MOJOKERTO, Tugujatim.id – Dinamika Pilkada 2024 Kabupaten Mojokerto semakin menggeliat. Terbaru, incumbet atau Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto 2021-2024 masing-masing mendapatkan formulir penjaringan pendaftaran bakal calon bupati dari DPC PKB Kabupaten Mojokerto.
DPC PKB Kabupaten Mojokerto menyerahkan formulir pendaftaran bakal calon bupati kepada Wakil Bupati Mojokerto, Mohammad Al Barra. Tidak hanya itu, formulir serupa juga turut diserahkan kepada Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati.
Formulir pendaftaran calon bupati dari PKB Kabupaten Mojokerto diserahkan oleh Sekretaris DPC PKB Kabupaten Mojokerto, Masduqi Hasan kepada Wakil Bupati Al Barra. Sementara formulir serupa diserahkan oleh Bendahara DPC PKB Kabupaten Mojokerto, Eka Septya Juniarti.
Saat memberikan keterangan kepada Tugu Jatim, Masduqi mengatakan bahwa penyerahan formulir penjaringan calon bupati tersebut sebagai upaya tindak lanjut. Sebelumnya, DPC PKB Kabupaten Mojokerto sempat melakukan komunikasi langsung lewat sowan ke kediaman KH Asep Saifuddin Chalim, orang tua dari Wakil Bupati Al Barra.
“Kami bagi tugas untuk siapa yang komunikasi ke semua bakal calon. Karena sudah menjadi komitmen kami dari awal bahwa kami terbuka untuk komunikasi ke semua bakal calon sekaligus menyambung silaturahmi,” beber Masduqi, Jumat (3/5/2024).
Masduqi melanjutkan, semua bakal calon yang mendapat formulir penjaringan bakal calon bupati memiliki kesempatan yang sama. “Setelah formulir beres, tetap mengikuti tahapan sesuai petunjuk dari DPP. Termasuk juga setiap bakal calon juga dimintai pemaparan,” tambahnya.
Paparan yang dimaksud Masduqi seperti visi dan misi dari bakal calon, lalu prioritas pengelolaan anggaran, termasuk penilaian kapasitas dan kompetensi masing-masing bakal calon. “Istilahnya kami tidak mau membeli kucing dalam karung,” tegasnya.
Meski demikian, PKB Kabupaten Mojokerto menyatakan tetap berpegang pada keputusan akhir dari DPP PKB. “Siapa saja yang mendapat restu dari pusat, pasti kami dukung penuh,” ujar Masduqi.
PKB Kabupaten Mojokerto diketahui mengantongi kursi terbanyak pada Pemilu legislatif tahun ini. Meski begitu, peluang koalisi tetap terbuka. “Karena kami yakin komunikasi dengan partai lain bisa menambah keharmonisan. Tetap terbuka untuk melakukan koalisi,” terang Masduqi.
Selain melakukan penjaringan terbuka, survei internal juga digulirkan PKB Kabupaten Mojokerto. Survei yang masih berlangsung ini sekaligus mengukur tingkat elektabilitas dari berbagai sosok yang muncul. “Survei masih berjalan, untuk sekaligus mengamati sosok yang punya tingkat elektabilitas bagus,” pungkas Masduqi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Darmadi Sasongko








