SURABAYA, Tugujatim.id – Khofifah Indar Parawansa kini sudah mengantongi dukungan suara dari empat partai (PAN, Demokrat, Gerindra, dan Golkar) untuk maju lagi Pilgub Jatim 2024.
Terbaru, Emil juga diusung kembali untuk mendampingi Khofifah di Pilgub Jatim 2024 melalui Partai Demokrat.
Sementara itu, masa jabatan Khofifah sebagai gubernur aktif Provinsi Jawa Timur 2018-2023 akan berakhir pada 31 Desember 2023.
DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kini turut membuka suara terkait dukungan mantan mensos tersebut dari partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM). Bendahara DPW PKB Jatim Fauzan Fuadi mengatakan, pihaknya memberikan ucapan selamat kepada Khofifah atas majunya kembali di Pilgub 2024.
Baca Juga: Tampilan Menawan, 5 Tren Desain Rumah Minimalis Modern Bikin Anak Muda Nyaman
“Selamat, tentu saja kami ikut senang,” kata Fauzan saat dikonfirmasi Tugujatim.id, Rabu (13/12/2023).
Menurut dia, rekomendasi yang dikantongi Khofifah dari empat partai KIM sejauh ini merupakan keputusan tepat untuk maju lagi dua periode memimpin Jawa Timur.
“Separo kepastian tiket pencalonan kembali beliau sebagai gubernur Jatim periode kedua sudah hampir di tangan,” sambungnya.
Ketua Fraksi PKB DPRD Jatim tersebut mengatakan jika relasi antara PKB dengan Khofifah tidak dapat dipisahkan satu sama lain.
“PKB dan Bu Khofifah, ibarat dua sisi mata uang, sulit dipisahkan,” ucapnya.
Baca Juga: OOTD Kece! 10 Model Baju Tenun Wanita Terbaru Bikin Kamu Tampil Menawan dan Stylish
Sementara itu, saat ditanya terkait pengamanan suara muslimat, Fauzan menjawab jika PKB juga tidak akan terpisahkan dengan kelompok Muslimat.
“Muslimat itu ibu kita. Ibu dan anak (PKB) sampai kapan pun akan bersama,” tuturnya.
Jadi, dia optimis jika nantinya di kontestasi Pemilu 2024 mayoritas kelompok Muslimat akan merapat ke barisan PKB. Yang mana, Ketua Umum Cak Imin menjadi cawapres dari Anies Baswedan dan diusung oleh Nasdem serta PKS.
“Muslimat kan preferensinya beraneka di bawah. Mayoritas ya masih PKB. Yang penting tetap kompak dan rukun,” ujarnya.
Writer: Izzatun Najibah
Editor: Dwi Lindawati








