SURABAYA, Tugujatim.id – Jalur penyeberangan menjadi titik krusial yang rawan kemacetan dan kejahatan di Jawa Timur saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024. Di mana saja jalur rawan macet dan kejahatan itu?
Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto menuturkan, dalam gelar Operasi Lilin Semeru 2023 untuk pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru 2024 telah memetakan sejumlah titik jalur rawan.
Di mana, titik krusial yang wajib diwaspadai karena rawan kemacetan dan rawan kejahatan adalah jalur penyeberangan di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi dan Pelabuhan Jangkar Situbondo.
“Beberapa waktu ini, kami sudah menggelar atau melaksanakan operasi, termasuk pengecekan akhir di jalur-jalur yang dipetakan rawan kemacetan termasuk rawan kejahatan. Penyeberangan ketapang sudah kami cek,” katanya selepas apel Operasi Lilin Semeru, Kamis (21/12/2023).
Sebelumnya, Ditlantas Polda Jatim juga telah mengecek jalur rawan untuk kesiapan Nataru 2024 di wilayah Banyuwangi, Jember, Probolinggo, dan Lumajang.
Selain itu, untuk kemacetan, jalur yang perlu diwaspadai yakni jalur Pantura yang menghubungkan wilayah Lamongan, Gresik, dan Bojonegoro.
Sementara itu, untuk potensi jalur wisata yang diperkirakan meningkat mobilitasnya yakni wilayah Malang Raya (Kabupaten Malang, Kota Malang, dan Kota Batu). Diperkirakan, mobilisasi masyarakat di Jawa Timur saat Nataru 2024 cukup tinggi yakni 107 juta pergerakan. Sekaligus menempati posisi pertama, 17 persen secara nasional.
Operasi Lilin Semeru 2023 dimulai 22 Desember 2023 hingga 2 Januari 2024. Jumlah personel gabungan yang diterjunkan yakni 13.044 personel dan terdapat 194 titik pos pengamanan.
Writer: Izzatun Najibah
Editor: Dwi Lindawati








