SURAKARTA, Tugujatim.id – Setelah berhasil membawa Jerman menjadi juara Piala Dunia U-17, Kapten Timnas U-17 Jerman, Paris Bunner juga mengantongi predikat pemain terbaik. Dia mendapat Golden Ball Award di Stadion Manahan, Surakarta, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/12/2023) malam.
Jerman sukses mengalahkan Prancis di laga final lewat drama adu penalti dengan skor 4-3, setelah sebelumnya pertandingan berakhir imbang 2-2 di waktu normal.
Sebagai kapten, Paris Brunner mangaku bangga dan bersyukur biaa membawa Jerman meraih juara dan dirinya yang juga mengantongi predikat pemain terbaik. “Saya merasa bersyukur dan senang bisa membantu tim ini memenangkan Piala Dunia U-17. Saya cinta dengan tim saya,” katanya, pada Sabtu (2/12/2023).
Pemain kelahiran 2006 itu pun lantas mengatakan bahwa kemenangan tersebut ditujukan untuk orang tua, seluruh warga Jerman, dan pendukung Jerman. “Kemenangan ini saya persembahkan untuk warga Jerman dan orang tua saya. Saya menyukainya (penghargaan ini),” ucapnya.
Lebih dari 90 menit pertandingan, laga final Jerman vs Prancis memang diwarnai ketegangan. Apalagi, Jerman harus bertahan dengan 10 pemain di menit ke-69 setelah Winner Osawe dihadiahi kartu merah.
Namun, tak ingin menyerah begitu saja. Brunner mengatakan bahwa mentalitas para pemain memang sangat diuji. “Mental kami sangat bagus, karena kami ingin memenangkannya dan kami berhasil,” ujarnya.
Tak hanya Piala Dunia U-17 2023, kemengan ini serasa mengulang Piala Eropa U-17 2022. Di mana Jerman juga bertemu Prancis di babak final dan berakhir dengan kemenangan.
Predikat pemain terbaik pun didapatkan Paris Brunner untuj kedua kalinya, di Piala Dunia U-17 2023 dan Piala Eropa U-17 2022. “Menjadi pemain terbaik? tentu saya tidak menyangka. Saya merupakan pemain terbaik di kejuaraan Eropa dan saya juga ingin memenangkan gelar serupa di turnamen ini. Saya berhasil melakukannya,” ucapnya.
Dia menegaskan, satu hal penting yang bisa membawa dirinya mencapai kesuksesan di usianya yang masih muda sebagai pemain terbaik adalah mendengarkan orang tua. “Dengarkan orang tua mu,” pungkasnya.
Reporter: Izzatun Najibah
Editor: Lizya Kristanti








