• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pertemuan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Batu dan Komisi B DPRD Kota Batu terkait penyaluran pupuk subsidi di Kota Batu. (Foto: Sholeh/Tugu Jatim)

Pertemuan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Batu dan Komisi B DPRD Kota Batu terkait penyaluran pupuk subsidi di Kota Batu. (Foto: Sholeh/Tugu Jatim)

Punya Kartu Tani, Petani Kota Batu Malah Sulit Peroleh Pupuk Bersubsidi

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

BATU, Tugujatim.id – Petani Kota Batu mengeluhkan sulitnya memperoleh pupuk bersubsidi dari pemerintah. Untuk dapat membeli pupuk bersubsidi, petani harus memiliki Kartu Tani. Sementara banyak petani yang sudah memiliki Kartu Tani, tapi mereka tak kebagian pupuk subsidi  karena persediaannya habis.

Ketua Komisi B DPRD Kota Batu Hari Danah Wahyono menuturkan, pihaknya banyak mendapat keluhan petani yang kesulitan memperoleh pupuk bersubsidi tersebut. Selain itu, para petani juga mengeluhkan penggunaan Kartu Tani.

You might also like

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

13/06/2026 8:58 AM
Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

12/06/2026 8:54 PM

“Banyak petani yang kesulitan memperoleh pupuk bersubsidi. Mereka memburu pupuk subsidi, tapi tidak masuk kelompok tani. Ini yang menjadi persoalan mendasar bagi petani di Kota Batu,” ujarnya Senin (21/06/2021).

Selain itu, rumitnya birokrasi untuk bisa membeli pupuk subsidi tersebut dianggap memperlambat pendistribusian pupuk subsidi ke petani.

“Karena program pusat dengan birokrasi yang rumit ini, para petani banyak yang mengeluhkan,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Batu Sugeng Pramono menuturkan, memang masih banyak petani yang belum mendapatkan Kartu Tani karena belum tergabung dalam kelompok tani.

“Petani yang mempunyai lahan di Kota Batu ada sekitar 15 ribu orang, tapi yang masuk dalam kelompok tani masih 8.524 petani,” ujarnya.

Dia menyebutkan, 8.524 petani tersebut telah terdaftar dalam sistem aplikasi rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK). Namun, yang sudah menerima Kartu Tani masih 5.760 petani.

“Untuk inventarisasi dan penyelesaiannya, kami sudah berkoordinasi dengan Direktorat Pupuk, BNI, sosialisasi kios pupuk, dan petani yang belum tergabung dalam kelompok tani,” paparnya.

 

Tags: Berita keluhan petani Kota BatuKartu TaniKota BatuPetani Kota BatuPupuk bersubsidi
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Bediding

Fenomena Bediding 2026: Kenapa Suhu Malam hingga Dini Hari Terasa Lebih Dingin Saat Musim Kemarau?

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:22 PM
0

Tugujatim.id - Masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia bagian selatan mulai merasakan perubahan suhu udara yang lebih dingin dalam beberapa hari...

DPRD Surabaya.

Warga Ketar-ketir, DPRD Surabaya Tegaskan Kenaikan Pertamax Bukan Alasan Utama Harga Barang Naik

by Dwi Linda
12/06/2026 6:33 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Menyikapi kenaikan harga Pertamax, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya melihat adanya penyesuaian tersebut tidak serta...

Next Post
Tiga pemain asing Persik Kediri yaitu, Youssef Ezzejjari Lhasnauoi berasal dari Spanyol, Arthur Felix Da Silva dari Brasil, dan Ibrahim Bahsoun dari Lebanon.(Foto: Rino Hayyu Setyo/Tugu Jatim)

3 Pemain Asing Merumput di Stadion Brawijaya, Manajemen Persik Kediri Masih Tunggu 1 Pemain Lagi

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID