SURABAYA, Tugujatim.id – Sebanyak 16 jenderal purnawirawan disebut mendapat intimidasi dari pihak tertentu saat ingin menghadiri kampanye calon presiden (capres) nomor urut tiga, Ganjar Pranowo, di Surabaya, Jawa Timur, pada Sabtu (13/1/2024).
Meski mengalami intimidasi, 16 jenderal purnawirawan tersebut terpantau hadir saat acara pertemuan pensiunan aparatur negara se-Jawa Timur, di DBL Surabaya, siang ini.
“Tadi saya mendengar cerita, ‘nggak usah datang pak’. Sudah sampaikan ke saya, ‘bung nggak usah datang’, luar biasa. Ini Polri dididik, dilatih untuk berani,” kata Ganjar, pada Sabtu (13/1/2024).
Menurut mantan Gubernur Jawa Tengah tersebut, keberanian para jenderal pensiunan ini juga dijamin keamanannya dari kubu Ganjar-Mahfud. “Makanya kalau intimidasi nggak ada yang takut, maka mereka datang ke sini. Menurut saya ini yang bikin gak pernah gentar, karena ada Ganjar, nggak ada takut, ada Mahfud,” bebernya.
Selain itu, seseorang berpangkat jenderal TNI dan Polri tentu memiliki pengalaman birokrasi panjang dan dinilai paham untuk mengantisipasi tindakan intimidasi. “Tentu saja. Beliau ini yang punya pengalaman birokrasi panjang di bidangnya. Jadi mereka tahu bagaimana cara mengantisipasi,” ucapnya.
Dengan adanya dukungan dari mantan kepala aparat keamanan menjadi angin segar bagi Ganjar untuk membantu melawan jika ke depannya kembali mengalami ancaman.
“Dan kami perlu kolaborasi sehingga kita bisa melakukan dengan cara-cara yang benar. Kalau mereka menekan, kami juga melawan dengan yang benar. Maka pasukan kami siapkan, solidkan, kekuatan masyarakat kita rapatkan bersama-sama menuju kemenangan,” tandasnya.
Reporter: Izzatun Najibah
Editor: Lizya Kristanti








