TUBAN, Tugujatim.id – Di akhir November 2023 ini, pengerjaan megaproyek Jembatan Glendeng di Desa Simo, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, sudah mencapai 80 persen. Proyek itu ditargetkan selesai pada akhir tahun ini
“Glendeng sudah 80 persen. Targetnya akhir Desember harus selesai 100 persen,” kata Kepala Dinas PUPR dan PRKP Kabupaten Tuban, Agung Supriyadi, pada Selasa (28/11/2023).
Agung menyampaikan, masa peralihan cuaca ini tidak menjadi kendala dalam pengerjaan proyek ini. Sebab, pembetonnya yang dilakukan sejak tiga minggu lalu, kini sudah selesai. Tinggal melanjutkan ke tahap selanjutnya. “Kendala tidak ada. Hanya saja menunggu umur beton saja. Insyaallah akhir tahun selesai dan bisa dilewati,” ujarnya.
Pembangunan Jembatan Glendeng di Desa Simo itu menelan anggaran mencapai Rp20,815 miliar. Kontrak pengerjaan dimulai 25 Juli 2023 hingga 21 Desember 2023.
Adapun total panjang sheetpile yang akan dibangun mencapai 84,8 meter untuk menahan tanah tidak longsor mengingat debit Sungai Bengawan Solo sering meluap, terutama saat musim hujan.
Jembatan yang menghubungkan antar kabupaten ini, sebelumnya memgalami kerusakan di tembok penahan sisi utara pada November 2020. Kemudian diperbaiki oleh Pemerintah Kabupaten Tuban pada pertengahan 2021 dengan anggaran Rp4,17 miliar. Namun, jembatan yang membentang di atas sungai terpanjang di Pulau Jawa itu kembali rusak di awal 2022. Setelah itu, akses kendaraan selain roda dua ditutup untuk sementara.
Reporter: Rochim
Editor: Lizya Kristanti








