• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kompetisi tangkap tikus di Bojonegoro. (Foto: Dinas Pertanian Bojonegoro/Tugu Jatim)

Kompetisi tangkap tikus di Bojonegoro. (Foto: Dinas Pertanian Bojonegoro)

Gelar Kompetisi Tangkap Tikus, Pemkab Bojonegoro Penuhi Target Dapat 25.000 Ekor selama 3 Hari

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Perlombaan tangkap tikus yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro di Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, telah usai. Hasilnya, ada 25.000 ekor tikus berhasil ditangkap oleh warga kelompok tani di 9 desa.

Melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bojonegoro, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Perlindungan Tanaman Zainal Fanani mengatakan, kompetisi tangkap tikus yang seharusnya diadakan selama lima hari terhitung sejak 7-11 Juni itu jadi digelar hanya tiga hari karena memenuhi target.

You might also like

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

21/07/2026 8:30 PM
Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

21/07/2026 7:17 PM

“Alhamdulillah, 25.000 ekor tikus yang rencananya bisa ditangkap selama 5 hari, tapi bisa dicapai dalam 3 hari saja,” ujar Zaenal Fanani kepada Tugu Jatim melalui pesan singkatnya Sabtu (12/06/2021).

Kompetisi ini diadakan sebagai upaya Pemkab Bojonegoro dalam mengendalikan hama tikus di area persawahan. Untuk 9 desa yang mengikuti kompetisi tersebut, yaitu Kedungprimpen, Gedungarum, Pilang, Semambung, Kanor, Caruban, Temu, Prigi, dan Tambahrejo. Dari 9 desa, masing-masing memiliki kelompok tani tersendiri. Dan totalnya ada 17 kelompok tani.

Ilustrasi lomba tangkap tikus. (Foto: Pexels/Tugu Jatim)
Ilustrasi lomba tangkap tikus. (Foto: Pexels)

“Dari masing-masing kelompok tani itu berisi 6-10 orang atau diikuti sekitar 170 orang,” lanjut Zaenal.

Menurut dia, satu kelompok bisa menangkap hingga 2.000 tikus per hari. Bahkan, ada yang satu orang bisa mendapatkan 500 ekor per hari.

Sementara itu, Zaenal menjelaskan, untuk pemenangnya diperoleh kelompok tani dengan nama Among Tani yang berasal dari Desa Kanor.

“Kelompok tani ini pada Senin (07/06/2021) mendapat 2.329 ekor tikus, kemudian hari Selasa mendapat 2.841 ekor tikus, dan Rabu mendapat 3.575 ekor tikus,” jelasnya.

“Nanti mereka akan mendapat hadiah, dengan jumlah perolehan dikali Rp 2.000,” sambung Zaenal.

Urutan perolehan terbanyak menangkap tikus yaitu:

1. 8.745 ekor tikus diperoleh Poktan Among Tani dari Desa Kanor.
2. 2.748 ekor tikus diperoleh Poktan Rahayu dari Desa Temu.
3. 1.663 ekor tikus diperoleh Poktan Sri Katon dari Desa Pilang.
4. 1.646 ekor tikus diperoleh Poktan Tani Maju II dari Desa Gedungarum.
5. 1.582 ekor tikus diperoleh Poktan Mari Tani dari Desa Prigi.
6. 1.485 ekor tikus diperoleh Poktan Tani Makmur dari Desa Kedungprimpen.
7. 1.433 ekor tikus diperoleh Poktan Sido Makmur dari Desa Pilang.
8. 1.374 ekor tikus diperoleh Poktan Sido Beno dari Desa Kedungprimpen.
9. 1.144 ekor tikus diperoleh Poktan Estu Tani Satu dari Desa Caruban.
10. 1.113 ekor tikus diperoleh Poktan Tani Mulyo Satu Desa Tambahrejo.
11. 821 ekor tikus diperoleh Poktan Rindang dari Desa Temu.
12. 573 ekor tikus diperoleh Poktan Handayani dari Desa Kanor.
13. 516 ekor tikus diperoleh Poktan Sri Rejeki dari Desa Prigi.
14. 110 ekor tikus diperoleh Poktan Sido Mukti dari Desa Pilang.
15. 83 ekor tikus diperoleh Poktan Sentosa dari Desa Kanor.

Sementara itu, kelompok tani Krida Tani (Desa Semambung) dan Estu Tani II (Desa Caruban) tidak mendapatkan hasil sama sekali alias 0. Terakhir, Zaenal menuturkan, tikus-tikus yang telah ditangkap nantinya akan dikubur.

Tags: Berantas hama tikusBerita kompetisi tangkap tikusKabupaten BojonegoroKompetisi tangkap tikusPemkab Bojonegoropetani
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Next Post
Kepala BP2MI Benny Rhamdani bersama rombongan usai melakukan sidak di BLK PT CKS Kota Malang. (Foto: Sholeh/Tugu Jatim)

Sidak di BLK PT CKS Malang, Kepala BP2MI: Janggal, Ada yang Disembunyikan!

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID