• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Sejumlah korban penipuan oknum pengacara di Malang usai melaporkan kasus penipuan ke Polresta Malang Kota, Rabu (23/6/2021). (Foto: M Ulul Azmy/Tugu Jatim)

Sejumlah korban penipuan oknum pengacara di Malang usai melaporkan kasus penipuan ke Polresta Malang Kota, Rabu (23/6/2021). (Foto: M Ulul Azmy/Tugu Jatim)

Oknum Pengacara di Malang Tipu 9 Warga Pasuruan Lolos CPNS Jalur Belakang

Gigih Mazda by Gigih Mazda
5 years ago
in Kriminal, News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Oknum pengacara di Malang, RN (54) dan MS (54) dilaporkan 9 warga Pasuruan ke Polresta Malang Kota, Rabu (23/6/2021). Keduanya dilaporkan atas tuduhan penipuan dengan iming-iming mampu meloloskan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tanpa tes alias jalur belakang.

Berdasarkan data di KTP, kedua terlapor merupakan warga Kelurahan Arjowinangun, Kedungkandang, Kota Malang. Diduga, keduanya adalah sindikat calo tipu-tipu dengan korban mencapai ratusan di seluruh Indonesia.

You might also like

Jatim

BMKG: Waspada Kabut Tebal dan Angin Kencang di Jatim, Jumat 5 Juni 2026

05/06/2026 8:11 AM
Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

04/06/2026 8:52 PM

Di Pasuruan, ada 9 korban yang senasib dan sepakat untuk membawa kasus ini ke ranah hukum. Didampingi Ketua LSM Peduli Bangsa Jatim Wilayah Malang Raya, Tjandra Febryanto, mereka berharap kasus ini bisa diusut tuntas agar tidak ada korban-korban lainnya.

Menurut Tjandra, korban yang tercatat mencapai 152 orang. Tersebar di Mojokerto, Pasuruan hingga Bandung.

”Yang saya dampingi ini hanya warga dari Pasuruan saja dengan total kerugian sekitar Rp422 juta. Nah kalau sesuai catatan saya ada 152 orang ya totalnya bisa sampai Rp7,1 miliar,” ungkap Tjandra usai pelaporan.

Sejumlah korban penipuan oknum pengacara di Malang usai melaporkan kasus penipuan ke Polresta Malang Kota, Rabu (23/6/2021). (Foto: M Ulul Azmy/Tugu Jatim)
Sejumlah korban penipuan oknum pengacara di Malang saat melaporkan kasus penipuan ke Polresta Malang Kota, Rabu (23/6/2021). (Foto: M Ulul Azmy/Tugu Jatim)

Selain penipuan, Tjandra juga memperkarakan soal dugaan pemalsuan dokumen negara. Di mana dalam aksinya, terlapor bahkan bisa membuat salinan dokumen SK pengangkatan PNS yang sama persis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Mulai logo Burung Garuda, Kop Surat BKN, NIK Pegawai hingga tanda tangan dari Kepala BKN. “Namun saat dicek, nama peserta CPNS tidak terdaftar di Pemda setempat, NIK itu palsu,” beber Tjandra menunjukkan bukti foto SK tersebut.

Terpisah, salah satu korban SH (56) yang ikut mendaftarkan 3 nama anaknya mengaku terperdaya oleh pelaku karena mengaku sebagai pengacara gaek dengan banyak channel di Pemerintah Pusat. Selain itu, perkenalan dengan pelaku juga terjalin dari salah satu rekan aparat.

Dari latar belakang itu, dirinya percaya dan berani menginvestasikan uang senilai Rp132 juta untuk 3 nama agar dimuluskan jalannya diangkat jadi PNS. Janji itu diutarakan pelaku sejak 2017 silam dan akan turun SK-nya pada 2018.

”Namun janji itu molor-molor terus, katanya Januari 2018, mundur lagi Maret 2018 dan masih mundur. Lalu, akhirnya kami diberi SK yang ternyata palsu,” tutur SH.

”Saat kami cek lewat pengumuman online, nama anak saya yang saya titipkan itu gak ada. Saya tanya dia (pelaku), tapi alasannya dia bilang memang gak ada kalau di online, karena ini pakai jalur khusus,” tambahnya.

Sejak itu, dirinya mulai tersadar jika pelaku tak bisa membuktikan janjinya. Para korban juga terhitung sudah 2 kali bertemu langsung dengan pelaku dengan menandatangani surat perjanjian.

”Sampai saat ini, anak-anak kami terbukti gak ada yang diterima. Sampai sekarang, kita ke rumahnya kosong, ngakunya ada di Bandung. Sekarang, kami ingin uang saya kembali saja,” ujarnya.

Dari situ juga, dia baru tahu kalau korban dari pelaku di wilayahnya tidak dia saja. Total ada 9 korban lain mengaku ditipu orang yang sama. Besaran uang yang disetor juga variatif. Mulai dari Rp47 juta hingga ratusan juta.

”Saya harap polisi bisa membantu kami memproses kasus ini. Kami tidak ingin ada korban-korban lainnya,” harapnya.

Tags: berita malangberita Malang hari iniCPNSKabuapten PasuruanKota MalangKota PasuruanMalangPasuruanpenipuanPNS
Gigih Mazda

Gigih Mazda

Related Stories

Jatim

BMKG: Waspada Kabut Tebal dan Angin Kencang di Jatim, Jumat 5 Juni 2026

by Mochamad Abdurrochim
05/06/2026 8:11 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jatim Jumat (05/06/2026) didominasi udara kabur dan berawan di banyak wilayah, dengan beberapa daerah dataran tinggi...

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 8:52 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id- Sebagai upaya meningkatkan transparansi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, memasang foto juru parkir (jukir) pada rambu parkir digital di...

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Next Post
Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky saat memimpin rapat koordinasi dengan Sekda Tuban Budi Wiyana, Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, dan jajaran pegawai BKPSDM Kabupaten Tuban, di rumah bupati jalan Letda Sucipto, Kelurahan Perbon, Kecamatan Tuban. (Foto: Humas Pemkab Tuban)

Bupati Tuban Bakal Canangkan Nilai Religi dan Kearifan Lokal dalam Tata Kelola Pemerintahan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID