• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ratih Kumala.

Keluarga Ratih Kumala bersama anak dan suaminya. (Foto: Dok. Ratih Kumala IG @Gadiskretek)

Penulis Gadis Kretek, Ratih Kumala dalam Perannya Menjadi Ibu dan Wanita Karir

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
2 years ago
in Pilihan Redaksi
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Membagi peran antara menjalani kehidupan sebagai seorang ibu dan perempuan yang berkarir atau bekerja memang tidaklah mudah. Namun, hal tersebut dapat dilalui oleh Ratih Kumala, penulis novel Gadis Kretek sekaligus berkecimpung sebagai penulis skenario film.

Setiap 22 Desember yang diperingati sebagai Hari Ibu menjadi momen penting untuk memberikan pengalaman terbaik kepada seorang ibu dan perempuan.

You might also like

Dima Akhyar

Jalan Panjang Dima Akhyar, Dari Jual Motor hingga Direksi PDP Kahyangan Jember

01/06/2026 10:33 AM
Surabaya Vaganza 2026

Surabaya Vaganza 2026 Tetap Meriah Meski Sempat Diwarnai Ancaman Hujan

17/05/2026 9:21 AM

Mengulik cerita dari seorang penulis novel terkenal “Gadis Kretek”, Ratih Kumala yang juga menjadi seorang ibu dari satu anak, di sisi lain harus disibukkan dengan pekerjaannya.

“Menurut saya setiap perempuan itu harus mandiri dan tiap zaman harus ada perempuan yang maju dari zamannya itu sendiri. Kalau dari novelku diwakili oleh Jeng Yah, tapi percayalah di dunia nyata banyak perempuan yang berpikiran maju dan lebih maju dari zamannya itu sendiri,” katanya.

Perempuan kelahiran 4 Juni 1980 tersebut mengatakan jika peran seorang ibu bukan hanya sebatas membesarkan anak, tetapi juga membesarkan generasi bangsa. Bukan hanya kiasan semata. Ibu tidak hanya memberikan generasi keturunan, tapi juga mendidik dan membantu untuk membentuk karakter berkualitas bagi anak.

“Dan ibu perannya nggak cuma membesarkan anak, tetapi juga membesarkan bangsa. Perannya sangat berat tentu saja. Mendidik dan membesarkan anak-anak bangsa ini,” jelasnya.

Baginya, menjalani kehidupan sebagai wanita karir juga menjadi tantangan tersendiri. Bersama suaminya, Eka Kurniawan yang juga merupakan penulis buku terkenal harus bisa membagi waktu antara pekerjaan dan anak.

“Meski kami disibukkan dengan pekerjaan, harus tetap menemani. Menjadi seorang ibu dan perempuan bekerja atau wanita karir itu memang tidak gampang, ya kuncinya adalah harus menemani, mencuri waktu. Susahnya di situ,” bebernya.

Di sisi lain, tantangan saat ini dalam perannya sebagai seorang ibu juga bergeser lebih general karena dunia teknologi semakin canggih. Era digital turut memberikan kontribusinya dalam mendidik dan menemani pertumbuhan anak-anak.

“Sekarang sangat berpengaruh pada teknologi yang sangat maju. Peran orang tua in general itu sudah bergeser dari yang tadinya mengajarkan sekarang, semua anak itu sudah tahu sendiri. Anak-anak sekarang adalah penghuni era digital yang sebenarnya,” tuturnya.

Namun, adanya teknologi bukan menjadi penghalang. Menurut dia, orang tua juga wajib untuk mengikuti perkembangan zaman, bagaimana era anak-anaknya yang saat ini mereka jalani.

“Orang tua itu kemudian hanya memberi pagar dan memberi pagarnya pun tidak seperti orang tua zaman dulu dengan cara melarang. Itu harus punya trik sendiri untuk menghadapi anak zaman sekarang karena saya sendiri orang tua dan anakku umur 12 tahun,” ujarnya.

Writer: Izzatun Najibah

Editor: Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Dima Akhyar

Jalan Panjang Dima Akhyar, Dari Jual Motor hingga Direksi PDP Kahyangan Jember

by Mochamad Abdurrochim
01/06/2026 10:33 AM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Dima Akhyar kini dipercaya menjabat Direktur Umum dan Keuangan PDP Kahyangan Jember. Namun, sebelum masuk jajaran direksi...

Surabaya Vaganza 2026

Surabaya Vaganza 2026 Tetap Meriah Meski Sempat Diwarnai Ancaman Hujan

by Mochamad Abdurrochim
17/05/2026 9:21 AM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Surabaya Vaganza 2026 berlangsung meriah pada Sabtu malam (16/05/2026) meski sempat dibayangi cuaca mendung dan ancaman hujan....

59 Biksu Thudong di Pasuruan

59 Biksu Thudong di Pasuruan Singgah di Klenteng Tjoe Tik Kiong

by Mochamad Abdurrochim
13/05/2026 10:16 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id – 59 Biksu Thudong di Pasuruan singgah di Klenteng Tjoe Tik Kiong, Kota Pasuruan pada Rabu (13/05/2026). Kedatangan...

Drama Korea underrated

10 Rekomendasi Drama Korea Underrated yang Jarang Dibahas, Tawarkan Cerita Realistis dan Menyentuh

by Mochamad Abdurrochim
04/05/2026 2:46 PM
0

Tugujatim.id – Drama Korea underrated sering kali luput dari perhatian, meski menghadirkan cerita yang lebih realistis dan emosional. Di tengah...

Next Post
Jalur rawan.

Catat! Titik Jalur Rawan di Jatim saat Nataru 2024

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID