• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Mojokerto.

MoU antara Pemkot Mojokerto dengan Rekosistem. (Foto: Kominfo)

Alasan Pemkot Mojokerto Gandeng Start Up dan Konsorsium Perusahaan Jepang Kelola Sampah: Magersari Penyumbang Terbesar

Dwi Linda by Dwi Linda
2 years ago
in Pemerintahan
0
Share on FacebookShare on Twitter

MOJOKERTO, Tugujatim.id – Data dari Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) Kementerian Lingkungan Hidup tahun 2022 melaporkan Jawa Timur berada pada posisi kedua di Indonesia sebagai penghasil sampah terbesar dengan total produksi 5 juta ton. Sementara Kota Mojokerto menghasilkan sampah hingga 82 ton per hari serta Magersari menjadi penyumbang sampah terbesar di Kota Onde-Onde.

Dengan demikian perlu langkah konkret untuk mengelola sampah pada level lokal. Salah satu perusahaan rintisan (start up) Rekosistem akan mengelola Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Magersari. Rekosistem nantinya menerima sampah dari kawasan kota, lalu dilakukan pemilahan, pendataan serta pemulihan material dengan pendekatan ekonomi sirkular.

You might also like

ASN

Seleksi Terbuka, 37 ASN Berebut Enam Posisi Eselon II di Pemkot Blitar

10/06/2026 9:25 PM
Bawang Merah

Probolinggo Gandeng Kota Malang Pasok Bawang Merah, Sekaligus Perluas Pasar UMKM

05/06/2026 8:55 AM

Baca Juga: Tangguh! Review HP Oppo A54 5G: Ponsel Pintar Cocok untuk Fotografi Koneksi Super Cepat dengan Prosesor Snapdragon 480 5G

“Melalui campur tangan Rekosistem, teknologi digital akan digunakan di TPST tersebut untuk mengumpulkan, meningkatkan daur ulang, melaporkan data secara komprehensif, serta melakukan pemantauan secara real-time. TPST ini akan dilengkapi sensor IoT dan integrasi Machine Learning untuk meningkatkan analisis dan optimalisasi sistem,” kata Joshua Valentino, Co-Founder dan Chief Operating Officer Rekosistem, Senin (22/4/2024).

Pada tahun pertama, TPST Magersari fokus pada penanganan klien dengan meningkatkan metodologi agar beroperasi sesuai dengan prinsip keberlanjutan. “Berbicara persoalan pengeloaan sampah memang kompleks. Hal ini tidak terlepas dari fakta bahwa masih kurangnya kesadaran masyarakat. Penandatangan kerjasama strategis antara Pemerintah, sektor swasta dan Rekosistem adalah perjalanan kami menuju pengelolaan sampah yang lebih efektif dan ramah lingkungan di Kota Mojokerto,” ucap Pejabat (Pj) Wali Kota Mojokerto, Moh. Ali Kuncoro.

Selain meningkatkan tingkat daur ulang anorganik, kerjasama ini juga bertujuan mengajak masyarakat Mojokerto berkontribusi untuk mengurangi emisi karbon. Dengan demikian gaya hidup berbasis prinsip berkelanjutan dapat menumbuhkan kesadaran setiap individu atas produk pasca konsumsinya sekaligus meningkatkan laju daur ulang untuk mengurangi volume sampah.

Baca Juga: Tak Tertandingi, Intip Review Lenovo ThinkPad X13 Yoga Gen 4 Didukung Fitur Windows Studio Effect yang Fleksibel

Sementara itu, Co-Founder dan Chief Executive Officer Rekosistem, Ernest Layman, menyambut gembira atas kerja sama pengelolaan sampah di Kota Mojokerto. “Kolaborasi yang dilakukan menjadi wujud kesadaran kolektif dalam mendorong perencanaan dan penerapan tata kelola manajemen sampah yang lebih ideal melalui pendekatan ekonomi sirkular dan waste-to-energy. Rekosistem berharap dapat mengelola seluruh TPS di Kota Mojokerto dan mewujudkan ekosistem berkelanjutan,” ungkapnya.

Clean Ocean Material Alliance (CLOMA) merupakan konsorsium yang terdiri dari perusahaan-perusahaan ternama seperti Ajinomoto, Marubeni, Panasonic, Yakult, Unicharm, dan JICA. Konsorsium ini turut berkolaborasi dalam upaya penanganan masalah pengelolaan sampah di Kota Mojokerto. Nantinya tidak hanya memberikan dukungan secara finansial, TPST Magersari juga mendapat akses dalam mengadopsi pendekatan yang dilakukan para konsorsium perusahaan Jepang tersebut dalam mengatasi tantangan serupa dalam pengelolaan sampah di Jepang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Hanif Nanda Zakaria

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kota Mojokerto hari iniKelola sampahKota Mojokerto hari iniPemkot MojokertoPemkot Mojokerto X Konsorsium JepangPengelolaan Sampah
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

ASN

Seleksi Terbuka, 37 ASN Berebut Enam Posisi Eselon II di Pemkot Blitar

by Mochamad Abdurrochim
10/06/2026 9:25 PM
0

KOTA BLITAR, Tugujatim.id - Proses Seleksi Terbuka (Selter) untuk mengisi kekosongan kursi enam Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkup...

Bawang Merah

Probolinggo Gandeng Kota Malang Pasok Bawang Merah, Sekaligus Perluas Pasar UMKM

by Mochamad Abdurrochim
05/06/2026 8:55 AM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id – Kabupaten Probolinggo terus memperluas jaringan pemasaran komoditas unggulan daerah. Terbaru, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menjalin kerja sama...

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 8:52 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id- Sebagai upaya meningkatkan transparansi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, memasang foto juru parkir (jukir) pada rambu parkir digital di...

Sidoarjo

Kontes Modifikasi Motor Dua Tak di Sidoarjo Mampu Gerakkan Ekonomi Masyarakat

by Mochamad Abdurrochim
01/06/2026 11:45 AM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Gelaran kontes modifikasi motor dua tak dalam ajang Jayandaru Vol. 1 di Mal Pelayanan Publik (MPP) Lingkar...

Next Post
Daop 8 Surabaya.

Selama Angkutan Lebaran 2024, KAI Daop 8 Surabaya Catat Peningkatan Penumpang 10 Persen 

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID