foto: Dokumen/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Agility International, Perusahaan Multinasional, Sumbang Gempa Malang Melalui Tugu Media Group

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID