• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
MTQ Ke-XXX.

Suasana pagelaran Semarak Wayangan sebagai rangkaian menyambut MTQ ke-XXX Tingkat Jawa Timur di Kota Pasuruan. (Foto: dok Kominfo Kota Pasuruan)

Falsafah Budaya Luhur dalam Lakon “Bimo Santri” di Semarak Wayangan MTQ Ke-XXX Tingkat Jatim di Kota Pasuruan

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
3 years ago
in Pilihan Redaksi
0
Share on FacebookShare on Twitter

PASURUAN, Tugujatim.id – Pemerintah Kota Pasuruan menggelar acara Semarak Wayangan sebagai rangkaian menyambut MTQ ke-XXX Tingkat Jawa Timur di Kota Pasuruan. Pagelaran seni wayang kulit ini digelar di halaman gedung Harmonie Kota Pasuruan, Jumat malam (29/09/2023).

Dalam pagelaran wayang ini, dalang Ki Ardhi Poerboantoro mengangkat lakon atau cerita “Bhimo Santri (Lakune Anak Sholeh)”. Sosok Bhimo atau Bima dalam lakon ini jadi representasi kaum santri.

You might also like

Dima Akhyar

Jalan Panjang Dima Akhyar, Dari Jual Motor hingga Direksi PDP Kahyangan Jember

01/06/2026 10:33 AM
Surabaya Vaganza 2026

Surabaya Vaganza 2026 Tetap Meriah Meski Sempat Diwarnai Ancaman Hujan

17/05/2026 9:21 AM
MTQ Ke-XXX Kota Pasuruan.
Wayangan sebagai rangkaian menyambut MTQ ke-XXX Tingkat Jawa Timur di Kota Pasuruan. (Foto: dok Kominfo Kota Pasuruan)

Bhimo sosok santri yang gigih dalam menimba ilmu pada gurunya, menyelami agamanya. Bukan hanya demi duniawi, melainkan lebih untuk menggenggam kesempurnaan kehidupan di akhirat.

“Lakon ini ekspresi nilai-nilai luhur ajaran yang penuh makna dan falsafah kemajuan berbangsa dan bernegara, juga tholabul ‘ilminya para santri, yang mengangkat derajat para gurunya,” ujar Ki Ardhi.

MTQ Ke-XXX di Kota Pasuruan.
Aksi dalang dalam rangkaian menyambut MTQ ke-XXX Tingkat Jawa Timur di Kota Pasuruan. (Foto: dok Kominfo Kota Pasuruan)

Anggota Lesbumi PBNU ini menambahkan, dalam lakon “Bhimo Santri” ini juga dituangkan kritik dan keluh kesah para seniman atas kondisi kehidupan modern saat ini. Di mana para kaum milenial saat ini banyak yang mulai berpaling muka dari adat budayanya.

Dia menyebut banyak anak muda yang gaya hidupnya terseret arus globalisasi hingga westernisasi (kebarat-baratan).

Sambut MTQ Ke-XXX di Kota Pasuruan.
Pagelaran wayang sambut MTQ ke-XXX Tingkat Jawa Timur di Kota Pasuruan. (Foto: dok Kominfo Kota Pasuruan)

“Kaum muda banyak yang meninggalkan nilai luhur budaya Nusantara, baik secara sosial, intelektual, ruang-ruang wacana, lifestyle atau gaya hidup banyak yang meninggalkan pitutur luhur,” ungkapnya.

Karena itu, lewat pagelaran wayangan ini, para seniman menitipkan pesan agar budaya, khususnya budaya asli Kota Pasuruan tetap dirawat. Ki Ardhi juga mengapresiasi langkah Pemkot Pasuruan untuk mengolaborasikan hiburan seni budaya Jawa dan Islam dalam rangkaian acara MTQ ke-XXX Tingkat Jawa Timur di Kota Pasuruan.

Dia menyebut selain pagelaran wayang, nantinya saat pembukaan MTQ disuguhkan tampilan seni tari Terbang Bandung, pencak Kuntu Mancilan, hingga nyanyian kidung (lagu Jawa) “Rumekso ing Wengi” karya Sunan Kalijaga.

“Artinya dalam satu wadah kebhinnekaan, kami boleh berbeda-beda, tapi tetap mesra, harmonis untuk sebuah tujuan kemanusiaan yang adil dan beradab,” ungkapnya.

Sementara itu, Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf mengatakan, pemkot mengupayakan agar pagelaran wayangan ini selalu hadir di setiap event, baik lokal ataupun internasional di Kota Pasuruan. Dia ingin agar wayangan jadi hiburan yang bulan hanya sekadar tontonan, tapi juga tuntunan.

“Wayangan ini menjadikan kami guyub rukun dan bisa mengkritik diri sendiri bercermin dengan harapan untuk memperbaiki kehidupan kita semua,” ujarnya.

Writer: Laoh Mahfud

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kota Pasuruan hari iniKota Pasuruan hari iniMTQ ke-XXX Tingkat Jawa TimurPagelaran seni wayang kulitPagelaran seni wayang kulit Kota Pasuruan
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Dima Akhyar

Jalan Panjang Dima Akhyar, Dari Jual Motor hingga Direksi PDP Kahyangan Jember

by Mochamad Abdurrochim
01/06/2026 10:33 AM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Dima Akhyar kini dipercaya menjabat Direktur Umum dan Keuangan PDP Kahyangan Jember. Namun, sebelum masuk jajaran direksi...

Surabaya Vaganza 2026

Surabaya Vaganza 2026 Tetap Meriah Meski Sempat Diwarnai Ancaman Hujan

by Mochamad Abdurrochim
17/05/2026 9:21 AM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Surabaya Vaganza 2026 berlangsung meriah pada Sabtu malam (16/05/2026) meski sempat dibayangi cuaca mendung dan ancaman hujan....

59 Biksu Thudong di Pasuruan

59 Biksu Thudong di Pasuruan Singgah di Klenteng Tjoe Tik Kiong

by Mochamad Abdurrochim
13/05/2026 10:16 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id – 59 Biksu Thudong di Pasuruan singgah di Klenteng Tjoe Tik Kiong, Kota Pasuruan pada Rabu (13/05/2026). Kedatangan...

Drama Korea underrated

10 Rekomendasi Drama Korea Underrated yang Jarang Dibahas, Tawarkan Cerita Realistis dan Menyentuh

by Mochamad Abdurrochim
04/05/2026 2:46 PM
0

Tugujatim.id – Drama Korea underrated sering kali luput dari perhatian, meski menghadirkan cerita yang lebih realistis dan emosional. Di tengah...

Next Post
kafilah Kabupaten Mojokerto.

Berikut Daftar Cabang Lomba MTQ XXX yang Diikuti Kafilah Kabupaten Mojokerto

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID