JEMBER, Tugujatim.id – Bunga tabur atau biasa digunakan untuk nyekar ke pemakanan, mengalami kenaikan harga yang fantastis di Kabupaten Jember, khususnya menjelang Ramadan 1445 Hijriah. Naiknya harga bunga tabur menjelang Ramadan mencapai 100 persen jika dibandingkan dengan hari biasanya.
Deretan pedagang yang tersebar di sepanjang Jalan Trunojoyo hingga Pasar Tanjung menjual bunga tabur dengan kisaran harga mulai dari Rp150.000-Rp200.000 untuk ukuran kantong plastik besar.
“Setelah menjelang Ramadan, harga bunga mengalami kenaikan 100 persen, terus sekarang satu kreseknya itu Rp150 ribu bisa lebih untuk yang besar,” ujar Wahid, salah satu pedagang bunga tabur di Jalan Trunojoyo, Senin (11/03/2024).
Selain itu, penjual juga memiliki beberapa jenis ukuran bunga dengan kantong plastik kecil berisi bunga mawar penuh seharga Rp5.000, sedangkan masih dengan kantong plastik yang sama, tetapi isi di dalamnya campuran antara mawar dan pandan dijual seharga Rp10.000 per tiga kantong plastik kecil.
“Yang kecil itu, sepuluh tiga, kalau yang itu Rp5.000 bunga mawar aja. Yang sepuluh tiga itu, ada pandannya,” jelas Wahid.
Di tengah kenaikan harga bunga yang signifikan, tidak membuat masyarakat berhenti untuk membelinya. Atas dasar kebutuhan, meski harga bunga tinggi, masyarakat, khususnya warga di Kabupaten Jember, tetap membeli bunga menjelang Ramadan.
Meski harga bunga melambung tinggi, Wahid menyatakan, penjualan sebelum Senin (11/03/2024), lapaknya masih ramai pembeli meski harga naik sekalipun. Sedangkan satu hari menjelang Ramadan, jumlah pembeli bunga di lapaknya mengalami penurunan.
“Kemarin lebih rame, sekarang agak sepi. Mungkin kemarin orang-orang banyak yang nyekar duluan dan sekarang tinggal sisanya aja,” lengkap Wahid.
Tradisi nyekar ke pemakaman, terutama menjelang Ramadan merupakan kegiatan yang penting bagi kebanyakan umat muslim. Karena itu, bunga menjadi faktor penting dalam keberadaanya sehingga meski mengalami kenaikan harga, masyarakat tetap konsumtif terhadap bunga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati








