• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
PAD Kota Malang.

Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat saat hadir dalam kegiatan Optimalisasi PAD Kota Malang yang diselenggarakan bapenda pada Rabu (25/10/2023) di Savana Hall and Convention. (Foto: dok Humas Pemkot Malang)

PAD Kota Malang Belum Optimal, Pj Wali Kota Soroti Penyertaan Modal Pemkot kepada BUMD

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
3 years ago
in Pemerintahan
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Malang hingga Oktober 2023 ini masih berada di angka 58,56%. Capaian PAD Kota Malang ini menjadi ujian bagi pemkot yang saat ini dipimpin oleh Pj Wali Kota Wahyu Hidayat.

Menanggapi PAD Kota Malang yang belum optimal, Wahyu mempunyai cara tersendiri dalam memenuhi target tersebut. Wahyu mengatakan, PAD adalah nyawa bagi daerah.

You might also like

1 Muharram

Pemprov Jatim Minta Maaf atas Kericuhan Jalan Sehat 1 Muharram, Ribuan Kupon dan Snack Ternyata Masih Tersisa

17/06/2026 2:30 PM
Gus Fawait

Gus Fawait Siapkan Layanan PMI Terpadu di Jember, CPMI Tak Perlu Lagi ke Surabaya

16/06/2026 12:30 PM

Dia mengatakan, keberhasilan pembangunan suatu daerah tidak terlepas dari optimalisasi PAD. Wahyu menambahkan perlunya strategi yang tepat memenuhi proyeksi pendapatan yang sudah ditetapkan.

“Saya mengibaratkan satu kesatuan tubuh, PAD ini nyawa yang menghidupkan dan menggerakkan semua bagian tubuh. Jadi kalau PAD kami optimal, maka semua tugas dalam pembangunan bisa berjalan dengan baik. Seperti itu perumpamaannya. Karena itu, pentingnya ini (PAD) maka seharusnya jadi kewajiban dan tanggung jawab bersama untuk memaksimalkan,” ucap Wahyu saat hadir dalam kegiatan Optimalisasi PAD Kota Malang yang diselenggarakan Bapenda di Savana Hall and Convention, Rabu (25/10/2023).

Wahyu merinci progres sementara capaian PAD Kota Malang saat ini. Dari empat sumber pendapatan, lain-lain pendapatan yang sah menjadi sumber pendapatan dengan capaian tertinggi sebesar 82,13%, disusul hasil retribusi daerah 68,22%, lalu hasil pajak daerah 56,86%, dan terakhir hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan 22,11%.

Salah satu hal yang menjadi sorotan orang nomor satu di Pemkot Malang ini, salah satunya pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan. Karena pencapaian rendah, Wahyu lantas menyentil penyertaan modal Pemkot Malang kepada BUMD.

Wahyu mengatakan, penyertaan modal ini seharusnya menjadikan BUMD lebih berkembang dan berkontribusi bagi PAD Kota Malang.

Dia berharap potensi pajak dan retribusi sudah waktunya harus di-update dan diperbarui. Menurut dia, potensi Kota Malang yang besar menuntut kesigapan dan kepekaan para perangkat daerah pemungut PAD untuk terus mengevaluasi perkembangan.

“Saya soroti tiga ini, tujuan penyertaan modal kan untuk meningkatkan pendapatan juga, saya harap sumbangsihnya bagi peningkatan PAD, termasuk pajak daerah dan retribusi daerah. Harus sigap, harus peka, potensi Malang ini luar biasa, harus dievaluasi, di-update, dan diperbarui. Langkah ini sebagai bentuk mitigasi yang perlu dilakukan,” tuturnya.

Karena itu, Wahyu menginstruksikan semangat kebersamaan untuk optimalkan kinerja mencapai target PAD. Menurut dia, capaian hasil PAD tergantung seberapa serius kinerja aparat perangkat daerah yang bersangkutan. Wahyu juga mengatakan, optimalisasi pajak tidak hanya menjadi tugas bapenda, tapi perangkat daerah pemungut pajak, BUMD, camat, dan lurah selaku representasi pemerintah di wilayah.

Dia menegaskan ini karena penting bagi Pemkot Malang melihat histori pencapaian sumber pendapatan Kota Malang.

“Mitigasi ini penting untuk tentukan strategi. Menurut saya, strategi ini tidak sama setiap tahun, makanya perlu mitigasi, melihat riwayat sumber pendapatan, bisa lima tahun ke belakang, lantas dianalisis. Kedua yaitu kebersamaan, ini penting, pajak bukan cuma tanggung jawab bapenda, tapi perangkat daerah lain hingga lurah juga punya peran. Jadi, saya instruksikan dua poin ini bisa dilaksanakan,” ujarnya.

Writer: Yona Arianto

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kota Malang hari iniBerita PAD Kota MalangCapaian PAD Kota Malang 2023Kota Malang hari iniPAD Kota Malang 2023Pj Wali Kota Malang Dr Ir Wahyu Hidayat MM
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

1 Muharram

Pemprov Jatim Minta Maaf atas Kericuhan Jalan Sehat 1 Muharram, Ribuan Kupon dan Snack Ternyata Masih Tersisa

by Mochamad Abdurrochim
17/06/2026 2:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas berbagai kendala dan kericuhan yang terjadi dalam...

Gus Fawait

Gus Fawait Siapkan Layanan PMI Terpadu di Jember, CPMI Tak Perlu Lagi ke Surabaya

by Mochamad Abdurrochim
16/06/2026 12:30 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait menyiapkan layanan PMI terpadu di Kabupaten Jember, agar calon Pekerja...

ASN

Seleksi Terbuka, 37 ASN Berebut Enam Posisi Eselon II di Pemkot Blitar

by Mochamad Abdurrochim
10/06/2026 9:25 PM
0

KOTA BLITAR, Tugujatim.id - Proses Seleksi Terbuka (Selter) untuk mengisi kekosongan kursi enam Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkup...

Bawang Merah

Probolinggo Gandeng Kota Malang Pasok Bawang Merah, Sekaligus Perluas Pasar UMKM

by Mochamad Abdurrochim
05/06/2026 8:55 AM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id – Kabupaten Probolinggo terus memperluas jaringan pemasaran komoditas unggulan daerah. Terbaru, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menjalin kerja sama...

Next Post
Jembatan Brawijaya.

Jembatan Brawijaya dan Majapahit Malang Diperbaiki, Target Rampung 12 Desember 2023

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID