• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kue kering Ono Ae Food buatan Wilda Uliarosa Damayanti yang kebanjiran pembeli. (Foto: Dokumen/Ono Ae Food)

Kue kering Ono Ae Food buatan Wilda Uliarosa Damayanti yang kebanjiran pembeli. (Foto: Dokumen/Ono Ae Food)

Jelang Lebaran, Pengusaha Kue Kering asal Kota Malang Kebanjiran Order

Gigih Mazda by Gigih Mazda
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Salah satu tradisi Indonesia jelang Lebaran: berburu kue Lebaran. Ya, hal itulah yang kini terjadi saat ini. Tak heran, pengusaha kue kering  asal Kota Malang, Wilda Uliarosa Damayanti pun kuwalahan karena kebanjiran orderan dari para pembeli.

Owner Ono Ae Food tersebut mengaku jika usaha kue kering yang ia jul melalui platform online tersebut membeludak sepekan menjelang Hari Raya Idul Fitri tahun 2021 ini. Bahkan, pihaknya mengaku sempat menerima sebanyak 500 kue kering dalam sehari.

You might also like

Bareng Rakyat.

Bareng Rakyat Rampungkan Kepengurusan di 31 Kecamatan Jember

21/07/2026 3:21 PM
Mahasiswa

Mahasiswa Asal Situbondo Tewas Terlindas Truk di Gending, Diduga Gagal Mendahului

21/07/2026 3:00 PM

“Awal bulan Ramadhan ini masih biasa ya sampai aatu minggu mau Hari Raya ini langsung baik. Rata-raya sehari sampai 200 toples, bahkan kemarin ada yang sampai 500 (toples) pesanan satu hari,” ujarnya

Adapun, sederet kue kering yang dijualnya sangat beragam. Ada kue nastar, castangel, sagu keju, snow white, choco stik, banana cookies, hingga rainbow milk. Harganya pun cukup terjangkau, kisaran Rp 50 ribu – Rp 75 ribu, tergantung jenis varian kuenya.

Menurut Wilda, dari semua varian kue kering yang dibuatnya, jenis rainow milk yang tak pernah sepi mengisi daftar pesanan.

Kue kering Ono Ae Food buatan Wilda Uliarosa Damayanti yang kebanjiran pembeli. (Foto: Dokumen/Ono Ae Food) kota malang
Kue kering Ono Ae Food buatan Wilda Uliarosa Damayanti yang kebanjiran pembeli. (Foto: Dokumen/Ono Ae Food)

“Menurut customer ku kue kering Rainbow Milk sudah habis sebelum lebaran. Selain rasanya enak juga sangat disukai, apalagi anak-anak. Lihat warnanya saja suka naksir,” imbuh Wilda

Iapun tak menyangka, sejak membangun bisnis di tahun 2015, pesanan tahun ini, kata dia, memang yang paling banyak.

Naiknya jumlah pesanan ini, lanjut Wilda, selain memang kualitas yang diutamakan juga adanya larangan mudik lebaran. Pasalnya, ia merasa banyak customer yang memesan hampers berisikan kue kering buatannya untuk dikirimkan ke berbagai daerah sebagai penyemarak momen lebaran.

“Paling jauh pernah dari Kalimantan dan Makassar pesan juga. Biasanya untuk kemasan hampers bervariasi, customer bisa request jumlah kue keringnya. Bisa satu toples kue kering, dua, tiga atau sebaginya. Kemasannya juga sudah termasuk pernak pernik, kartu ucapan, dan pemanis lain,” imbuh alumnus Ilmu Komunikasi, Universitas Muhammadiyah Malang ini.

Kendati demikian, ia sangat bersyukur dengan adanya banjir orderan ini. Setelah pandemi yang sempat membatasi segala aktivitas dan perekonomian, kini bisa kembali pulih secara perlahan.

“Pandemi kan kadang naik turun ya pembeli, tapi sekarang ini alhamdulillah pesanan membludak. Tetap di jalankan dengan bahagiam. Meski sedikit istirahat, tapi mikir lagi kalau kue kering ini tidak setiap hari ramai. Identiknya dengan kue lebaran atau kue musiman jadi selama pesanan membludak ya tetap di terima saja,” tandasnya.

Tags: Idul FitriKota Malangkuekue LebaranlebaranMalang
Gigih Mazda

Gigih Mazda

Related Stories

Bareng Rakyat.

Bareng Rakyat Rampungkan Kepengurusan di 31 Kecamatan Jember

by Dwi Linda
21/07/2026 3:21 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id - Organisasi kemasyarakatan Bareng Rakyat merampungkan pembentukan kepengurusan di seluruh 31 kecamatan di Kabupaten Jember, Minggu (20/07/2026). Pencapaian...

Mahasiswa

Mahasiswa Asal Situbondo Tewas Terlindas Truk di Gending, Diduga Gagal Mendahului

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 3:00 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Desa Sebaung, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Senin (20/07/2026) sekitar...

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 11:17 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Alih-alih kendaraan bermotor, panitia gelaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang...

Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur Hari Ini Bikin Waspada, Dari Kabut Pekat hingga Hujan dan Angin Kencang Mengintai

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 10:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Selasa (21/07/2026) bergerak dinamis dengan pola yang tidak merata di banyak daerah. Sejumlah...

Next Post
Musisi asal Malang, Sal Priadi yang mengirim pesan lewat papan reklame atau baliho di salah satu sudut di Kota Malang karena tak bisa mudik. (Foto: Instagram/@____saldi)

Cerita Sal Priadi yang Tulis Pesan di Baliho karena Tak Bisa Mudik: Rindu Cium Tangan Ibu

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID