• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ilustrasi gelombang tinggi Laut Jawa di pesisir utara Tuban. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Ilustrasi gelombang tinggi Laut Jawa di pesisir utara Tuban. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Fenomena Siklon Tropis Choi Wan, Masyarakat Pesisir Pantai Diminta Waspada Gelombang Tinggi

Gigih Mazda by Gigih Mazda
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, Tugujatim.id – Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geosfisika (BMKG) mengeluarkan peringatan gelombang tinggi di sejumlah perairan di Indonesia yang disebabkan oleh fenomena siklon tropis Choi Wan dari perairan timur Filipina. Peringatan tersebut berlaku mulai Rabu (2/6/2021) ini, hingga Jumat (4/6/2021) mendatang.

“Gelombang tinggi disebabkan oleh siklon tropis Choi Wan 998 hPa di Perairan timur Filipina yang berdampak pada ketinggian gelombang Perairan utara Kepulaua Sangihe – Kepulauan Talaud, perairan utara Halmahera hingga Papua,” tulis surat yang ditandangani Sub Koordinator Analisis dan Prediksi Meteorologi Maritim, Rismanto Effendi, Rabu (2/6/2021).

You might also like

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

13/06/2026 8:58 AM
Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

12/06/2026 8:54 PM

Dampak dari siklon tropis ini berpengaruh pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari tenggara – barat daya dengan kecepatan angin berkisar 5 – 20 knot. Sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari menuju selatan dengan kecepatan angin berkisar 5 – 25 knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Banda, Perairan Yos Sudarso, dan Laut Arafuru.

“Harap selalu diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran Perahu Nelayan. Karena Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 ,” ungkap Rismanto Effendi.

Oleh karena itu, diminta masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada. Berikut data gelombang tinggi yang dirilis BMKG

Tinggi gelombang 1,25 – 2,5 meter berpeluang terjadi di:

  1. Perairan utara SABANG
  2. Selat Karimata bagian selatan
  3. Laut Jawa
  4. Perairan selatan Kalimantan
  5. Selat Makassar bagian selatan
  6. Perairan Kepulauan Sabalana hingga Kepulauan Selayar
  7. Laut Sumbawa
  8. Laut Flores
  9. Perairan selatan Pulau Sumba
  10. Selat Sumba bagian barat
  11. Perairan Pulau Sawu
  12. Laut Sawu
  13. Selat Ombai
  14. Perairan Kupang-Pulau Rotte
  15. Samudra Hindia selatan NTT
  16. Peraiaran Kepulauan Sanghihe hingga Kepulauan Talaud
  17. Perairan utara Halmahera
  18. Perairan utara Papua Barat hingga Papua
  19. Peraiaran Wakatobi
  20. Perairan Pulau Buru hingga Pulau Seram
  21. Laut Seram
  22. Laut Banda
  23. Perairan Kepulauan Sermata hingga Kepulauan Tanimbar
  24. Peraiaran Kepulaua Kei hingga Kepulauan Aru
  25. Laut Arafuru
  26. Perairan Yos Sudarso

Tinggi gelombang 2,5-4 meter berpeluang terjadi di:

  1. Perairan barat Aceh
  2. Perairan barat Pulau Simeulue hingga Kepulauan Mentawai
  3. peraiaran Bengkulu hingga barat Lampung
  4. Samudra Hindia barat Sumatra
  5. Selat Sunda bagian barat dan selatan
  6. Peraiaran selatan Banten hingga Sumbawa
  7. Selat Bali-Lombong-Alas bagian selatan
  8. Samudra Hindia selatan Banten hingga NTB
Tags: anginbadaiBanjirbencana hidrometeorologiBMKGcuacaiklim
Gigih Mazda

Gigih Mazda

Related Stories

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Bediding

Fenomena Bediding 2026: Kenapa Suhu Malam hingga Dini Hari Terasa Lebih Dingin Saat Musim Kemarau?

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:22 PM
0

Tugujatim.id - Masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia bagian selatan mulai merasakan perubahan suhu udara yang lebih dingin dalam beberapa hari...

DPRD Surabaya.

Warga Ketar-ketir, DPRD Surabaya Tegaskan Kenaikan Pertamax Bukan Alasan Utama Harga Barang Naik

by Dwi Linda
12/06/2026 6:33 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Menyikapi kenaikan harga Pertamax, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya melihat adanya penyesuaian tersebut tidak serta...

Next Post
Intarti, warga Trenggalek yang menekuni ramuan tradisional. (Foto: M Zamzuri/Tugu Jatim)

Berawal dari Hobi, Warga Trenggalek Ramu Minuman Tradisional Anti Covid-19

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID