• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Wakapolres Blitar.

Kapolres Blitar AKBP Rivanda (kiri) saat memberikan keterangan terkait isu dugaan penganiayaan ajudan wakapolres Blitar yang beredar di media sosial, Jumat (05/06/2026). (Foto: Moch. Luki Azhari/Tugu Jatim)

Wakapolres Blitar Diduga Aniaya Ajudan hingga Hidung Patah, Kapolres Buka Suara

Dwi Linda by Dwi Linda
12 minutes ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

BLITAR, Tugujatim.id – Publik heboh dengan beredarnya informasi dugaan tindak kekerasan yang melibatkan seorang perwira menengah di lingkungan Polres Blitar. Seorang ajudan Wakapolres Blitar berinisial Bripda A dikabarkan mengalami luka serius berupa patah tulang hidung akibat diduga dianiaya oleh sang atasan, bahkan disebut-sebut harus menjalani perawatan medis secara intensif.

Merespons kabar yang beredar luas tersebut, Kapolres Blitar AKBP Rivanda angkat bicara. Dia membantah isu penganiayaan tersebut dan memastikan bahwa kondisi ajudan Wakapolres Blitar Bripda A dalam keadaan sehat serta tetap menjalankan tugasnya seperti biasa.

You might also like

Desa Bulukerto.

Desa Bulukerto Wakili Kota Batu di Ajang Lomba Desa Se-Jatim, Ini Sederet Potensi dan Keunggulannya!

05/06/2026 7:01 PM
Tuban

TNI dan Warga Gotong Royong Bersihkan Pantai Boom Tuban, Sampah Plastik Masih Mendominasi

05/06/2026 4:48 PM

“Tidak ada kejadian seperti itu. Sampai dibilang masuk rumah sakit, patah tulang hidung, enggak bisa aktivitas, dan lagi pengobatan penanganan serius, itu tidak ada. Alhamdulillah, anaknya (Bripda A) sampai hari ini piket. Tidak ada yang seperti yang beredar,” ujar AKBP Rivanda saat dikonfirmasi pada Jumat (05/06/2026).

Kaget, Kapolres Periksa Kondisi Fisik sang Ajudan

Rivanda menjelaskan, begitu mendengar isu tersebut, dirinya langsung memanggil Bripda A secara pribadi untuk meminta klarifikasi langsung dari yang bersangkutan.

“Saya sudah langsung panggil sendiri, empat mata. Saya bilang, kalau kamu memang dipukul, tolong kasih tahu saya. Katanya tidak ada,” ungkapnya.

Secara fisik, Rivanda juga memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan yang dialami oleh anggotanya tersebut. Saat pertama kali memanggil Bripda A ke ruangannya, dia memeriksa langsung kondisi wajah dan fisik sang ajudan.

“Pertama kali saya lihat pas dia datang untuk saya tanya, saya lihat tidak ada bekas pemukulan atau memar, sehat. Fisik kalau orang dipukul kan nampak, memar atau memang patah tulang itu kan kelihatan. Nah, itu tidak ada seperti itu,” katanya.

Hasil Konfirmasi ke Wakapolres dan Misteri Pesan Berantai yang Mencuat

Selain memeriksa kondisi Bripda A, AKBP Rivanda juga telah mengklarifikasi kepada Wakapolres Blitar selaku pihak yang santer dituduh memukul. Dari hasil konfirmasi internal tersebut, wakapolres Blitar juga membantah poin-poin yang dituduhkan.

“Iya, sudah (konfirmasi). Karena objeknya katanya Pak Wakapolres yang memukul, saya tanya juga ke Waka, pengakuannya tidak ada,” imbuhnya.

Mengenai asal-usul rumor tersebut, Kapolres Blitar menduga isu ini pertama kali menggelinding melalui pesan berantai di platform media sosial atau aplikasi percakapan. Dia bahkan mengaku terkejut karena pertama kali mengetahui kabar ini justru dari rekan-rekan media, bukan dari laporan internal.

“Isu ini diduga awalnya berasal dari pesan berantai, sampai detik ini enggak sampai ke saya (laporannya). Malah saya dapatnya dari teman-teman media. Saya tanya juga, ini infonya gimana sih, siapa yang pertama kali memberikan sumber, biar saya bisa koordinasi berkaitan info itu. Saya pengin pastikan kok bisa ada informasi seperti itu,” tuturnya.

Rivanda mengaku sering mengingatkan pentingnya menjaga kontrol diri bagi seluruh personel di jajaran Polres Blitar. Hal ini selalu dia tekankan dalam setiap agenda pengarahan internal.

“Selama ini saya ajari ke anggota saat apel, saya bilang tolong kelola emosional kalian, kelola. Jangan sampai kalian begini-begini (melakukan kekerasan),” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Moch. Luki Azhari

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Blitar hari iniBlitarKabupaten Blitar hari iniKasus kekerasan ajudan wakapolres BlitarKlarifikasi Kapolres Blitar
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Desa Bulukerto.

Desa Bulukerto Wakili Kota Batu di Ajang Lomba Desa Se-Jatim, Ini Sederet Potensi dan Keunggulannya!

by Dwi Linda
05/06/2026 7:01 PM
0

BATU, Tugujatim.id - Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, terpilih mewakili Kota Batu mengikuti ajang Perlombaan Desa dan Kelurahan Provinsi Jawa Timur...

Tuban

TNI dan Warga Gotong Royong Bersihkan Pantai Boom Tuban, Sampah Plastik Masih Mendominasi

by Mochamad Abdurrochim
05/06/2026 4:48 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Suasana Pantai Boom Tuban tampak berbeda pada Jumat (05/06/2026). Ratusan prajurit Yonif Teritorial Pembangunan (TP) 932 Sunan...

Sekda Kota Batu.

3 Daftar Kandidat Kuat Calon Sekda Kota Batu, Siapa yang Terbaik Duduki Kursi?

by Dwi Linda
05/06/2026 3:16 PM
0

BATU, Tugujatim.id - Proses seleksi yang panjang akhirnya menentukan tiga kandidat kuat calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batu. Ketiga calon...

Jombang

IPAL Rp7 M Belum Rampung, Sungai di Jombang Tercemar Limbah Tahu Bau Menyengat hingga 4 Km

by Mochamad Abdurrochim
05/06/2026 2:30 PM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Bau menyengat dari limbah industri tahu, meresahkan warga di sepanjang aliran sungai Kecamatan Jogoroto dan sekitarnya, Kabupaten...

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID