SURABAYA, Tugujatim.id – Mantan Wakil Presiden (2014-2019) Jusuf Kalla (JK) hadir di acara konsolidasi kader dan relawan Anies dan Muhaimin (AMIN) Jawa Timur di Surabaya, Rabu (10/01/2024).
Dari pantauan Tugujatim.id, dengan kemeja putik dan peci hitam, Jusuf Kalla tampak hadir di tengah-tengah ribuan kader dan relawan AMIN bersama cawapres Muhaimin, mantan Ketua MK Hamdan Zoelva, serta Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI A. Halim Iskandar sekitar pukul 10.00 WIB.
Baca Juga: 6 Deretan Desain Rumah Minimalis Elegan Tampil Mewah, Bikin Betah Style Modern Banget
Dengan dukungannya yang hadir secara langsung di Surabaya, Cak Imin (sapaan Muhaimin) memastikan jika Jusuf Kalla memberikan dukungan penuh kepadanya dan Anies.
“Alhamdulilah, beliau pasti Jawa Timur kemudian bisa memastikan sekaligus memberikan dukungan moral meskipun beliau tidak bisa memberikan sambutan, tapi beliau bagian dari TIMNAS,” kata Cak Imin, Rabu (10/01/2024).
Diketahui, saat ini Jusuf Kalla bukan menjadi bagian dari Tim Nasional (TIMNAS) pasangan Anies dan Muhaimin. Namun, tidak menutup kemungkinan dalam waktu dekat Cak Imin bakal menunjuk JK sebagai juru kampanye (jurkam) bagi paslon capres cawapres 01.
“Semoga (ikut kampanye). Karena Pak JK belum masuk TIMNAS. Jadi tidak bisa langsung menjadi jurkam. Kami lihat nanti,” bebernya.
Baca Juga: Mengenal Jenis-Jenis GPS Mobil Terbaik yang Harus Pengemudi Miliki: Tahan Air dengan Fitur Canggih
Menurut Wakil DPR RI tersebut, Jusuf Kalla bukan orang sembarangan di ranah politik dan pemerintahan. Mantan politikus Partai Golkar tersebut dinilai akan menjadi penguat kemenangan Anies dan Muhaimin untuk Pemilu 2024 di Jawa Timur.
“Pak JK punya pengalaman, kami belajar lebih banyak. Menjadi penguat (untuk kemenangan AMIN),” ujarnya.
Ketum PKB tersebut mengatakan, dukungan JK terhadap AMIN karena paslon 01 memiliki visi dan misi yang kuat dan bisa membawa perubahan di Indonesia 2024-2029.
“Pak JK ingin Indonesia salah arah, Pak JK tidak ingin Indonesia dipimpin oleh pemimpin yang tidak memiliki visi misi yang jelas,” ujarnya.
Writer: Izzatun Najibah
Editor: Dwi Lindawati








